
Hewan itu mendekati Nu long dengan wajah mengerikan nya, Nu long tidak menyadari itu ia terus memasuki hutan mencari ayahnya sampai ia tersadung sasuatu dan tejatuh.
Kaki kecil Nu long tersandung kayu yang dikumpulkan Xiao li untuk dibawa pulang tapi ia dikepung hewan buas yang membuat kayu tersebut berceceran di sepanjang jalan.Nu long bangkit dan terus berjalan sambil menagis memanggil ayahnya hingga ia terhenti melihat pemandangan yang diluar dugaan.Nu long melihat seseorang terbujur ditanah dengan kondisi mengenaskan.
Nu long mendekati orang tersebut betapa terkejut nya Nu long melihat siapa yang luka tersebut, orang tersebut adalah ayahnya Xiao li yang dicarinya dari tadi ia mencoba membangunkan ayah nya tapi apalah daya Xiao li sudah tiada.
Nu long masih menangis tersedu sedu di hadapan nya ayah yang disayang kini sudah tiada. Tiba tiba dari arah belakang tubuhnya Nu long mendengar sesuatu seperti ada binatang dibelakangnya.Saat menoleh ke belakang Nu long dikejutkan dengan penampakan seekor harimau hitam yang mendekat menampak kan gigi gigi tajamnya kepada Nu long.
Nu long makin ketakutan melihat harimau hitam ia ingin berlari tapi tenaga nya tidak ada jadi ia hanya pasrah melihat harimau iti mendekat dengan tatapan membunuh. harimau itu ingin menerkam Nu long dengan gigi tajam dan cakar nya itu tapi tidak bisa bergerak karena cahaya dari tubuh Nu long.
Cahaya itu berasal dari dalam baju Nu long yang awalnya cuma terlihat sedikit tapi karena ketakutan Nu long memegang liontin yang ia pakai sebagai hadiah dari ibunya walaupun Nu long tidak mengenal ibunya tapi ia tau bahwa ibunya adalah orang baik dan sangat sayang kepadanya, hampir setiap malam sebelum tidur ayah nya selalu bercerita tentang Ibunya.
Liontin ditangan Nu long semakin bersinar terang sehingga menjalarkan rasa panas saat dipegang Nu long langsung melepaskan lionton yang ia pegang tetapi liontin itu masih dipakainya. Semakin lama menyilaukan hingga muncul lah 2 ekor naga hitam dan biru dari liontin Nu long.
Nu long yang menangis tersedu sedu semakin kaget melihat ada 2 ekor naga besar di hadapan nya. naga naga itu menatap Nu long dengan intens sedangkan Harimau hitam berusaha kabur dari pemilik hutan larangan tersebut. belum jauh harimau hitam itu lari ia sudah dihadang oleh naga hitam dan biru dari 2 arah yang berbeda, harimau hitam mencoba melawan naga biru tapi ia diserang oleh naga hitam dari arah lainnya hingga akhirnya harimau hitam mati hangus terbakar.
Setelah menghabisi harimau hitam naga hitam dan naga biru muncul dengan cepat di hadapan Nu long yang masih terduduk di depan jasad ayahnya. Nu long menjerit ketakutan melihat 2 ekor naga tersebut muncul di hadapan nya.
"Tolong , tolong hiks... hiks.. jangan bunuh aku hiks... hiks...". Nu long berbicara tersedu sedu berharap ia tak dibunuh oleh naga di depan nya.
"Hei bocah kecil, kau jangan menangis lagi aku tidak akan menyakiti tuanku sendiri" Naga hitam di depan Nu long berbicara dengan lantang.
Nu long kaget bukan main melihat naga hitam di depan nya berbicara dengan lantang seketika tangis Nu long pun berhenti.
"Apa kau bisa berbicara" tanya Nu long polos
"Tentu saja kami adalah makhluk abadi di dunia ini" jawab naga biru.
__ADS_1
"Kenapa kalian berada di depan ku paman naga? apa kalian akan membunuhku? dan kenapa kalia keluar dari liontin pemberian ibu ku" tanya Nu long beruntun.
"Kami berada di depan mu karena kau adalah tuan kami" jawab naga hitam.
"kami tidak akan membunuh tuan kami tapi sayang nya kau masih kecil" jawab naga biru.
