Sang Legenda

Sang Legenda
Chapter 3


__ADS_3

Dapur rumah Xiao li hancur berantakan atap dapur rumahnya beserakan semuanya yang tinggal hanya peralatan yang berserakan sedangkan yang lain nya hancur.


Xiao li menarik napas dalam dalam melihat kejadian tersebut.Rumah sederhana nya yang tak terlalu besar hancur sebagian sedangkan Xiao li hanya hidup serba kekurangan.


Nu long yang baru saja bangun mencari ayahnya baru saja keluar dari kamar Nu long melihat ayah nya berdiri termenung melihat pemandangan yang berantakan.


Karena rumah mereka harus di renovasi ulang Xiao li tersadar dari lamunanya dan segera membereskan peralatan masak yang masih bisa dipakai.


Melihat ayahnya sedang membersihan reruntuhan akibat badai yang terjadi Nu long memanggil ayah nya dengan suara khas bangun tidur.


"Ayah kenapa ini" tanya Nu long dengan wajah imut kas bangun tidur nya.

__ADS_1


"Oh ini tidak apa apa hanya runtuh akibat terbawa badai tadi malam, ya sudah sana mandi dulu ayah mau pergi mencari kayu dihutan" jawab Xiao li dengan senyum di bibirnya.


"Nu long ikut ayah" minta Nu long kepada Xiao li.


"Jangan nak, Nu long dirumah saja ayah tidak akan lama lagian berbahaya kalau Nu long ikut ayah" jawab Xiao li dengan senyumnya.


"Baik ayah". jawab Nu long dengan wajah kecewa tapi ia menuruti perkataan ayahnya.


"Iya ayah Nu long janji". jawab Nu long.


Xiao li pun pergi memasuki hutan berbekalkan golok untuk mencari kayu. karena kayu yang dicarinya tidak kunjung ditemukan Xiao li memberanikan diri memasuki hutan larangan dengan yakin.

__ADS_1


Setelah memasuki hutan larangan banyak pohon rindang yang menghalangi cahaya matahari masuk ke dalam hutan larangan. hanya sedikit cahaya matahari yang menembus lebatnya hutan larangan tersebut.


Xiao li mulai memasuki lebih dalam hutan larangan Xiao li melihat begitu banyak kayu yang dicarinya di dalam hutan dan tanaman tanaman yang berguna sebagai obat.


Karena merasa bahagia melihat banyak nya kayu dan bahan obat obatan Xiao li melupakan bahwa sekarang ia berada di hutan larangan.


Xiao li mulai mengambil kayu dengan golok tuanya dengan serakah dan mengambil tanaman obat sebanyak mungkin tanpa ia sadari ada yang melihat kelakuan nya dari jauh dengan tatapan membunuh. Hutan larangan yang asri minim cahaya matahari itu melai terang karena kelakuan Xiao li menebang kayu secara membabi buta.


Awalnya penunggu hutan tersebut tidak mempermasalahkan Xiao li mengambil kayu dan tanaman obat di daerah kekuasaan nya tapi setelah melihat keserakahan Xiao li menebang kayu secara membabi buta dan mengambil tanaman obat begitu banyak mata nya mulai merah dengan tatapan membunuh.


Setelah selesai mengambil kayu dan tanaman obat sebanyak mungkin Xiao li merasakan kalo ada yang menatapnya. setelah melihat kiri kanan Xiao li tidak menemukan siapa pun. ia segera pulang tapi baru beberapa langkah Xiao li dikejutkan dengan seekor harimau hitam yang menghadang jalan nya.

__ADS_1


Xiao li merasa takut melihat harimau hitam yang menghadang nya ia pun segera lari alangkah sayang nya Xiao li masih dikejar oleh harimau hitam dengan nafsu membunuh.


__ADS_2