Second Love With BERONDONG

Second Love With BERONDONG
Akhirnya


__ADS_3

Sekuat tenaga Revaldo menahan gairah nya yang sudah memuncak. Pria itu kembali tersadar akan kenyataan bahwa Hana masih sah menjadi istri seseorang.


Sedangkan wanita di depannya yang sudah kehilangan kewarasan ini nekat melucuti seluruh pakaian didepan Revaldo. Dan Revaldo meremas tubuh polos Hana yang berada di depan mata merupakan ujian terberat sepanjang hidupnya.


"Aah ... sentuh aku," Hana semakin menggeliat tak karuan. Wanita itu mencari-cari tangan Revaldo lalu meraihnya dan mengarahkan pada organ inti wanita itu. Sial! Dia benar-benar tak kuasa!


"Tolong aku, tolong aku uuhh ..." Posisi Hana benar-benar membuat siapapun pria yang melihat pasti sangat bergairah. Terlebih saat wanita itu melebarkan kedua kakinya dengan keadaan terlentang sedangkan tangan nya masih mengarahkan tangan Revaldo pada aset-aset nya.


Revaldo tidak kuat, dia memanfaatkan sedikit. Menyentuh lembut dada kiri Hana yang terasa kenyal.


Hana semakin mendesahkan suaranya meminta lebih serta menggeliat tak karuan.


Revaldo semakin kalap, seakan pria itu kembali kehilangan akal sehat yang baru saja terbangun. Tidak apa-apa, hanya sedikit. Batinnya. Dia melanjutkan apa yang telah Hana arahkan. Dia tangannya meremas benda yang selalu menjadi favoritnya.


Gairah Revaldo semakin tak terkendali, dengan nafas semakin memburu, pria itu menyerang brutal bibir Hana. Seakan tak ada waktu esok atau nanti, Revaldo begitu menggebu-gebu menyerang bibir Hana hingga membengkak. Wanita itu kehabisan nafas, tangan nya memukul dada Revaldo memberi isyarat hingga akhirnya Revaldo melepas ciuman nya.


Namun bukan berarti Revaldo berhenti sampai disini, dia kembali menyesap leher jenjang yang begitu menggiurkan. Revaldo menikmatinya, ya, pria itu menikmati setiap inchi kulit Hana. Saat sampai di belahan dada, Revaldo menyatukan dua benda kenyal itu lalu mengecup puncak nya secara bergantian.

__ADS_1


Tidak puas hanya mengecup, pria itu memberi hisapan yang begitu memabukkan hingga Hana hanya bisa mendesahh dan berteriak keras meminta lebih.


Sampai di bawah perut, Revaldo kembali melancarkan aksinya. Dia membuka lebar-lebar kaki mulus Hana lalu mulai menguak seluruh isinya dengan lidah nya yang begitu lincah.


Tidak hanya itu, tangan nya ikut membelai serta memberi godaan di sana, membuat Hana semakin menggelinjang tak karuan. Dia merasa gelombang itu akan segera tiba akibat Revaldo yang terus menggoda.


"Aaaaaa...!" Hana berteriak keras, meloloskan suara yang begitu nyaring di indra pendengaran saat berhasil mengeluarkan cairan kenikmatan. Hah, rasanya tubuh nya begitu ringan, seperti telah kehilangan beban hingga berton-ton beratnya.


Tanpa rasa jijik, Revaldo membersihkan cairan itu mengunakan lidahnya hingga habis. Pria casanova itu terlalu menikmati ****** ***** dari wanita yang diincar nya.


Sialnya, lidah Revaldo yang terus-terusan menari di dalam sana berhasil membangkitkan gairah Hana yang baru saja keluar. Akhirnya, wanita itu kembali bergairah.


Revaldo sudah tidak tahan lagi, tubuh yang senjata yang sejak tadi on fire itu langsung dia arahkan pada liang yang seharusnya dimasuki senjata nya.


Sebelum masuk, Revaldo sengaja menggoda ujung miliknya sendiri menggesek bibir area itu.


Bukan hanya Hana yang semakin tak kuat, bahkan Revaldo semakin menggeliat tak karuan saat sengatan listrik itu semakin mengalir.

__ADS_1


"Uuuuhh...." Hana mendesahh keras. Wanita itu sangat menikmati tubuh nya dimasuki alat yang memang seharusnya memasuki nya.


Akhirnya kedua manusia itu benar-benar melakukan cinta terlarang dengan status terlarang.


Revaldo mulai menggerak-gerakkan tubuh nya dengan pelan namun pasti, dia ingin menikmati kedutaan demi kedutaan yang selalu membuat nya tak kuasa hingga semakin keras dan bertambah brutal gerakan pinggulnya. Lama kelamaan genjotan itu semakin brutal, gerakan Revaldo semakin liar.


"Uuuuhh... uuuuhh.." lolongan merdu Hana semakin mendominasi. Wanita itu begitu menikmati perlakuan Revaldo yang brutal dan menantang.


Tangan nya tak pernah tinggal diam, selalu saja meremasi dua dada menonjol yang selalu menggairahkan. Pergulatan itu tidak hanya cukup satu kali atau dua kali puncak. Mereka melakukan berkali-kali hingga fajar menghilang lagi. Seakan tak pernah puas, baik Revaldo maupun Hana sama-sama tak ingin menyudahi meski keringat membanjiri hingga menetes bumi.


.


.


.


Jika dua manusia di tempat hiburan malam sedang menikmati indahnya bercinta, berbeda dengan Cika yang masih meratapi nasibnya. Wanita itu hami, sedangkan pria yang menghamili sedang melawan rasa sakit nya agar bisa kembali sedia kala.

__ADS_1


Pikiran nya semakin tak karuan setelah mendapat kabar bila Farhan dinyatakan koma dan butuh waktu berbulan-bulan lamanya untuk bisa kembali sadar.


"Kenapa kau membuat ku menanggung anak ini sendiri, Farhan? Apa sebegitu tak mencintai ku, jadi kau lebih memilih koma dibanding menemani ku mengurus anak kita?" Wanita itu menangis tersedu-sedu, dia sangat mencintai Farhan, tidak seharusnya Farhan melakukan semua ini.


__ADS_2