
Sudah hampir cukup lama Nia dan Raga saling diam,tanpa adanya komunikasi antara mereka.Raga ingin memulai pembicaraan tetapi,dia masih ingin sampai dimana sih wujud pengorbanan Nia kepadanya.Dan Nia juga berpikir sama dengan Raga,Nia malu untuk memulai pembicaraan duluan,sebab dia sadar dia perempuab yang seharuanya di perjuangkan,di bujuk bukan malah di berlakukan seperti ini.Karena ego mereka sama-sama tinggi maka timbul lah keheningan.
Karena merasa sangat hening,tiba-tiba Raga mulai menggerakkan jarinya untuk menekan on pada tombol musik di mobilnya.Dengan adanya musik maka keheningan mereka sedikit berkurang.Karena Raga tidak tau mau mengantar Nia kemana,terpaksa dia harus mengalah dengan egonya,Raga harus bertanya.
"Kamu mau kemana?"Tanya Raga kepada Nia.
"Ke mana aja"Jawab Nia singkat dan ketus.Nia tidak mungkin jawab dengan jujur sebab,Percuma saja dia kabur kalau ujung-ujungnya Raga tahu alamatnya.
Setelah sampai di gang nya Nia menyuruh Raga untuk berhenti,karena masih lumayan untuk berjalan ke dalam,terpaksa Nia harus kuat.Inilah konsekuensi yang harus Nia terima.
"Sini aku antar sampai rumah".Jelas Raga.
"Nggak usah,aku bisa sendiri."Jawab Nia yang langsung mengambil barang-barangnya dari tangan Raga.
.Tiba-tiba Raga masih mengikutnya dari belakang,tetapi Nia sadar itu.
__ADS_1
"Eitss.. stop sampai disini saja!"jelas Nia.
"Tapi kan."Jawab Raga terpotong.
"Sampai disini saja,oke.Bye!"Jelas Nia.
Raga masih saja mengikuti Nia dengan sembunyi-sembunyi tanpa di ketahui oleh Nia.Kalau Nia tahu bisa berabe urusannya.Bisa-bisa triple kill wkwkw.
Setelah sampai di kosan ,Nia langsung mencari kunci rumahnya yang dulu ia kontrak tetapi sekarang sudah ia beli ,dari jerih payahnya.Lalu Nia masuk membawa cover covernya kedalam rumah.
Setelah sudah tahu tempat tinggal Nia,Raga tenang hatinya.Dia tahu tempat itu aman untuk Nia tinggalkan sendiri.Berat pada rindu Raga pada Nia sih jujur memang berat,tetapi mau dikatakan apalagi kita tak akan pernah satu,aku disini,engkau disana.Meski hatiku memilihmu.
Saat sudah sampai di Rumah,Raga mencoba menghubungi Nia.Dan Nia pun mengangkatnya.
"Halo."Jawab Nia singkat
__ADS_1
"Aku sudah sampai rumah dengan selamat."Jelas Raga pada Nia.
"Oh iya,oke.Baiklah."Jawab Nia singkat.
"Oh ya ,makasih."Sambung Nia.
Setelah menutup telpon,Nia berusaha membereskan semua pakainnya agar tersusun dengab rapi.Setelah beberapa jam Nia mulai merebahkan badannya ke kasurnya.Dia mencoba membayangkan sejak pertama kali kenal dan bisa jatuh cinta dengab Raga.Uhhh... sungguh sweetnya.Jika waktu bisa di ulang dia ingin kembali ke masa dimana Raga dan dia bertemu pertama kali.
*a little song.
waktu pertama kali,ku jumpa dirimu kasih.Aku merindukan dirimu.Rasa ini sungguh tak wajar,hati ini selalu untukmu.Terimalah lagu ini,dari orang biasa.Tapi cintaku padamu luar biasa.Aku tak punya harta,aku tak punya bunga.Yang ku punya hanya lah hati yang setia tulus padamu.
Nia tersenyum-senyum sendiri,jika membayangkan sejak jumpa pertama kali dengan Raga,jujur memang dari awal Raga nyebelin, playboy dan selalu buat dia menangis.Tetapi,Nia pernah jatuh cinta kepadabya.Sejatuh-jatuhnya sampai dia lupa bahwa dia sudah terlalu dalam mencintai Raga.
#Terima kasih sudah membaca kakak semuanyaaaa,oh ya author cuma mau ngingatin baca juga novel author yang terbaru eh bukan terbaru juga sih sudab cukup lama yang berjudul WANITA TERHEBATKU.Ok sekian dan Terima kasih ya😊😘😘😍😍😌😌
__ADS_1