Sekarang Kamu Milikku

Sekarang Kamu Milikku
Larangan


__ADS_3

Sinar matahari menyambut pagi dengan suka cita,dimana sinar cahaya UVnya masuk ke kelopak mataku.Hari ini Nia sangat senang dengan kejadian dimalam.Dimana Raga memeluknya dari belakang hal yang tak pernah dibayangkan oleh Nia,seorang lelaki yang memiliki tampang playboy itu akhirnya mulai ada sesuatu pada Nia.Tetapi,Nia malas untuk menyimpulkannya.Nia takut ada sesuatu hal yang membuat Raga berubah sedrastis itu.


Hari ini seperti biasa Nia mau berangkat ke kantor,tetapi dia terkejut tiba-tiba melihat Raga sudah didepan pintu kamarnya.Lalu tanpa izin Raga masuk ke kamar Nia.


"Mana HP kamu?."Tanya Raga ke Nia.


"Untuk apa?."Jawab Nia dengan rasa penasaran.


"Udahhh ,dimana kamu letakkan HP kamu?." sambil mencoba membongkar seleruh lemari kamar Nia.


"Eitss....tunggu sebentar.Bukankah HP itu adalah barang private aku yang tidak semua orang boleh memegangnya kecuali dengan seizin aku?." Berusaha mencegah gerak Raga.


Raga pun menghiraukan pertanyaan Nia,dia masih terus mencari dan akhirny Raga mendapatkan HP Nia.


"Nah akhirnya kamu ketemu juga.Ehh..pake password segala lagi.Nia apa passwordnya?."Sambil mengarahkan HP ke Nia.


"Nggak,aku nggak mau kasih tahu."Nia coba memalingkan wajahnya.


"Oke baiklah jika itu mau kamu.Sini kamu!."Raga mencoba mendekati wajah Nia tetapi dengan perlahan Raga hanya ingin mengancam saja.

__ADS_1


"Eh eh...Kamu mau ngapain?."Dengan raut muka yang mulai takut,kalau Raga menc\*\*m dia.


"Makanya,kalau nggak berani kasih tahu passwordnya dulu dong."Dengan tertawa bahagia.


"232323,,,."Jawab Nia singkat.


"Eitss...tunggu dulu bukankah ini tanggal pernikahan kita?."Tanya Raga.


"Apaan sih."Nia mencoba ingin melarikan diri dari hadapan Raga.Nia bingung harus jawab apa,kalau memang pada kenyataanya memang tanggal pernikahan mereka.


Tak lama kemudian,Raga keluar dari kamar Nia dan memberikan HP ke Nia.


"Mulai sekarang yang antar jemput kamu itu aku ya,aku sudah menelpon Wahyu.Dan bilang bahwa mulai sekarang dia tidak perlu repot-repot lagi antar jemput kamu."Raga mencoba menjelaskan.


"Oh jadi kamu memamg beneran suka yah sama Wahyu?."Tanya Raga yang muka semulanya sangat enak jika dipandang dan tiba-tiba berubah menjadi seseorang yang menakutkan.


"Bukan seperti itu Raga."Nia ingin mencoba menjelaskan tetapi sulit kalau berursan dengan Raga.


"Oke,jika itu mau mu.Cepat masuklah ke Mobil."Dan Raga langsung masuk kemobil dan tidak berbicara lagi di dalam mobil.

__ADS_1


Suasana menjadi hening,tiba-tiba Raga kelihatannya sangat marah.Dia sedikit menaikkan kecepatan mobilnya sampai-sampai Nia takut dengan Sikap Raga sekarang.


"Raga,tolong jangan diamkan aku seperti ini.Aku akui aku salah tapi,jangan please lah jangan mudah ngambekan.Kita ini sudah dewasa bukam anak kecil yang masih pacaran."Jelas Nia.


Tanpa menjawab pertanyaan Nia,Raga langsung merem mobilny secera kejut dan mulai memakirkan mobilny dipinggir taman kota.


"Mau kamu apa?."Tanya Raga sedikit ketus.


"Aku tidak mau apa\-apa kok.Aku hanya ingin kamu bersikap secara dewasa dan bukan seperti anak kecil begini."


"Anak kecil yah...ha ha ha..."mencoba tertawa devil.


"Kamu kenapa sih Ga.Kamu udah berubah banget. dan lagi........."Nia mulai menyampaikan uneg"nya panjang kali lebar.


Tiba-tiba Raga langsung memeluk Nia.


"Maafkan aku."sambil mengelus kepala Nia.


Setelah selesai menenangkan Nia,Raga langsung menyetir mobilnya dengan agak pelan dan tidak seperti tadi.

__ADS_1


Nia bingung dengan sikap Raga yang berubah seperti ini.Apakah Raga sudah menyukainya?


Tapi,lebih baik aku akan menyimpulkan kalau Raga sudah memberitahu isi hatinya kepadaku secara langsung.


__ADS_2