
*Sesampainya Leon di kediaman SMITH*
"nak,ada keperluan apa kamu kemari? Pulanglah ini bukan tempat untuk mu bermain"ucap penjaga gerbang
"hei paman,aku kesini ada urusan dengan Edward minggir biarkan aku masuk"(kesal)
"tidak sopan sekali kau menyebut tuan Edward hanya dengan namanya saja!! Nak aku peringatkan sekali lagi kau harus pergi"
" cih ini lah alasan aku benci orang penting mau ketemu juga susah"
"apa kau bilang"?!
"Penjaga biarkan orang itu masuk, orang itu adalah tamu ayah"ucap ANDINE SMITH
"ahh nona maafkan saya,HEI BUKA GERBANGNYA"
"hei cewe bar bar"
Penjaga terkejut ketika Leon memanggilnya begitu
"maafkan saya tuan muda saya tidak tahu bahwa anda adalah tamu dari tuan Edward"
"yah tidak usah pedulikan itu"
*Leon pun masuk ke dalam *
"hei otak udang,ada perlu apa kau dengan ayahku"
"ini masalah laki laki anak perempuan tidak usah tahu, ngomong ngomong dimana ayahmu sekarang"?
"cih dasar otak udang, dia sedang ada di ruangan kerjanya"
*merekapun berjalan menuju ruangan Edward*
Tok tok tok* "ayah,apakah ayah ada didalam?" Ucap andine
"yah sayang masuk lah"
Mereka pun masuk kedalam
"yo paman bagaimana kabarmu"?
__ADS_1
"Leon! Aku baik baik saja bagaimana denganmu? Ada keperluan apa kau datang kemari"
"yah kabarku baik seperti biasanya tidak ada yang special, aku datang kesini untuk memberi tahu besok kita akan berbicara tentang surat yang ada padamu"
"Edward pun menjadi serius"
"andine bolehkah aku berbicara 4mata dengan Leon"
"ya ayah aku akan keluar"
Andine pun keluar dari ruangan itu
"jadi sudah waktunya kita membicarakan surat itu? Baiklah besok aku akan mengundang mu ketika waktu makan malam"
"aku tidak bisa meninggalkan adik perempuan ku ketika malam"
'kau mempunyai adik? Ajak lah dia kesini nanti,sekalian dia harus berteman dengan andine"
"iya baiklah, tetapi aku sedikit penasaran tentang bagaimana kau mendapatkan surat itu"?
"kejadiannya cukup rumit"ucap Edward
*Flashback sebelum kejadian Edward di kejar klan shadow *
Dia menemukan orang yang memakai jubah hitam yang membawa peti mengendap ngendap keluar dari ruangan bawah tanah istana kerajaan, setelah itu pemuda itu tiba-tiba berlari,dan prajurit ku mengejarnya dan berhasil merebut peti itu.
Aku pun penasaran dengan isi peti itu,akupun membukanya dan betapa terkejut nya aku ketika melihat isi surat itu.
Ketika aku diperjalanan didalam hutan kami di serang oleh klan shadow yang berniat merebut surat itu, semua prajurit ku di bantai habis dan aku melarikan diri ketengah hutan dan saat itu aku bertemu denganmu
Aku sangat berhutang budi yang tak terbalaskan kepadamu Leon.
Aku tidak menyangkal bahwa sekarang klan shadow sedang mengincar kepalaku saat ini"
"hmmm cukup rumit, tenang saja jika kau berada di bawah pengawasan,ku maka kau akan baik baik saja,dari sini aku mengerti permasalahannya kita akan melanjutkan nya besok, aku akan pulang sekarang sampai jumpa paman" ucap Leon
"aku sangat senang mendengar ucapan itu tetapi mengapa kau terburu buru"
"aku sudah berjanji kepada adikku untuk kembali dalam 3jam"
"kau kakak yang baik, sampai jumpa.
__ADS_1
Apakah aku harus percaya padanya? Apakah aku harus bergantung pada anak kecil? Meskipun begitu aku tahu bahwa anak itu bisa menjadi ancaman kerajaan suatu hari nanti.
Aku harus memperkuat hubungan ku dengannya" (dalam hati Edward)
*Scene berpindah ke rumah Leon*
"kau bilang kau temannya kakak? Aku pikir kita baru pertama kali bertemu tadi"
(Sambil memberi teh)
'Yah aku adalah teman kakakmu" (tersenyum)
"siapa namamu? Aku pikir kakak tidak mempunyai teman"
"Hehehe mengapa kau banyak bertanya bocah menyebalkan" Ucap seseorang berambut panjang dan muka menyeramkan
"AAAAAAAA KAKAK" (BERTERIAK)
"Scene pindah ke leon*
"aku merasakan sesuatu yang tidak enak! Ah mungkin itu hanya perasaan sesaat"
Tiba-tiba Leon menghentikan langkah nya dan tiba-tiba sebuah pisau melesat kearah Leon namun Leon dengan mudah menghindari serangan itu
"Sungguh mengesankan seorang bocah dapat menyadari hawa keberadaanku " Sambil bertepuk tangan *
EDEN 24 TAHUN KOMANDAN PASUKAN KLAN SHADOW
"apakah ini bocah yang membantai anggota klan shadow"? ucap Eden
Leon tersenyum dan berkata
"yah mungkin pemimpin nya sekarang ingin di bantai juga"?
"bocah sombong"
Eden pun tiba-tiba ada di belakang Leon dan hendak menebas kepala leon, namun Leon menghindari serangan itu dengan santai
"yah kau berbeda dari sampah² itu"
Dan mereka pun secara bersamaan melesatkan serangan
__ADS_1
-bersambung