
Sudah hampir tiga hari lebih Raga jarang mengunjungi Astrid.Astrid pun bingung dengan sikap Raga yang tiba-tiba berubah kepadanya.Lalu Astrid langsung menelpon Raga.
"Ga,hari ini aku kamu kesini.Ada hal yang ingin aku bicarakan kepada mu."Astrid langsung memutuskan sambungan telponnya tanpa sempat Raga bertanya.
Tak lama kemudia Raga datang kerumah Astrid.Entah apanyang dilakukan oleh Astrid tiba-tiba Astrid memeluk Raga.
"Ga, aku sangat rindu kamu yang dulu.Kenapa kamu menghilang selama beberapa hari.Apakah kamu perempuan sialan itu telah merebut kamu dari aku?."Jelas Nia pada Raga saat dipelukan Raga.
"Bukan begitu sayang,Nia tidak pernah ingin merebut aku dari kamu.Hayolah come on baby."Jawab Raga dengan melihat mata Astrid.
"Hari ini adalah milik kamu,maaf yaaa... sudah buat kamu khawatir .Hari ini kita jalan yok,aku antar kamu kemana pun sampai sedihnya sayang ku hilang."Jelas Raga yang dengan penuh senyum kepalsuan sebenarnya entah apa yang dia rasa berat sekali untuk meninggalkan Nia di rumah sendirian tetapi,dia harus berusaha menyenangkan Astrid agar tidak ketahuan bahwa rasa cinta Raga ke Astrid mulai sedikit berkurang.
"Oke,bentar aku ganti baju dulu ya sayang."Dengan nada kegirangan.
(Syukurlah Raga masih mencintai dia)Gumam Astrid dalam hati.
Setelah setengah jam berdandan,Raga dan Astrid pun mulai menelusuri kota untuk berkeliling.
"Sayang,Aku mau nonton."Tanya Astrid dengan nada manja.
__ADS_1
"Iya apa sih yang nggak buat kamu sayang."Sambil memegang tangan Astrid.
Setelah selesai menonton.
"Sayang kita mau kemana lagi?"Tanya Raga ke Astrid.
"Kita keee....Pantai aja yang."Sambil menunjuk sedikit ke arah depan.
"Oke,siappp boss."Dengan mengarahkan kemudinya.
Setelah hampir seharian full berkeliling berduan dengan Astrid,Raga mengajak Astrid untuk pulang kerumahnya.Setelah sampai dirumah Astrid.
"Ehhhmmm...Sayang."Astrid memegang tangan Raga lalu,mencoba ingin mecium Raga.
"Eh..."Lalu Raga terkejut dan mencoba menghindar.Tidak seperti biasanya.Biasanya Raga yang selalu memulai duluan tetapi,akhir-akhir ini Raga mulai berubah.
"Maaf sayang,aku tidak bisa."Jelas Raga sambil ingin keluar dan membukakan pintu mobil untuk Astrid.
"Sayang,kamu sudah beruba!"Lalu Astrid langsung pergi meninggalkan Raga dengan air mata bercucuran di mukanya.
__ADS_1
Raga mencoba mengejar Astrid tetapi tidak bisa,lalu Raga menghubungi Astrid dan ingin menjelaskan semuanya tetapi selalu saja Astrid menolak panggilan Raga.Raga duduk di depan rumah Astrid dan meminta Maaf atas apa yang dia lakukan di mobil tadi.
Tiba-tiba ada seseorang yang membukakan pintu,ternyata benar itu Astrid.
"Aku akan memaafkan kamu,asal kamu malam ini menemani aku."Jelas Astrid.
"Baiklah sayang,apapun akan ku lakukan asal kamu mau memaafkan aku."Jawab Raga.
Saat Astrid masuk ke dalam,Raga mengambil HPnya di dalam mobil dan menelpon Nia.Raga tak ingin Nia menunggunya pulang sebab dia harus menemani Astrid.
.....Tutttttt...tuttttt.....
Lalu Nia pun mengangkat telpon dari Raga.
"Halo,Nia maaf malam ini aku tidak bisa pulang."
Nia langsung tertegun,dan tidak bisa berkata apa" lagi sebab Nia tahu kalau Raga berada dirumah Astrid kekasihnya.Nia sadar ternyata memang Raga tak benar-benar bisa sampai kapanpun menyukai dia.
"Oke!"Lalu Nia langsung menutup telponnya tanpa berkata panjang lebar lagi.
__ADS_1
Lalu Raga masuk dan menyusul Astrid untuk menemani Astrid malam ini.