
Pertempuran di wilayah utara pun terjadi, Antara pasukan Astaroth melawan pasukan Marshall.
Semua Demon pun langsung menyerang pasukan kerajaan yang di pimpin Marshall, Akan tetapi semua Ksatria dan Mage terlihat ketakutan setelah melihat langsung Demon untuk pertama kalinya.
Di tengah ketakutan yang sedang berlangsung terlihat seseorang dari pasukan kerajaan tiba-tiba berbicara dengan sangat keras dan berteriak
"Apa yang kalian takutkan pecundang! Sir Marshall yang memimpin pasukan ini, Apakah kalian hanya ingin terbunuh sia-sia tanpa melawan? Bulatkan tekad kalian! Kita hadapi para Iblis terkutuk itu" Ucap MARS (WAKIL KOMANDAN PASUKAN)
Semua prajurit tiba-tiba merasa terdorong atas kata-kata yang di lantangkan oleh Mars dan mulai berteriak
"Kita habisi semua Iblis itu!!" Ucap semua prajurit yang langsung menyerang
Bentrokan antara Prajurit dan Demon pun telah terjadi, Semua yang ada di medan perang mengeluarkan kemampuan terbaik mereka masing-masing
Mars yang sangat menonjol yang mendominasi medan pertempuran di lirik oleh Kiel
Astaroth hanya tertawa dari kejauhan melihat semuanya mulai menjadi kacau, Tiba-tiba Kiel datang menghampiri Astaroth.
"Sir, Jika dilihat dari situasi sekarang para Manusia mendominasi medan pertempuran Terlebih lagi kedua orang itu (Marshall dan Mars) Mohon perintahkan aku untuk bergabung kedalam pertempuran" Ucap Kiel
"Hahaha.. Baiklah aku izinkan kau untuk turun langsung, Akan tetapi kau tidak boleh langsung membunuh pemimpin mereka (Marshall) " Ucap Astaroth sambil tersenyum
"Sesuai perintah mu Sir"
Kiel langsung berjalan santai ke arah pertempuran sambil mengeluarkan Aura membunuh yang sangat kuat.
Marshall yang sibuk mengatasi Demon tingkat bawah menyadari bahwa ada Demon tingkat atas yang sedang mengeluarkan Aura membunuh yang sangat kuat.
"Sial ternyata mereka belum bersungguh-sungguh dalam pertempuran ini" Ucap Marshall sambil menebas Demon lainya
Situasi membalik, Para Prajurit Kerajaan mulai banyak berjatuhan korban jiwa, Namun semangat mereka tidak tergoyahkan
Mars yang sedang sibuk bertarung dengan reflek yang cepat menghindari serangan dari Kiel.
"Sialan.. Jika aku lengah sedikit maka bisa fatal tadi " Ucap Mars dalam hati
Kiel langsung melesat dengan cepat ke arah Mars, Mars yang langsung menyadari serangan mendadak dari Kiel langsung memblok serangan itu dengan Shield yang di buat nya
"Ku perhatikan dari, Tadi kau lumayan kuat juga manusia " Ucap Kiel yang berada di hadapan Mars
"Sepertinya kau salah satu pemimpin dari mereka, Ayo majulah sekarang! " Ucap Mars yang memasang kuda-kuda dan siap bertarung
"Hahahah, Aku suka semangat bertarung mu manusia "
Kiel langsung mengeluarkan sihirnya dan langsung menyerang Mars.
__ADS_1
"Wind Block " Ucap Mars
Serangan yang di lancar kan oleh Kiel dapat di tahan oleh dinding Angin milik Mars, Akan tetapi setelah berhasil menahan serangan Kiel, Mars langsung terlempar jauh.
"Apa-apaan dia ini, Padahal serangan nya berhasil ku tahan! " Ucap Mars yang langsung bangun
"Apa hanya segitu kemampuan mu? " Ucap Kiel yang tiba-tiba berada di belakang Mars
Mars yang terkejut langsung menjauh dari Kiel.
Prajurit lainya yang melihat Mars tersudut oleh Kiel, Langsung menyerang Kiel dengan tujuan membantu Mars
"Berhenti!!" Teriak Mars
Prajurit itupun langsung tertebas kepalanya tiba-tiba ketika mencoba mendekati Kiel.