"Hoho tuan kecil liontin itu bukan lah milik ibumu ia menemukan liontin itu di depan hutan larangan ia mengambil liontin itu. dan ya kami akui karena kesalahan kami saat mempelajari ilmu baru kami, kami melakukan kesalahan dan terjebak menjadi liontin dan terlempar di depan hutan larangan" jawab naga biru dan naga hitam hanya mengangguk kan kepalanya menandakan bahwa itu benar.
"Kenapa paman naga keluar sekarang kenapa tidak dari dulu saja keluar". pertanyaan itu lolos begitu saja dari mulut Nu long.
"Kami bisa keluar karena darah dan air mata mu tuan kecil" jawab naga hitam
"Ada apa dengan air mata dan darah ku" tanya Nu long.
"Huh baik lah tuan kecil akan ku beritahu sesuatu, liontin yang ada di lehermu itu memiliki segel yang kuat sekuat apa pun kamk tidak akan bisa keluar kami terjebak di dalam liontin itu sudah 100 tahun lamanya" jawab naga biru.
"Tapi ayah dan ibu mu melakukan hubungan terlarang yang tidak diperbolehkan sehingga mereka melarikan diri ke dunia manusia, dan merek mendapat kan kutukan wajah mereka lebih tua dari seharusnya kekuatan mereka menghilang". jawab naga biru bergantian dengan naga hitam menjelaskan kepada Nu long
Nu long yang mendengar itu hanya terdiam ia mencerna semua perkataan yang dilontarkan oleh naga hitam dan naga biru.Nu long menatap kedua paman naga nya secara bergantian namun dia baru ingat bahwa ia sekarang sebatang kara tak ada ayah dan ibu ia pun menangis melihat jasad sang ayah di hadapan nya.
Kedua naga itu melihat Nu long menangis kembali paham seketika.
"Sekarang tuan kecil kau mau kemana" tanya naga hitam
"hiks... hiks... aku mau membawa ayah pulang dan memakam kan nya secara layak di samping ibu hiks... hiks...." jawab Nu long
"Huh baiklah sekarang tuan kecil naiklah kepunggung ku dan paman naga hitam akan membawa jasad ayah tuan kecil" jawab naga biru sedangakan naga hitam mendadak mengeram kesal mendengar perkataan naga biru menyebutnya dengan sebutan paman.
__ADS_1
Nu long masih menatap kedua naga tersebut ia belum bisa percaya.
"Naik lah jangan takut kami tidak akan memakan mu tuan kecil, jangan ragu pegang lah punggungku dengan kuat" kata naga biru meyakin kan.
Nu long naik di punggung naga biru dengan perlahan karena kesulitan kakinya yang kecil. Naga biru mulai terbang perlahan di dalam hutan larangan.Sedangkan naga hitam meletak kan jasad Nu long di atas punggung nya.
Tak berapa lama mereka pun sampai di depan rumah Nu long, naga hitam berhenti di dekat makam ibu Nu long sedangkan naga biru turun di depan pjntu rumah nya Nu long.
Nu long masuk ke rumah dan keluar membawa camgkul kecil dengn susah payah naga biru mentapnya terus berkata "Tuan kecil untuk apa cangkul itu" tanya naga biru.
"Aku ingin memakam kan ayah tentu harus menggali lubang dulu" jawab Nu long lanjut berjalan.
Naga hitam yang mendengarnya oun tertawa terbahak bahak melihat tuan kecilnya membawa cangkul kecil dengan susah payah dan dia juga mendengar jawaban Tuan kecilnya yang menurutnya lucu.
Nu long yang melihat naga hitam tertawa ia pun berhenti berjalan
"Apa yang paman tertawakan apa ada yang lucu" tanya Nu long.
"Aku tertawa melihat mu membawa cangkul itu dan mendengar jawaban mu, ha ha ha...
tenang lah tuan kecil aku akan membuat lubang dan menguburkan nya disamping ibumu, jadi menjauhlah sedikit dari sini".jawab naga hitam.
"Kenapa paman tidak bilang dari tadi" tanya Nu long dengan wajah cemberut nya yang terlihat menggemaskan dimata para naga itu.
"hahaha.... karena tuan kecil tidak bertanya tiba tiba membawa cangkul kecil itu kehadapan kami" jawab naga biru.
"Baik lah paman aku salah" jawab Nu long.
__ADS_1
"Sekarang mundurlah karena ini akan sedikit berdebu" kata naga hitam sambil menghempaskan ekor nya di tanah dengan kuat.