
Tiba-tiba Nia membaca pesan yang Raga kirim,pesan dari Raga ini merupakan pesan yang kedua yang Raga kirim.Karena Nia tak membalas pesannya, Raga pun menelpon Nia.
...tdrtittty..tdtittrrrttt.....
Nia pun belum mengangkat telpon dari Raga.
Lalu Wahyu pun risih dengan bunyi HP Nia.
"Angkat saja Nyak siapa tahu penting."Dengan sedikit cemburu.
"Ok Yu."Dengan menekan tombol hijau yang berarti mengangkat.
Nia pun mengangkat telpon Raga jujur Nia berat hati menerima telpon dari lelaki yang telah membuat hatinya sangat hancur.
"Hallo,iya kenapa?."Tanya Nia.
"Hallo,Nia.Kenapa kamu nggak balas SMS aku sih?."Dengan nada sedikit keras.
"Nggak tahu kalau ada pesan yang masuk."Jawab Nia dengan sedikit ketus.
"Iya,ehm jadi gini Nia ada hal yang ingin aku katakan tetapi tidak bisa lewat telpon aku harud ketemu kamu nanti malam,jam 20.00 WIB kita dinner di Restoran Angkasa ya.Jangan telat!!."Dengan sedikit memaksa.
__ADS_1
"Maaf aku nggak bisa."Mencoba menghindar.
"Ayolah Nia,ada hal yang ingin aku tanyakan ke kamu dan aku ingin menyampaikan sesuatu." Sedikit membujuk.
"Apa sebegitu pentingnya ya,sampai harus ketemu pake dinner\-dinner segala lagi!."Dengan sedikit kesal.Padahal Nia sangat senang dengan ajakan Raga.
"Banget,oh ya kamu dimana sekarang?."Dengan sedikit Kepo.
"Makan siang sama Wahyu."Dengan nada datar.
"Oh ok baiklah."Dan langsung menutup telponnya.
"Hemssmm..."Padahal di hati Nia,dia sangat berharap Raga cemburu dengan hal itu tetapi dugaannya salah Raga biasa\-biasa saja.Betapa sakitnya hati Nia.
"Nyak kita mampir kesini dulu ya?."Tanya Wahyu.
"Oke."Dengan menjawab sedikit singkat,Nia tidak tahu apa yang harus dia lakukan sebab dia juga bingung Wahyu mau ke toko bunga itu untuk apa dan membeli bunga untuk siapa
Setelah kembali ke mobil,betapa terkejutnya Nia atas pelakuan Wahyu ke dia.Wahyu memberikan bunga yang sangat segar nan cantik itu kepadaku.Lantaa Nia pun bertanya karena heran dengan sikap Wahyu setelah menyatakan perasaanya tadi.
"Eh Yu, bunga ini untuk aku?."Dengan nada bingung tetapi Nia suka sekali dengan bunga itu.
"Iya dong,memang untuk siapa lagi?."Dengan nada menyakinkan.
__ADS_1
"Tapi."Dengan nada bingung.
"Sudahlah,itu wujud rasa cintaku kepadamu Nyak.Itu memang tidak seberapa. Itu seperti tanda nembak gitu kayak kita remaja wkwk..Dengan sedikit tertawa.
"Oke makasih Yu."Nia pun menerimanya tetapi, Nia tidak bisa menerima cinta Wahyu untuk sekarang.
***
Setelah selesai berdandan dengan cantik Nia pun langsung berangkat menuju Restauran Angkasa yang disebutkan oleh Raga tadi.
Nia masuk dan duduk di tempat yang telah dipesankan oleh Raga kepada pegawai restaurant tersebut.
"Silahkan duduk di meja nomor 1 Mbak."Pegawainya mengarahkan Nia. ketempat duduk yang telah disediakan.
Diatas meja sudah tersusun banyak makanan pembuka dan sepertinya enak-enak tawa Nia.
Nia pun duduk dan menapat layar HPnya yang telah menunjukan pukul 20.30 WIB.
"Untung saja saya tidak terlambat,kalau terlambat bisa-bisa ngomel terus mulut si panda."Gumam Nia.
Sudah hampir 1 Jam Nia menunggu dan Raga pun belum sampai Nia berpikir positive mungkin Raga sedang sibuk sehingga agak sedikit terlambat...
Bersambung---
__ADS_1
#Like,komen dan ๐ yah para readerssku๐๐๐