
Setelah beberapa hari Nia mulai merasa ada yang kurang dalam hidupnya,ada sesosok manusia yang mulai dia rasakan rindunya.Berbagai cara Nia telah lakukan,Nia sudah mendelete semua kisah kebahagian dia dengan Raga.Nia mulai menghapus semua foto-foto kebersamaan dia dengan Raga,tetapi tetap saja pikirannya selalu memikirkan Raga.Ingin rasanya dia menghubungi Raga,tetapi dia harus bisa menahannya.
"Gengsi dong Nia,Dia yang telah menyia-nyiakan perjuangan Nia.Ini balasan yang dilakukan oleh Raga kepadanya."Gumam Nia dalam hati.
Nia mulai menyibukkan dirinya dengan berbagai aktivitas baik di kantor maupun di rumah.Nia berusaha bekerja apapun dia kerjakan sampai-sampai begadang pun dia ladeni agar bisa melupakan Raga.
Pada suatu malam,Nia tidak sengaja melihat Raga di sebuah Cafe dengan seorang perempuan,betapa sakitnya hati Nia melihat yang dihadapannya Raga dengan seorang perempuan cantik.
"Alangkah mudahnya kau melupakan kenangan kita beberapa bulan ini Ga,kamu terlalu jahat."Jelas Nia pada Raga yang dihadapannya.
__ADS_1
"Bukan kah kamu yang minta aku untuk melupakan kamu Nia?"Jawab Raga yang seolah-olah membuat Nia benci.
"Ohh,,,khhahhah...jadi kamu masih beranggapan dan menganggap aku salah dari semua ini Ga?"Jelas Nia.
"Iyalah."Jawab Raga singkat.
Saat Nia sedang membereskan semua pakaiannya,tiba-tiba Raga sampai dan mempergoki Nia yang sedang beres-beres pakaiannya.
"Mau kau bawa kemana semua pakaian mu?"Tanya Raga lantang.
__ADS_1
"Sudahlah,aku tidak penting lagi bagimu kan?Untuk apa aku berada disini jika keberadaan ku saja tak kau hiraukan.Cukup Ga cukup.Ingat satu hal yang tidak akan mungkin berubah dalam hidupku.Aku mencintaimu Ga,tulus dari hatiku!!Tolong kamu cam kan itu! "Tanpa aba-aba lagi Nia langsung pergi dari kamar Raga dan mengambil semua pakaian dan barangnya yang penting bagi Nia.Setelah berjalan cukup jauh,dan berhubung angkot dan taxi tidak ada karena sudah malam tiba-tiba dari belakang ada suara klakson mobil.
"Naiklah,aku tahu kamu marah saat ini aku pun sangat marah saat ini.Tetapi,aku pun tahu hari ini sudah larut malam dan mungkin tidak ada lagi kendaraan yang lewat aku kasihan sama kamu yang harus membawa barang sebanyak itu dengan berjalan kaki "Pinta Raga.
Nia masih saja berjalan dan tidak memperdulikan Raga yang berbicara di dalam mobil sambil membuka kacanya agar bisa berbicara dengan Nia.Sudah beberapa kali Raga mengajak tetapi,Nia masih saja mendiamkannya.Lalu,Raga bingung dan untuk terakhir kalinya Raga menjelaskannya dengan sedikit tegas.Langsung Nia menjawabnya.
"Sudahlah,tidak usah perdulikan aku.Kalau aku ada apa-apa itu bukan urusanmu!.Jawab Nia ketus.
"Oke,jika itu memang maumu."Raga langsung stopkan mobilnya dan langsung menyeret barang Nia kedalam mobil dan menarik Nia masuk kedalam mobil dengan paksa.Raga tidak mau ada apa-apa dengan Nia.Walau Raga kesal sama Nia,jujur dua selalu merindukan Nia setiap malamnya tetapi dia ingin menguji keseriusan Nia padanya.
__ADS_1