Sekarang Kamu Milikku

Sekarang Kamu Milikku
Meminta balasan


__ADS_3

Mohon pembaca mencermati dengan seksama agar tidak berfikiran yang bukan-bukan


***


Saat sudah tidak kuat menahan amarahnya Raga yang masih berdiri depan cermin dan mengusap mukanya dengan air yang mengalir,tiba-tiba Raga mulai dengan keras membasahi rambutnya yang sudah kering dari tadi.Emosi Raga saat ini tak karuan lagi.


Saat dia sudah keluar dari kamar mandi,Raga menatap Nia dengan sepasat-pasatnya.Air mata Nia mengalir begitu derasnya.Karena,sifat Nia yang tidak bisa di marahi atau pun dibentak oleh siapapun.Nia dari kecil belum pernah dibentak oleh kedua orang tuanya,kalau kena marah sudah biasa tetapi kalau dibentak belum pernah.

__ADS_1


Tiba-tiba Raga mulai mendekatkan tubuhnya ke Nia,tanpa meminta izin lagi Raga men*** *** Nia.Nia terkejut dengan tingkah Raga yang biasanya tidak berani langsung sosor begitu saja.Jujur Nia dan Raga belum pernah melakukan *** yang begitu layaknya,Raga juga paham bahwa Nia belum siap.Raga selalu akan menunggu sampai Nia siap.


Tetapi,untuk kali ini sepertinya Raga benar-benar sudah habis rasa kesabarannya,sebenaranya Raga tidak ingin meminta sebelum Nia bersedia dengan ikhlas,tetapi Raga takut jika istrinya belum seutuhnya menjadi miliknya bisa saja dia akan pergi dengan Wahyu,dan betapa enaknya wahyu bisa mendapatkan mantan istri saya yang masih belum di apa-apain.


Saat sedang menikmati c*** demi c***,Raga sudah tidak bisa mengendalikannya lagi.Sedangkan Nia hanya bisa menurut saja,dia sadar sudah waktunya dia memberikannya mungkin ini adalah cara agar dia berani melakukannya.Jujur Nia belum siap karena takut.Nia belum siap dan takut.


"Jika kau ingin mendapat maafku,maka aku meminta balasannya dengan melakukannya malam ini.Jika malam ini kita sudah melakukannya maka,kau seutuhnya sudah menjadi milikku."Tegas Raga pada Nia.

__ADS_1


Nia bingung mau menjawab apa.


"Baiklah,dengan diamnya kamu dan tidak membantah saat aku c*** mungkin cukup berarti kamu menyetujuinya."Raga mulai melanjutkan aktivitasnya.


Saat Nia mencoba menangis,Raga mulai tidak bisa memberikan rasa ibanya lagi karena dia tidak bisa menahan nafsunya lagi.Raga memulainya.Lalu tidak lupa Raga menutupi tubuhnya dan juga Nia dengan selimut agar Nia tak merasa malu.Hanya Raga yang dapat melihat tubuh Nia.Saat sudah tak sehelaipun,Raga mulai melancarkan aksinya.Nia sayang maafkan aku.Nia mulai tidak bisa menahannya atas perlakukan Raga,Nia hanya bisa menahannya saja.Raga berusaha dengan pelan melakukannya agar Nia tak terlalu *** pada ***.Saat hampir tengah malam Raga mulai melepaskan semuanya dan merasa sangat kelelahan dengan perbuatannya.Saat semua sudah selesai Raga langsung tidur disebelah Nia.Raga melihat Nia dan berkata."Sayang maafkan aku,tetapi terima kasih sudah memberikannya padaku.Aku sangat-sangat mencintaimu."Belai Raga pada rambut Nia yang sudah tak berdaya lagi menahan betapa s*** nya yang ia rasakan.Nia hanya mengangguk dan tidak bs bersuara lagi.Bagi Nia mmg sudah sepantasnya dan saatnya Raga mendapatkan itu.


Tak lama Nia turun dari ranjangnya.Aww..Raga langsung mengangkan tubuh Nia untuk berjalan menuju Kamar mandi,Raga tahu bahwa Nia pasti **** *** yang cukup *** karena ulahnya.Saat sudah selesai mereka menikamti tidurnya dengan sangat indah.

__ADS_1


__ADS_2