"Manusia seperti kalian selalu mengganggu" Ucap Kiel dengan tatapan kosong
Mars pun langsung menyerang Kiel dengan sihir miliknya
"BLOW TORNADO" Ucap Mars
Seketika Angin besar seperti tornado yang besar terbentuk dan langsung mengarahkan ke arah Kiel
Kiel hanya berdiam diri tidak merespon serangan dari Mars
"EXPLODE" Teriak Mars sambil langsung mengepalkan tanganya ke arah Kiel dari kejauhan
Angin tornado yang mengecil mengurung Kiel pun meledak
"Aku tidak boleh lengah, Aku tahu kalau hanya dengan serangan seperti itu saja, Dia tidak akan mati"
Ditempat lain Marshal dan Prajurit lainya yang berhasil membunuh semua semua Demon yang tersisa.
Jumlah Prajurit Kerajaan menurun secara drastis, begitu pula dengan para Demon yang hanya tersisa 40 Demon lagi saja, Jika di hitung secara jumlah Prajurit lebih unggul akan tetapi dari segi kekuatan mereka tidak di untungkan.
Akan tetapi Marshall yang terus mendominasi medan pertempuran dapat mengimbangi kekuatan, Kini Demon yang tersisa hanya berjumlah 3 yaitu
1.Astaroth
2.Kiel
3.Magnus(Hewan yang ditunggangi Astaroth)
Semua Prajurit yang tersisa sangat senang atas pencapaian yang mereka buat sehingga berhasil mengalahkan Demon untuk pertama kalinya
__ADS_1
Total Prajurit yang ada di sana adalah 400 Prajurit namun saat ini hanya tersisa 156 Prajurit.
Marshall menghampiri Astaroth yang sedang duduk di atas hewan peliharaan nya dan langsung menantang Astaroth untuk bertarung.
Astaroth hanya tertawa melihat apa yang terjadi saat ini
"Hahaha, Aku salah meremehkan kalian jika tahu kalian sekuat ini aku tidak akan membawa Demon yang lemah Hahahahah.." Ucap Astaroth
"Berhenti lah tertawa dasar jelek, Kau pikir bisa lari setelah semua ini? Atau jangan-jangan kau takut karena semua teman mu sudah terbunuh semua " Ucap salah satu Prajurit yang berbicara lantang ke arah Astaroth
Atmosfer di sekitar Astaroth berubah menjadi sangat mencekam, Aura membunuh keluar dari tubuh Astaroth dan membuat semua orang yang ada di sana merasa sangat sakit kepala
"Mengapa kepalaku rasanya sangat sakit, Rasanya seperti kepala ku akan pecah " Ucap semua Prajurit
Marshall yang langsung menatap ke arah Astaroth sambil mengeluarkan keringat dingin
"Jaga bicaramu Manusia rendahan! Kau seharusnya tidak membuatku marah " Ucap Astaroth yang terlihat sangat marah dan matanya bersinar berwarna merah
"Jika kau ingin bicara padaku, Setidaknya kau harus kuat terlebih dahulu, Aku akan menyisakan kau sebagai mainanku (Marshall) " Ucap Astaroth yang menunjuk Marshall
"Mau tidak mau, Aku harus bertarung melawan mu" Ucap Marshall yang langsung memasang kuda-kuda
"Jangan mengecewakan ku oke? " Ucap Astaroth
"Matilah Iblis jelek " Ucap seseorang Prajurit
Mereka tidak mengetahui ada hal yang paling membuat marah Astaroth, Yaitu menyebut dirinya "JELEK".
" Tek" (suara jentikan jari)
Semua Prajurit yang tersisa langsung tewas dengan hanya dengan satu jentikan jari dar Astaroth, Semua tubuh Prajurit meledak berkeping-keping
"Manusia sialan, Aku benar-benar marah loh" Ucap Astaroth
Marshall hanya terdiam membeku melihat semua yang terbunuh hanya dalam beberapa detik sja
Ditempat lain terlihat Mars akan pergi menghampiri Marshall tiba-tiba tepat di depan muka Mars sebuah pedang api melayang dan akan mengenai nya
Mars pun langsung menekukan badanya kebelakang dengan cepat, Untungnya Mars dapat bereaksi dengan sangat cepat
"Apa itu tadi! Aku hampir mati " Ucap Mars
Ketika Mars melihat kebelakang, Dia sangat terkejut dengan efek dari tebasan tadi yang membuat seluruh Pohon sekaligus batu besar tertebas rata oleh pedang tadi
"Kau pikir kau mau kemana? " Ucap Kiel yang menunggu Mars sambil memegang pedang api
__ADS_1
-BERSAMBUNG