
Sebelum Leon terbangun dan masuk ke ruangan Edward
"Ahh...dimana aku sekarang? Bukanya tadi aku sedang bertarung melawan Azazoth? Tapi kenapa aku aka disini" Ucap Leon yang kebingungan
"Yo..Sudah bangun?" Ucap Dewa yang duduk di sebelah Leon
"Ayolah mengapa kau sangat senang muncul di alam bawah sadarku ?"
"Dasar..mengapa kau sangat gegabah menantang langsung Azazoth apakah kau ingin mati lagi? "
"Hei asal kau tahu yah, Jika kekuatan ku sudah kembali sepenuhnya aku akan sangat mudah mengalahkan si Iblis jelek itu"
"Terserah apa katamu..tapi ingat ini baik-baik, Azazoth sudah memulai rencananya untuk kembali menguasai semua daratan mau tidak mau kau harus bertanggung jawab atas kejadian ini "
"Kenapa semua tanggung jawabku? Jika di pikir lagi bukankah para Dewa bisa
mengatasinya dengan mudah"
"Para Dewa tidak bisa mencampuri urusan ini lebih jauh karena perjanjian yang telah di buat pada masa lalu "
"Perjanjian apa yang kalian buat? Sehingga tidak berani mencampuri urusan para Demon, Bukankah kalian juga ingin melindungi umat manusia? "
"Kau benar kami para Dewa sangat ingin melindungi umat manusia, Akan tetapi perjanjian itu tidak bisa di langgar, Pada awalnya para Dewa dan Bangsa Demon hidup berdampingan dan hidup dengan damai akan tetapi ketika dunia dipenuhi peperangan banyak umat manusia yang menyembah dan meminta kekuatan kepada bangsa Demon, Hal itu membuat para Dewa marah atas kejadian itu dan dari kejadian itu para Dewa mulai memiliki rasa Egois, Benci dan Ketamakan karena mereka mulai berpikir bahwa bangsa Demon sudah mulai mau melebihi para Dewa, Karena pada dasarnya bangsa Demon lebih rendah kastanya dari para Dewa, Bangsa Demon pun membela diri dan membantah tuduhan bahwa mereka yang menghasut umat manusia agar mulai menyembah mereka akan tetapi Sang Kaisar Dewa tidak mau hal itu menjadi rumit, Akhirnya dia menjatuhi hukuman kepada para Demon untuk di asingkan dan dari situ juga bangsa Demon mulai membenci para Dewa dan berjanji akan terus membuat dunia dalam kegelapan, Para Dewa pun mengusulkan untuk memusnahkan bangsa Demon akan tetapi mereka lupa akan peranan dan sifat mereka yang sebenarnya, Seharusnya para Dewa tidak memiliki perasaan seperti manusia, Para Dewa lupa akan suatu hal yaitu tentang kutukan ketika para Dewa mulai memiliki sifat seperti manusia maka kutukan yang sangat berbahaya akan muncul "
"Apa kutukan itu? " Ucap Leon
"Penghapusan Emosi adalah sebuah kutukan bagi para Dewa " Ucap Dewa
"Bukanya bagus menghapus emosi untuk para Dewa? "
__ADS_1
"Yah bisa di bilang semua para Dewa kembali seperti semula yang bertugas melindungi dan menuntun manusia ke jalan yang benar, Akan tetapi efek samping yang di timbulkan yaitu semua sifat dan emosi buruk dari dewa akan berkumpul menjadi satu Energi yang sangat besar bahkan Energi itu bisa di bilang setara dengan Energi yang di miliki para Dewa"
"Apa yang terjadi dengan Energi itu sekarang?" Ucap Leon yang fokus mendengarkan
"Energi itu seperti kegelapan yang tidak ada ujung nya dan berwarna hitam pekat, Lama kelamaan Energi itu mulai berubah dan menjadi sebuah sosok yang sangat mengerikan dan sosok itu adalah Azazoth"
"Jadi bisa di bilang Azazoth di ciptakan atas kecerobohan para Dewa? Agak ambigu kedengaranya " Ucap Leon
"Yah kau benar, Bangsa Demon pun mengetahui lahirnya Azazoth dan mereka mulai menjadikan Azazoth menjadi Raja mereka"
"Jadi maksudmu Azazoth bukan Demon pertama? " Ucap Leon
