
Serangan itu dapat memberikan efek luka kepada tubuh Testarosa, Sehingga Testarosa merasa sangat kesal dan marah kepada Evan dan Leon.
"Manusia rendahan!!Beraninya melukai ku"
Leon dan Evan berdiri tepat di hadapan Testarosa
"Sir, Kupikir seranganmu bisa melukai Demon itu" Ucap Leon sambil menggendong anak kecil itu
"Mungkin serangan ini belum seberapa, Aku pikir serangan ku cukup lemah"
Tiba-tiba Testarosa mengeluarkan Aura yang sangat kuat Sampai-sampai suasana di wilayah tersebut menjadi sangat mencekam
"Ho? Kupikir dia sedang marah sekarang" Ucap Leon
"Baiklah Sir, Biarkan aku melawan Demon ini" Ucap Evan yang bersiap menyerang Testarosa
"Bawa kepala manusia itu padaku" Ucap Testarosa sambil memasang raut muka yang sangat kesal kepada Evan
Para Demon tingkat bawah pun langsung menyerang Evan dan Leon.
Evan yang tanpa ragu langsung menghadapi Para Demon tersebut dan mengeluarkan Tombak miliknya.
Evan adalah salah satu bangsawan yang berasal dari klan "STROM" Dia berusia 34 Tahun, Tingginya sekitar 202cm memiliki bekas luka di mata kirinya.
Dia juga saat ini menjadi pemimpin klan Strom menggantikan ayahnya, Keluarga tersebut identik dengan sihir Elemen Petir dan juga mereka di sebut keluarga penghasil prajurit sejati.
Karena dari dahulu kala, Semua orang yang berasal dari keluarga itu sangat berbakat dalam memimpin pasukan, Salah satunya Kakek moyang mereka yaitu RAY STROM ( TEMAN ERICK DI MASA LALU MUNCUL DI AWAL EPISODE) Sampai saat ini mereka masih meneruskan posisi mereka untuk mengisi komandan prajurit kerajaan
Terlihat Evan sangat dengan mudah mengatasi para Demon tingkat bawah, Dia sangat mendominasi di pertarungan tersebut.
"Lightning strike" Teriak Evan
Evan menusukan tombaknya bertubi-tubi dan tombak yang di gunakan Evan mengeluarkan aliran listrik yang membuat para Demon kewalahan dengan serangan yang di lancarkan oleh Evan
Testarosa yang sangat kesal melihat situasi yang di dominasi oleh Evan langsung menyerang Evan menggunakan sihir miliknya.
"Fire Whip" Teriak Testarosa
Testarosa mengeluarkan cambuk apinya yang langsung melesat ke arah Evan yang sedang bertarung melawan Demon tingkat rendah
__ADS_1
"Sial!!.. Aku tidak sempat menghindar" Ucap Evan yang melihat pecut milik TESTAROSA sudah melesat ke arahnya
Namun dengan cepat Leon melompat kearah pecut itu dan langsung memegang pecut api dengan tangan kosong.
"Sir!" Teriak Evan yang melihat Leon
Terlihat tangan Leon terbakar akibat memegang pecut tersebut
"Ini cukup panas! " Teriak Leon yang langsung menarik pecut itu ke arahnya
"Brengsek! Apa-apaan manusia ini? Dia memegang perutku dengan tangan kosong" Ucap Testarosa dalam hati
Pecut milik Testarosa adalah pecut NERAKA miliknya, Pecut itu dapat mengikat seperti ular dan memiliki beberapa bilah mata pisau yang terdapat di pecut tersebut, Sehingga pecut tersebut sangat tajam
Pecut yang di gunakan oleh Testarosa dapat memanjang dan memendek sesuai keinginan Testarosa sendiri, Dan pecut tersebut terbuat dari api neraka
Testarosa yang tertarik ke arah Leon langsung menghilangkan pecut yang melilit Leon.
"Cukup menarik!! Sudah lama aku tidak merasa Sensasi bertarung seperti ini Khekeke" Ucap Testarosa sambil tertawa lepas
"Hei Nenek tua, Berhenti tertawa Bayi akan menangis ketika mendengar suaramu" Ledek Leon
Para Demon yang tersisa mendengar hal itu langsung merasa ketakutan setelah melihat reaksi dari Testarosa yang di di sebut nenek tua oleh Leon.
Testarosa yang sebelumnya memakai wujud manusia kini dia mulai memperlihatkan wujud aslinya, 2 Tanduk keluar dari dahinya dan sayap seperti kekelawar mulai membentang di bagian punggungnya.
