Sekarang Kamu Milikku

Sekarang Kamu Milikku
Dia Pergi Lagi!


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 01.00 WIB ,yang berarti menunjukkan subuh.Tiba-tiba suara HP Raga berbunyi.


...Drettt..Drettt...Drettt...


Raga pun belum sadarkan diri, lalu HPnya masih terus berbunyi hingga tiga kali.Tertulis nama sayang kekasihnya Raga yang menghubunginya waktu dini hari.


...Dretttt...Dretttt...Drettt...


..Tdretttt....Dretttt..


Lalu Raga pun mengangkatnya.


"Halo,siapa?".Tanya Raga yang merasa terganggu apabila ada orang yang menghubunginya disaat dia sedang tidur.


"Sayang,aku sakit.Temani ak tidur malam ini." Dengan nada manjanya.


"Apa,kamu sakit kenapa sayang?." Raga sedikit menjauh untuk menelpon agar tidak membuat Nia terbangun dan mengetahui dia sedang bertelponan dengan kekasihnya.


" Nggak tahu nih,tiba\-tiba badan aku panas.Aku demam kayaknya yang." Dengan nada sok polosnya.


"Ok ok aku akan segera kerumahmu.Kamu mau ak bawakan apa sayang".Dengan nada khwatirnya.


"Cukup kamu datang saja aku akan sembuh kok sayang."Dengan tersenyum jahat.


"Ok,aku akan buatkan kamu bubur yah.Tunggu aku oke sayang."Langsung bergegas kebawah untuk memasakan bubur,lalu setelah buburnya sudah matang Raga langsung pergi ke kamar mengambil kunci mobilnya.Lalu, Raga pergi tanpa memberitahu Nia.

__ADS_1


Nia yang dari tadi terbangun akibat suara HP Raga yang bergetar dengan sangat kuat,sehingga dia terbangun lalu mendengarkan semua perkataan mereka.


Nia pun tidak bisa menahan lagi air mata kesedihannya,suami dia mencintai wanita lain.


"Raga tak pernah memperlakukan aku sedemikian itu".eluhnya dalam hati.


"Raga tak pernah sekhwatir itu dengan aku apabila aku sakita, tadi malam aku tidak dibuatkan bubur olehnya.Tapi mengapa? mengapa? Bertanya kepada batinnya sambil menangis terisak-isak.


Padahal Nia hari ini sangat senang melihat Raga sudah dua hari ini pulang kerumah.Tapi Nia tak tahu mengapa Raga pulang kerumah mungkin Nia hanya di jadikan cadangan Raga di saat Raga bosan dengan kekasihnya.


" Dasar cowok br*ngs*k, apakah tidak ada hati dia ..huhuuhu...."Sambil mengelap air matanya sesekali.


"Aku benci kamu Ga."Memukul bantal berkali-kali.


"Aku sadar memang aku tak layak kau cintai,aku sadar memang kau tak akan bisa menerima dan mencintai aku.


Bodohnya ak kenapa bisa berharap Raga dapat menyayangi dia."Sambil terus memukul-mukul bantalnya.


Setelah lelah menangis beberapa jam akhirnya Nia pun tertidur.


***


Tiba-tiba Nia tersadar dari mimpi buruknya bahwa dia harus kehilangan anaknya. Walaupun Nia belum memiliki anak sih.


" Jaaaangannnn....Jang..."Nia berteriak dengan kencang.

__ADS_1


"Kamu kenapa Nyonya."Pembantunya Raga Segera menyadarkan Nia dari mimpi buruknya.


"Nggak kenapa-kenapa kok bi."Jelas Nia seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


"Loh,kok mata nyonya sembab.Memang tadi malam nangis seharian?" Tanya pembantu Raga.


"Nggak kok bi,biasa mungkin kelilipan terus ak kucek deh". Jwab Nia.


"Oh ya bik,Tuan Raga udah pulang?."Tanya Nia.


"Saya kurang tahu Nyonya,soalnya saya baru sampai.Tetapi,sya tidak melihat mobil Tuan Raga di garasi."Jelas pembantu Raga.


"Ok makasih ya,Bik."Kembali tidur lagi.


"Nyonya mau sarapan apa?Nanti bibik buatkan."Tanya pembatu Raga.


"Nggak bik,ak lagi tidak mood makan."Dengan nada datarnya dan menutupo wajahnya yang bengkak dengan selimut.


"Nanti kalau nyonya lapar, bilang ke Bibik ya nya." Jelas pembantu Raga.


" Ok bik,makasih ya."Mencoba tersenyum.


"Ok nyonya,Bibik pergi dulu mau beres\-beres."Pergi meninggalkan Nia.


#Hai hai holla para readerss ku tersyang,jangan lupa like dan komen yahh😊makasih udah mau baca novel author yg masih banyak kekurangannya.Author menerima Kritik dan saran kalian😊😇

__ADS_1


.


__ADS_2