SEATAP

SEATAP
RUMAH BARU


__ADS_3

Di rumah sakit lunna melihat ibu nya sudah berbaring tidak sadarkan diri dan terus memeluk ibunya melihat lunna menangis membuat mama riana menghampiri lunna dan menenangkan lunna .


" Ibu.. kenapa seperti ini " melihat sang ibunda


" Aku akan bekerja dan bersekolah, bukankah itu kemauan ibu? aku akan kembali sekolah bu cepat bangun " mengalir air matanya dan terus memeluk sang ibu


Mama riana pun mengelus kepala lunna.


" Ibu.. bangun.. "


" Luna .. " suara mama riana memanggil lunna


"Aku tidak punya siapa siapa lagi


Aku hanya punya Ibu


Aku hanya punya Ibu


Sekarang aku tidak punya apa apa lagi. "


" Lunna sayang kau punya aku sekarang


Aku akan merawatmu


Mulai sekarang kau akan jadi keluargaku


Kau putriku lunna.. "


#RUMAH BARU


Melihat sekeliling rumah mewah megah seperti istana. kolam ikan dan taman yang begitu luas menjadi penarik rumah tersebut. pelayan menjalankan aktifitasnya dengan tugas masing masing.


" Lunna sayang apa kau senang " berbicara tanpa henti sembari berjalan di depan luna tanpa melirik ke belakang


" Mulai dari sekarang ini rumahmu. "


" Kalo kau ingin apa apa kau bilang saja pada kepala pelayan disini. "


" Kau ingin makan apa pun pasti akan di sediakan."


" Dan jangan sungkan karna sekarang kau keluargaku."


" Disini hanya aku,suamiku dan anakku Sendy,mungkin sekarang dia masih sekolah. suamiku kerja ke kantor dan mulai besok kau sudah mulai sekolah. apa kau paham lunna? "


tanpa ada jawaban mama riana menengok ke arah belakang dan tidak ada siapa siapa


Ia henghela nafasnya berbicara seorang diri. lalu lunna datang dengan pakaian yang belum di ganti tentunya ia tidak membawa apa apa karna semua barang,pakaian habis terbakar saat itu. mama riana menghampiri lunna


"Lunna sayang cepat kemari..


akan ku tunjukan kamar mu .. "


menarik tangan luna dan membawa nya ke kamar yang sudah di sediakan


Malam sunyi di di tengah penghuni rumah beristirahat. lunna kembali menangis di sebuah balkon kamarnya dan melihat ke arah langit. terdengar suara seorang menangis tengah malam membuat sendy terbangun dan melirik ke sumber suara itu ada di luar . ia berjalan ke arah balkon kamar nya mendengarkan suara tangisan begitu jelasnya membuat ia berteriak ketakutan dan keluar dari kamar nya. mendengar suara teriakan lunna berhenti menangis dan mengusap air mata nya menuju keluar kamar dan melihat seorang pemuda tampan di hadapan nya membuat mereka terkejut dan berteriak bersamaan soktak membuat lunna memukul wajah pemuda tersebut dan terjatuh. membuat sendy kesakitan dengan tinjuan nya akhirnya sendy bangun dan melihat gadis di depannya entah siapa berani masuk ke dalam rumah nya tengah malam seperti ini.

__ADS_1


" Kau siapa " berkata bersamaan


" Hidungku sakit gara gara kau " memegangi hidung nya


Lunna menghampiri sendy dan ingin melihat hidung nya namun di tepis tangannya oleh sendy. kemudian sendy meninggalkan lunna menuruni anak tangga lunna pun ikut berjalan di bekalang sendy namun setelah itu sendy melihat ke arah belakang membuat lunna terkejut dan terpeleset ke arah sendy, mereka terjatuh bersamaan membuat lunna mencium sendy tanpa sengaja dan berada di atas sendy, membuat sendy kesal akhirnya ia terbangun dan mengusap bibir nya..


" Dasar wanita ceroboh " sembari mengusap bibir nya lagi


Luna pun sama mengusap usap bibirnya dan terdiam..mama riana dan suaminya yang terbangun dan mendengarkan anaknya sedang berseteru dengan lunna akhirnya menghampiri mereka


" Kenapa sen?? " tanya sang ayah


" Kenapa berisik sekali " sahut sang mama


" Diaa siapa... " menunjuk ke arah lunna


" Dasar anita ceroboh " dengan tatapan tidak suka


"Memangnya kenapa lunna?" menatap ke arah lunna yang hanya diam saja,tanya sang mama kembali


" Diaa sudah.. men...cii " perkataan nya terhenti karna merasa malu jika kedua orang tuanya tau kalo wanita di depannya ini sudah mencium anaknya


"Kenapa sen?ini sudah malam kenapa kau berisik sekali kembali tidur besok kau harus sekolah."