Namun wajahnya bertambah cantik dan berbeda dari sebelumnya, Di terlihat seperti tiruan DEWI yang bisa membuat manusia langsung jatuh hati padanya
Evan melihat wujud asli dari Testarosa yang sangat menawan, Seketika wajahnya memerah
"Apa? Apakah dia Benar-benar berasal dari bangsa Demon? Kecantikannya di luar nalar!" Ucap Evan yang tersipu setelah melihat Testarosa
Ternyata benar saja, Testarosa dulunya adalah seorang Dewi yang di buang karena membantu para Demon, Dimana waktu itu para Demon sedang kewalahan melawan para Dewa
Testarosa awalnya adalah Dewi kesuburan, Namun karena rasa kasian dia terhadap para Demon yang waktu itu di bantai oleh para Dewa, Dia secar Diam-diam membantu salah satu Demon yang masih kecil yang sedang terluka parah hanya dengan memberinya minum.
Hal itu diketahui oleh Dewa lain, Alhasil diapun langsung di hukum dan di buang sekaligus di kutuk oleh Kaisar Dewa, Karena sifat ke sucianya sudah hilang semenjak dia di kutuk oleh kaisar Dewa, Sifat dan rasa yang belum dia rasakan sebelumnya mulai bermunculan dari Kebencian, Rasa Iri, Emosi layaknya manusia pun langsung dia rasakan.
Hal itu membuatnya merasa tidak adil, Hanya karena memberi minum kepada Demon yang sedang terluka Sampai-sampai dia dikutuk oleh kaisar Dewa.
__ADS_1
Setelah di usir dari langit, Akhirnya dia menjadi manusia, Dia berpikir bahwa menjadi manusia itu tidak buruk.
Namun Testarosa tidak begitu tahu banyak tentang manusia, Sifat buas dan jahat manusia akhirnya dia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri ketika waktu itu
Peperangan, Pembunuhan, Rasisme, Diskriminatif, Hawa nafsu yang sangat kuat dan hal lainya terjadi langsung di depan matanya.
Hal itu membuat Testarosa tertekan dengan kehidupan yang di jalani Manusia, Yang tadinya dia berpikir bahwa manusia adalah umat dewa yang baik dan memiliki kesetiaan pada dewa namun setelah dia menjalani kehidupanya sebagai manusia perlahan mengubah pemikirannya terhadap manusia.
Testarosa menjadi pusat perhatian oleh semua orang yang ada di sekitarnya, Semua Laki-laki berlomba untuk mendapatkan cintanya, Namun ada satu orang Laki-laki yang sam sekali baik terhadapnya dan mencintai tulus tanpa mengandalkan rasa nafsu yang dia miliki
Hari-hari pun berjalan sangat penuh tekanan, Testarosa menjadi bahan cibiran oleh semua perempuan yang ada di kota itu
"Hei lihat, Kudengar dia suka menggoda suami orang dan tidur bersama pria lain dengan bebas"
"Apakah itu benar? Tapi kelihatanya dia wanit yang sangat baik" Ucap semua perempuan yang menatap Testarosa
Gosip dan rumor buruk menyebar tentangnya, Namun hanya ada satu Laki-laki saja yang benar-benar mencintai dan melindungi dia dengan tulus yang selalu memperlakukan Testarosa dengan layak
Namun di suatu malam saat Testarosa sedang berjalan untuk berjalan-jalan di malam hari, Tiba-tiba di hadang oleh sekelompok pemuda yang sangat ingin memiliki Testarosa, Mereka sangat tergila-gila oleh kecantikan yang di miliki oleh Testarosa
Mereka pun mencoba membawa Testarosa dan Testarosa pun berteriak meminta tolong namun tidak ada satupun orang yang ingin membantunya
"Tolong aku...Aku mohon" Ucap Testarosa sambil menangis
Disitu Testarosa melihat semua orang hanya tertawa dan menunjukan ekspresi puas.
Testarosa akhirnya tersadar bahwa semenjak dia di kutuk dan dibuang dari langit itu adalah awal mula kehancuran dirinya
"Brengsek lepaskan dia!!"
Laki-laki itu bernama Wilson, Dia hanya seorang petani biasa namun dia memiliki sifat yang ramah dan dermawan kepada semua orang
Wilson pun mencoba menyelamatkan Testarosa dari kelompok pemuda itu.
Akhirnya mereka menghajar habis Wilson sampai babak belur dan memotong kedua tangan Wilson
Testarosa langsung berteriak histeris setelah melihat keadaan Wilson yang mencoba menyelamatkan ya namun berakhir dengan mengenaskan
"WILSON!" Teriak Testarosa
__ADS_1
-Bersambung