"Para Demon sebenarnya adalah pembantu para Dewa untuk menjalankan tugasnya namun setelah terjadi perselisihan para Demon banyak yang di musnahkan dan hanya tinggal beberapa saja, Karena itu Demon yang tersisa menyembah Azazoth dan mempunyai keturunan lainya dan keturunan mereka menjadi Demon yang berbentuk sekarang, Jika kau mengetahui beberapa Demon yang bisa memakai wujud manusia maka dia adalah Demon tingkat atas dan bisa di sebut leleluhur para Demon sekarang "
"Aku mengerti sekarang..Mengapa Demon ada tingkatannya, Tapi apa perjanjian yang kalian buat dengan para Demon? " Ucap Leon
"Bangsa Demon dan Para Dewa membuat perjanjian agar tidak mengusik satu sama lain dan tidak mencampuri urusan masing-masing, Karena itu kita para Dewa tidak bisa membantu banyak dalam kasus ini"
"Kau benar, Tetapi awal dari penginvansian ini terjadi karena ulah manusia mereka membuat perjanjian dengan bangsa Demon tanpa berpikir panjang dan tanpa mempertimbangkan resiko yang akan terjadi kedepannya, Kita para Dewa membiarkan hal ini karena menganggap semua kekacauan ini adalah hukuman untuk manusia karena sudah melakukan dosa besar"
"Tapi manusia yang tidak bersalah juga ikut menjadi korban apakah para Dewa benar-benar menutup mata ? "
"Maka dari itu kita para Dewa berharap padamu untuk mengakhiri penderitaan ini dan kami juga telah menganugerahi Klan Javier dengan memberikan kekuatan para Dewa yaitu Mana Dark atau Energi Hitam, Sebenarnya para Dewa tidak memiliki Mana Dark akan tetapi kita para Dewa memikirkan cara untuk melawan Azazoth dan kami pun menciptakan sebuah Energi yang dapat menjadi musuh alami bagi bangsa Demon, Kami memberikannya kepada Klan yang mempunyai rasa keadilan yang sangat tinggi dan kebaikan yang tidak ada batas dan Klan Javier memenuhi persyaratan itu semua intinya semua bergantung padamu Erick eh maksudku Leon "
"Nama asliku Erick"
"Kau sudah menjadi Leon sekarang, Kurasa cukup sampai disini obrolan kita dan jangan khawatir aku sudah menyembuhkan mu sepenuhnya "
Dewa itupun langsung menghilang dari hadapan Leon, Dan Leon pun langsung sadar dengan keadaan tubuh yang sudah pulih serta semua kerusakan dantian pun sudah sembuh
__ADS_1
"Kau sudah bangun? Istirahatlah dulu jangan memaksakan diri " Ucap Jay
Leon mendengar obrolan yang sangat berisik dan langsung masuk ke ruangan Edward
Scene kembali dimana Leon membawa semua orang masuk kedalam ingatan dia yang sedang bertarung melawan Azazoth
"MEMORY ROOM" Ucap Leon yang mengeluarkan sihir ingatan
Leon pun membawa semua orang ke dalam ingatan dia ketika Leon sedang bertarung melawan Azazoth kemarin
4 Supreme Master kaget akan kemampuan Leon yang sudah bisa menggunakan Memory Room, Dimana kemampuan itu hanya bisa digunakan oleh tingkat Black keatas
Leon pun mulai menunjukan pertarungannya melawan Azazoth kemarin dan betapa terkejutnya mereka ketika melihat Pangeran Atreo dan Gladius serta Ares terlibat dalam kekacauan ini
"B-Bagaimana mungkin ini terjadi" Ucap Val yang tidak menyangka bahwa pangeran yang menjadi wadah Azazoth sekarang
"Anak ini!! Siapa dia sebenarnya dia " Ucap Marshall yang mengeluarkan keringat dingin ketika melihat cara bertarung brutal antara Leon dan Azazoth
Tetapi hal yang paling mengejutkan adalah ketika Azazoth menyebut Leon dengan Nama Erick Javier.
4 Supreme Master dan Jay sangat kaget ketika mendengar itu dan langsung menatap Leon
"Apa yang dia maksud dengan Erick Javier? Bisakah kau menjelaskannya padaku?" Ucap Jay yang menatap Leon
Scene berganti ke sebuah gunung yang berada di perbatasan kerajaan Abyss dan Hellparnia
"Energi ini! aku sangat kenal dengan Energi ini apakah dia sudah kembali " Ucap Seseorang yang berbadan besar tinggi dan rambut panjang berwarna pirang
Terlihat orang itu sedang menatap Pedang yang digunakan Erick di masa lalu untuk menyegel Azazoth
__ADS_1
"Kenapa pedang ini tiba-tiba bereaksi" Ucap Pria itu
-BERSAMBUNG