Sekarang Kamu Milikku

Sekarang Kamu Milikku
Kenapa Dia Tidak Pulang?


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 10.00 WIB.Sehingga,membuat Nia langsung bangkit dari tempat tidurnya dan langsung mandi.Setelah sudah mandi, Nia langsung berganti baju. Lalu menonton film kesukaannya. Hari ini Nia tidak berangkat ke kantor sebab badannya masih sedikit lemas.


Lalu Nia menghubungi Wahyu sahabatnya itu untuk mengizinkan dia kepada managernya.


...Tuttttt...tutttt..tuttt....


Tak lama kemudian Wahyupun mengangkat telpon dari Nia.


"Halo,Nia kenapa kamu nggak masuk hari ini?." Tanya Wahyu dengan nada khwatir.


"Oh iya,aku sakit mungkin besok siuman.Yu tolong izinin aku hari ini.Badan aku masih sedikit lemas."Dengan nada lemasnya.


"Kamu sakit apa Nia?Apa kamu berantem lagi sama Raga?" Tanya Wahyu dengan nada sedikit penasaran.


"Nggak kok,cuma panas dikit doang.Mungkin besok sudah lebih baik lagi."Jelas Nia takut Wahyu khawatir kalau aku sakit gara\-gara nangisin Raga seharian.


"Ok,aku kerja dulu yah.Nanti aku kerumah mu mau besuk kamu.Oh ya kamu mau dibawakan apa?" Tanya Wahyu.


"Ehh..ehh..Nggak usah repot\-repot Yu,besok aku kan sudah bisa masuk berarti sakitku nggak parahkan?"Dengan nada cemas,takut Wahyu datang membesuknya.


"Kenapa Nia?."Dengan Nada khawatir.


"Tenang,Nggk apa\-apa kok.Please jangan kesini yah takut Raga marah kalau aku bawa lelaki lain di rumahnya."Dengan Nada sedikit memohon.

__ADS_1


"Ok,baiklah kalau begitu.Aku ngalah aja deh."Raga pun mengalah.


Lalu,mereka pun mengakhiri telponnya.


***


Hari sudah menunjukkan malam,dan Raga pun belum pulang dari tadi malam.


" Kemana sih Raga?Giliran aku sakit nggak di perhatiin sama sekali.Huuhuhhhh..."Denguh Nia dengan nada kesalnya.


Didapur Pembantu Raga pun sudah menyiapkan makan malam,dan segera pamit untuk pulang.


"Nyonya ayo makan,dari tadi pagi nyonya belum makan.Nanti nyonya sakit loh.Nanti Tuan Raga marah sama saya."Gumam pembantu Raga.


"Nyonya saya mau pulang, hari sudah larut malam.Nyonya nggak apa-apakan jika saya tinggal sendirian?." Tanya pembantu Raga.


"Gpp kok bik,nyantai aja.Aku bukan anak kecil lagi bik."Jelas Nia.


"Baiklah,saya pamit pulang dulu yah Nyonya."Pergi meninggalkan Nia.


Setelah selesai makan Nia pun kembali kd TV nya dia mengonta-ganti siaran TV entah siarab TVnya yang nggak enak atau mood Nia yang kacau.


Jam sudah menunjukkan pukul 00.00 WIB ,lagi lagi Raga tidak pulang kerumah. Nia ingin menghubungi Raga tapi Nia takut mengganggu hubungan mereka nanti Astrid marah pada dia.

__ADS_1


***


Raga pun melihat HPnya tak ada notif messenge atau telpon dari Nia, entah apa yang di pikirkannya.Raga pun bingung.


"Tidak,tidak aku hanya menyukai Astrid."Debat Raga pada batinnya.


"Sayang,besok nggak usah pulang yah.Temani aku sampai aku sembuh."Dengan nada manjanya.


"Iya sayang,aku akan selalu ada untukmu sampai kapanpun.Dan aku akan selalu berada di sisimu disaat kau membutuhkan ku."Jelas Raga.


"Tapi,gimana dengan pelakor itu?".Tanya Astrid dengan muka sedikit memasam.


"Kan dia bukan hanya istri sementara,lagian kami tidak saling mencintai.Tetapi,aku tidak tahu sama dia apakah dia mencintaiku atau tidak?."Jelas Raga.


"Awas ya,kalau kamu jatuh cinta kepada perempuan yang beraninya merebut pacarku ini."Dengan nada marahnya.


"Dah lah dah lah tidur sana,sini aku peluk biar sakitnya hilang."Dengan memeluk Nia.


"Love u sayang,"Dengan memengangi tangan Raga.


"Love u Too sayang."Sambil mencoba memejamakan matanya yang sayup\-sayup.


Akhirnya merekapun tertidur dengan lelap.

__ADS_1


__ADS_2