
Setelah sampai dirumahnya Astrid mulai menghubungi Raga,Astrid sangat sangat yakin bahwa perkataan Raga tadi hanya lelucon.Mungkin Raga sedang sakit atau butuh kasih sayangnya.
....Maaf,nomor yang anda tuju tidak bisa dihubungi...Tuttt.
"Aahhh,,hayolah sayang,kamu tidak benar kan please."Astrid mulai menghubungi Raga berulang kali tetapi,tetap saja tidak bisa.Begitu kesalnya Astrid dengan sikap Raga yang sudah tidak menunjukkan sayangnya lagi kepadanya.
Dahulu,Raga rela melakukan apapun kepada Astrid.Raga rela melakukan apapun tapi!Sekang apa yang dia lakukan.
"Raagaaa!!" Astrid mencoba terus memukul bantalnya tak karuan lagi.
"Baiklah,besok saya harus harus menemui Raga bagaimana caranya apapun itu."Setelah itu,Astrid mulai melelapkann matanya.
***
Setelah itu,Raga mulai mengubungi Nia,Raga ingin memberi tahu kepada Nia bahwa sekarang Raga sangat sangat mencintai Nia.Apapun akan dia lakukan asal Nia bahagia.Nyawa pun akan dia serahkan asal istrinya kembali kepada Raga.
Setelah beberapa kali gagal,akhirnya Raga memutuskan untuk mengunjungi rumah yang dulu pernah dia kunjungi yaitu bibi Nia.Rumah itu memang jauh dari permukiman kota.Memang,daerah sana sangat sejuk jika untuk mengistirahatkan hati yang sedang terluka.
Entah apa yang membawa Nia ingin pergi kesana.Apa yang dia kerjakan Nia pun tidak tahu.Tiba-tiba,Nia mendengar suara Mobil berhenti.Tenyata benar itu Raga suaminya Nia.Nia paham pasti,Raga ingin memberikan semua surat percerainnya.Lalu,Nia coba menghampiri Raga dan menunyuruhnya untuk masuk.
__ADS_1
"Masuklah."Ajak Nia.
"Baiklah,"Jawab Raga.
"Silahkan duduk,mau minum apa?"Tanya Nia.
"Tak usah."Jawab Raga singkat.
"Mana surat-suratnya."Tanya Nia.
"Surat apa?"Jawab Raga.
"Ohh,jadi kamu memang ingin bercerai dengan aku?Apakah tidak ada perjuangan kamu?Apakah kamu tidak mencintakku dan melupakanku dalam waku sesingkat ini?"Tanya Raga dengan keras.
"Maksud kamu apa sih Ga,to the point aja deh.Jangan bertele-tele aku benci itu."Jawab Nia.
"Baiklah,kedatangan aku kesini aku sudah memutuskan untuk memilih kamu,dannn aku sudah putus dengan Astrid."Jawab Raga.l dengan tegas.
"Apa?kamu serius Ga?"Nia tidak percaya dengan semua ini.
__ADS_1
"Kamu mau bukti apa?"Raga mulai mendekatkan wajahnya kepada Nia.
"Ha,aku nggak perlu bukti kok.Cuma cuma."Nia gugup dengan rasa tidak percayanya.
"Oke."Jawab Raga singkat.
Tiba-tiba Raga mencium Nia,dengan penuh cinta.
Betapa terkejutnya Nia,dengan sikap Raga yang secepat itu,dan tanpa seizin dia.Tetapi jujur Nia senang dengan apa yang dilakukan Raga tadi.Nia belum pernah merasakan Ciuman yang setulus itu.Raga belum pernah menciumnya,walau pasti Nia tahu bahwa Raga sering melakukan itu dengan Astrid.
"Ini pertama bagiku."Jelas Nia.
"Apa pertama?mau lagi?biar jadi yang kedua gitu atau bahkan 100 kalinya."Ledek Raaga pada Nia.
"Apakah kamu belum pernah ciuman satu kalipun sayang?"Tanya Raga.
"eeWhatt?Apa kamu panggil aku sayang?"Tanya Nia dengan sedikit melongo.
"Iya sayang kenapa?Nggak suka?"
__ADS_1
"ehh bukan bukan"Nia bingung dengan sikap Raga yang berubah 180 derajat.Biasanya panggil Na sekarang sayang dan lebih parah dia mencium aku dan telah merenggut ciuman pertamaku.Tetapi Nia senang sekali bahwa cintanya sekarang tidak bertepuk sebelah tangan lagi.