
Testarosa yang sudah berubah menjadi seorang Demon akhirnya membawa tubuh Wilson ke rumahnya.
Beberapa hari kemudian, Testarosa kembali muncul di tengah kota yang dimana tempat Wilson mati tepat di hadapannya.
Dia mengamuk dan menghancurkan kota tersebut dan membunuh tanpa pandang bulu, Dan kemudian Sosok Demon kuat muncul di hadapan Testarosa
"Apakah kau mau ikut bersamaku untuk membinasakan manusia? Ucap sosok tersebut
Dan kemudian Testarosa pun menjadi salah satu Demon legendary
Scene berpindah ke Leon yang akan bertarung melawan Testarosa yang sudah memakai wujud aslinya
"Aku akan membunuh semua manusia yang kutemui" Ucap testarosa yang langsung melesat ke arah Leon
"SIR!!!" Teriak Evan yang sedang bertarung melawan Demon lainya
Begitu juga dengan Leon yang langsung menahan cakar dari Testarosa.
Bentrokan merek berdua membuat getaran yang membuat telinga berdengung sakit dan tubuh seperti di aliri oleh gelombang yang masuk ke dalam tubuh
"Semua manusia hanya menjadi biang kekacauan, Aku harus melenyapkan kalian semua" Ucap Testarosa
Leon pun memasang ekspresi yang sangat serius dan fokus untuk bertarung.
Leon menyadari bahwa hawa kebencian yang dipancarkan oleh Testarosa sangatlah besar.
Testarosa dan Leon saling melancarkan serangannya Masing-masing dengan sangat cepat.
Evan yang melihat mereka bertarung dibuat takjub dengan pertarungan tersebut
"Bahkan mataku tidak dapat mengikuti kecepatan mereka bertarung! Monster macam apa mereka ini!" Ucap Evan sambil melawan Demon lainya
"ULTRASONIC SHOUT"
Testarosa pun mengeluarkan teriakan yang membuat sebuah gelombang suara di kumpulkan menjadi sangat padat dan langsung di lepaskan ke arah Leon
Leon pun menyadari serangan dari Testarosa dan langsung mengeluarkan sihir miliknya juga
"SILENT"
__ADS_1
Seketika suara apapun yang berada dalam jangkauan sihir Silent milik Leon akan hilang dengan cepat, Tidak cukup disitu Leon langsung menyerang Testarosa kembali
"AURA SWORD,10 HEAVENLY TECHNIQUES"
Leon mengeluarkan jurus miliknya dan langsung menyerang Testarosa.
Jurus itu mengeluarkan Aura yang menyelimuti pedang Leon, Dan teknik itu adalah teknik Surgawai yang berasal dari jurus Klan Javier.
Teknik itu mengeluarkan Aura yang sangat besar dari tubuh Leon, Dan membentuk sebuah naga yang sangat besar
Testarosa yang menyadari bahwa jurus itu sangat berbahaya langsung bergerak menjauh dari Leon.
"Serangan ini!" Ucap Testarosa yang mencoba menghindar
Namun Leon yang sudah memperkirakan pergerakan Testarosa yang akan menghindar dengan cepat dia langsung berpindah tempat dengan sangat cepat
Leon yang muncul Tiba-tiba di belakang Testarosa pun langsung mengayunkan pedangnya, Sehingga Aura yang menyelimuti pedang Leon berubah menjadi sosok Naga yang langsung melesat ke leher Testarosa.
"Sial ! Bagaimana mungkin" Ucap Testarosa yang melihat ke belakang
Sebuah tebasan hebat pun terjadi, Seperti seekor Naga memakan habis Testarosa.
Angin tebasan tersebut membuat hutan itu dilahap oleh api akibat serangan Leon.
"Orang gila!! Bagaimana mungkin manusia dapat menguasai jurus ini!!" Ucap Evan yang mencoba mempertahankan Sheild nya agar tidak hancur
Leon pun mendarat dengan sempurna dan memadamkan api, Yang sangat besar dengan Sihir angin miliknya.
Terlihat Testarosa masih bertahan dari serangan Leon namun, Sayap dan tanganya terputus dari tubuhnya.