" Mama lupa memberitahu kamu besok saja yah sekarang kembali ke kamar yah.."


" Lunna kamu istirahat ya sayang "


mama riana mengusap rambut lunna dan luna pun mengangguk kembali menaiki anak tangga menuju kamarnya


Sen.." menatap ke arah sendy


" Sendy mau ke dapur dulu mah " melangkah ke arah dapur dan membuka kulkas menuangkan air dan meminumnya. kemudian ia teringat ciuman yang sudah ia lakukan tanpa sengaja membuat iya berkumur kumur merasa jiji tidak suka.


Pagi hari semua menikmati sarapan pagi.ayah mikael berangkat ke kantor terlebih dahulu karena ada urusan mendadak.


Sendy yang melihat ke arah mama nya ingin bertanya membuat mama riana tersenyum dan tahu tentang anaknya ini.


" Datang membawa seorang gadis untuk tinggal di rumah apa maksudnya " sembari memakan sehalai roti di tangannya


" Mama sudah berjanji pada ibunya,aku akan merawatnya,dan menyekolahkan nya.


Maka dari itu mulai sekarang kau akan hidup bersama Lunna."


"Apa kau senang Sen??"


"Tidak sama sekali" *


sembari menghabiskan rotinya


"Haa.. bagus sekali " melirik ke arah pelayan jo dan tersenyum


Berjalan menuruni anak tangga dengan dress selutut yang sudah di siapkan. membuat sendy yang sedang meminum secangkir teh melihat ke arah gadis itu terpana.


Dalam hati lunna berkata . seperti inikah rasanya hidup di sebuah rumah bak istana bertemu dengan ratu dan raja yang baik hati dan pangeran yang menyebalkan Sendy Mikael Jonathan. dan takdir membuatku harus tinggal di sebuah istana. aku tidak berharap menjadi seorang tuan putri. karna aku tau bahkan jika bebek yang jelek menjadi angsa, tetap saja berasal dari keluarga tidak sepadan. bahkan jika aku mengenakan gaun tuan putri,tetap saja rasanya aku lunna gracea maretta masih sama seperti lunna hidup di kampung.

__ADS_1


Maka dari itu,Selesai sarapan pagi aku akan pergi dari sini.* sembari duduk di meja makan yang sudah di siapkan*


"Lunna apa kau tidur nyenyak tadi malam? "


tanya sang mama riana


" Ah iya "


" Setelah ini kau harus memulai hidup yang baru"


" Hah apa? "


" Pak Jo?! "


" Iya nyonya "


" Apa kau sudah memberi tahu pihak sekolah CB tentang lunna? "


" Ya nyonya, bahkan nona luna bisa langsung masuk sekolah hari ini. "


" Baguslah. "


" Apa maksudnya sekolah ? sekolah CB ?


" Mama sudah berjanji pada mendiang mama nya lunna. lunna sayang minumlah " sembari memberikan secangkir teh


"Mama bisa saja mendaftarkan dia ke sekolah swasta. kenapa mama mendaftarkan dia ke sekolah CB yang tidak sembarang orang bisa masuk ke sekolah itu apa mama tau? " merasa tidak suka dengan cara mamanya


" Dan aku gamau berangkat sekolah sama dia " melirik ke arah lunna


" Baiklah kau tidak akan menggunakan mobil lagi mulai saat ini. Pak jo jangan biarkan sendy mengendarai mobilnya sendiri untuk sekolah " perintah mama riana pada pak jo


" Trus Sendy berangkat ke sekolah dengan apa?? "


" Makanya dari itu kau dan lunna bisa berangkat sekolah sama sama, benar kan pak jo? " melirik ke arah Pak jo


" Iya nyonya. "


Lunna menyembur minuman nya tepat ke wajah sendy membuat sendy terdiam dan menghela nafas nya kasar dan berdiri melangkah pergi.


" Lunna kau jangan takut,ada pak jo yang terus mengawasi kalian berdua. "


" Pak jo siapkan mobil dan segera antar mereka berdua. "


" Baik nyonya " melangkah pergi


" Terima kasih bibi " ucap luna pada mama riana


" Hmmm panggil aku mama kau sekarang keluargaku. "


"Iya mama " merasa belum yakin dengan panggilannya


" Kalo begitu cepat berangkatlah ganti baju mu"


"Iii .. iyaa " beranjak pergi meninggalakan mama riana

__ADS_1


__ADS_2