SEATAP

SEATAP
Sekian lama?


__ADS_3

Selesai acara makan malam bersama. Lunna dan Mya pun meninggalkan tempat itu . di dalam perjalanan.


" Aku benar tidak menyangka, kau bisa kenal dengan seorang CEO muda Juli pranara. dan kau tau aku mengenalnya waktu aku sekolah di luar negri. makanya malam ini dia mengajakku bertemu lagi. "


Lunna pun hanya tersenyum tanpa membalas perkataan bosnya itu. sesampainya di apartemen miliknya Lunna merebahkan tubuhnya di sofa. memikirkan hal yang baru saja terjadi di lestoran itu .


" Bagaimana kabarmu? apa kau masih tinggal bersama sendy? " tanyanya


" Kabarku baik. tidak. aku sekarang tinggal di apartemen milikku .Oh iya senang bertemu dengan mu lagi Juli "


" Hmm ya . kau sangat cantik sekarang " sembari menyantap makanan di depannya.


Wajah merona merah terpancar di pipi Lunna . ia sangat malu ketika Juli berkata bahwa ia cantik.


Meski hanya menyapa dan berbagi kabar . Lunna memang tidak terlalu dekat dengan Juli semasa SMA, namun laki-laki pertama yang membuatnya jatuh cinta hanyalah Juli. terbilang hanya beberapa bulan saja ia sekolah Juli sudah meninggalkan negaranya untuk melanjutkan pendidikannya di luar negri.


" Apa yang aku rasakan saat ini . Juli sudah kembali. hatiku merasa berdebar kencang. apakah aku jatuh cinta? "


" Ahhh aku tidak mau ini terjadi " teriaknya sembari mengacak rambutnya .


Ke esokan harinya .


Di sebuah kedai kopi . setiap jam istirahat Lunna memang selalu datang ke kedai kopi untuk menikmati secangkir kopi kesukaannya . di sana juga ia bertemu dengan jeri sahabat SMA nya dulu . sebelumnya memang sudah di rencanakan untuk bertemu. sekarang jeri adalah seorang dokter dan penerus perusahaan milik ayahnya . jarang sekali ada waktu untuk bertemu satu sama lain karna memang jeri sangatlah sibuk.


" Kau sudah lama menungguku? " tanya nya di balik punggung Lunna.


" Ah tidak. duduklah "

__ADS_1


Jeri pun duduk berhadapan dengan Lunna. jeri memang dekat dengan Lunna sebagai teman bahkan sudah seperti sodara .


" Apa kau tau kepulangan juli dari luar negri? apa dia sudah mengabarimu? "


" Juli? dia sudah pulang? ah aku tidak tahu, ponselku ganti jadi tidak tau kalo dia kembali. apa dia menemui mu? " Tanyanya


" Kemarin malam bosku memintaku ikut untuk makan malam bersama dengan seseorang. aku tidak tau jika seseorang itu adalah Juli. bahkan bosku tidak pernah menceritakan tentang Juli sebelumnya. "


" Apa mereka berdua berpacaran?? " tanyanya lagi


" Aku tidak tau. bosku tidak pernah memiliki kekasih , setahuku ia hanya menyukai seseorang yang saat ini masih di luar negri katanya. aku tidak tau dia siapa. tapi sepertinya hubungan Juli sama bosku itu hanya sebatas teman saja . "


" Aku akan mampir ke rumah Juli, untuk bertemu dengannya. apa kau mau ikut? "


"Tidak . aku tidak mau . "


" Lun tolong kau kosongkan jadwalku Minggu depan yah . " sembari berjalan ke dalam ruangan melewati Lunna yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya.


" Tapi Bu, Minggu depan kita akan ada event kosmetik terbaru . " ia pun berdiri menghadap bos nya itu .


" kosongkan saja. aku ada urusan penting . " tegasnya .


" Baik Bu . " ia pun melanjutkan pekerjaannya .


" Minggu depan adalah kepulangan nya . aku harus menjemput nya ke bandara. " gumamnya berjalan masuk ke dalam ruangan kerja nya namun terdengar oleh Lunna. dan Lunna pun hanya mengabaikannya.


Setelah cukup lama mengerjakan pekerjaannya Lunna pun bergegas pulang ke apartemen miliknya. berjalan ke arah parkir mobilnya, ia melihat Juli di sebrang sana entah menunggu siapa.

__ADS_1


Juli yang melihat Lunna keluar dari kantor pun menghampirinya.


" Lun " sapanya


Lunna pun terdiam seketika.


" I-iya ? "


" Apa kau punya waktu ? aku ingin bicara denganmu. "


Beberapa saat kemudian. Di sebuah cafe, mereka berdua berada disana. Entah ada maksud apa Juli mengajaknya bicara . sudah beberapa tahun lunna memang tidak pernah tahu tentang Juli sama sekali. hanya tahu ia melanjutkan sekolah saja.


" Aku sudah tahu semuanya lunna. " lirihnya.


" Maafkan aku dan maafkan keluargaku terutama ayahku "


" Maksudmu? " Lunna tidak mengerti apa yang di katakan Juli kepadanya. entah apa yang di lakukan keluarga Juli padanya memang ia tidak pernah tahu apa apa.


" Aku tidak mengerti.jelaskan apa maksud mu ?? " tanyanya dengan penasaran.


Apa dia benar-benar tidak tahu apa apa?apa yang harus aku lakukan?! apa aku beritahu saja yang sejujurnya . tapi aku tidak tega melihat dia menderita lagi . Lunna maafkan aku .


" A-aahh tidak ada apa apa. aku salah ucap. maafkan aku. ngomong-ngomong apa kau sudah menikah ? "


HAI SEMUA. MAAF YAH AUTHOR TIDAK BISA SERING UP KARNA AUTHOR PUNYA KESIBUKAN LAIN. TERIMA KASIH YANG SUDAH MAU BACA KARYA KU DAN MASIH LANJUT SAMPAI SEKARANG MESKI BEBERAPA. ๐Ÿ˜‰


SALAM HANGAT AUTHOR ๐Ÿงก

__ADS_1


__ADS_2