"Mengapa aku tidak bisa beregenerasi? Harusnya aku bisa pulih kembali! Tapi mengapa ini merasa sakit!!" Teriak Testarosa
Leon pun datang menghampiri Testarosa yang sedang kesakitan
"Tidak ada gunanya kau beregenerasi melawanku, Kau itu bukan Azazoth" Ucap Leon
Testarosa yang mendengar hal itu terkejut
"Apa maksudmu membawa nama Yang Mulia! Dasar manusia rendahan" Ucap Testarosa
__ADS_1
"Untuk melawan mu, Aku hanya perlu mengeluarkan 1 teknik saja jadi berhentilah berbicara dengan nada yang sangat keras, Atau aku akan membunuhmu" Ucap Leon yang matanya merah menyala di balik asap
Tiba-tiba Testarosa merasakan ketakutan dan ancaman yang begitu besar yang berasal dari Leon yang sedang menatapnya
"Perasaan ini!" Testarosa mengingat ketika pertarungan 12 Demon tingkat atas melawan Erick Javier, Yang membuat 7 Demon tingkat atas musnah akibat bertarung melawan Erick Javier di masa lalu.
"Aku datang kembali ke dunia ini untuk memusnahkan kalian, Dan membalaskan dendam ku terhadap orang yang berada di istana yang membuat seluruh Klan ku di bantai habis!" Ucap Erick yang sekarang sudah menjadi Leon
Erick adalah mimpi buruk untuk 12 Demon tingkat atas dan juga Demon tingkat bawah.
Testarosa mengingat kembali ketika dia hampir mati ketika sedang bertarung melawan Erick di masa lalu.
Namun Testarosa, Astaroth berhasil melarikan diri dan kembali ke dunia bawah untuk menyelamatkan diri.
"Bagaiman mungkin! Kau kembali! " Teriak Testarosa
Leon pun membawa Testarosa ke ruang dimensi yang sangat sunyi, Sehingga suara tetesan air pun dapat terdengar di ruangan itu
Leon duduk di hadapan Testarosa yang sedang ketakutan dan menahan rasa sakit yang dia rasakan
"Testarosa, Ini adalah dimensi yang sebenarnya berada jauh di dalam hatimu yang paling dalam, Meskipun kau sudah di kuasai oleh rasa benci dan amarah serta kegelapan namun aku tidak menyangka bahwa Demon tingkat atas memiliki jiwa yang suci walaupun hanya tersisa sedikit" Ucap Leon
Memory lama dimana Testarosa ketika hidup sebagai manusia pun muncul dengan jelas hingga dapat di saksikan oleh mereka berdua
Leon sepenuhnya mengerti ketika dia bertarung bersama Testarosa, Ada suara jeritan meminta tolong jauh dari lubuk hati Testarosa
Dan Leon juga sudah tahu alasan mengapa Testarosa menjadi Demon
Testarosa pun mengeluarkan air mata
"Kenapa aku tiba-tiba merasa sesak di dadaku? " Ucap Testarosa yang terdiam sambil melihat kenangan itu dan mengeluarkan air matanya
"Aku sengaja tidak membunuhmu, Karen aku tahu jika ada sesuatu yang tidak beres, Namun aku juga akan sedikit bercerita kepadamu, Sejujurnya aku juga kadang kali merasa sangat kesal dan muak melihat kehidupan manusia yang seperti ini, Tapi ini adalah sifat manusia yang tidak akan bisa di ubah sampai kapan pun, Rasa amarah ku yang bergejolak masih ada sampai saat ini ketika aku mengingat apa yang terjadi kepada seluruh Klan dan anggota keluarga ku"
Testarosa seakan tenang melihat Leon yang ada di depannya, Dan merasa bahwa rasa ini pernah dia rasakan sebelumnya
"Kerajaan ini membunuh dan membuat keluargaku sangat menderita, Karena rasa iri dan keserakahan yang menguasai mereka pun tidak berpikir panjang untuk melakukan suatu kejahatan tanpa memikirkan perasaan orang lain, Aku berniat untuk membunuh semua orang yang menjadi dalang dari pembantaian keluargaku, Namun jika aku pikir lagi itu semua sekarang tidak ada gunanya, Semua telah berlalu dan menjadi kenangan buruk dalam hidupku, Rasanya tidak adil karena aku tidak sempat membalas dendam kepada mereka, Karena aku kembali setelah puluhan ribu tahun lamanya dan mereka sudah mati terlebih dahulu"
Leon pun menatap Testarosa dan menyembuhkan semua luka Testarosa
__ADS_1
"Namun aku tidak mau membalas dendam kepada keturunan mereka, Karena mereka sama sekali tidak tahu apa yang mereka perbuat sehingga mereka pantas di bunuh, Aku bisa membunuh mereka dari awal dan lebih mementingkan ego ku sendiri, Akan tetapi bagaimana nasib keluarga dan orang terdekatnya? Mereka pasti merasakan kesedihan dan kehilangan yang amat dalam, Dan aku tahu betul bagaimana rasanya" Ucap Leon sambil memasang tatapan lembut
-Bersambung