
Pagi yang sangat indah, sinar matahari mulai naik kepermukaan membuat cahayanya menembus hordeng jendela Nia. Sehingga membuat Nia merasakan sesuatu yang hangat di matanya.Hari ini Nia tidak bekerja soalnya hari libur.Tak lama HP Nia berbunyi.
Ada notif pesan dari Wahyu,yang ingin mengajaknya untuk pergi jalan untung menghilangkan kesedihan Nia.
...Tdrettt..Tdertttt...
Lalu Nia pun membuka pesan dari Wahyu.
'Nyakk,kuy lah hari ini kita keluar,please.Aku bosan dirumah.'
'Oke,Yu.'
'Oke,nanti aku jemput yah."
'Oke.'Nia pun membalas pesan penutupnya.
Setelah itu,Nia bangkit dari tempat tidurnya untuk mencuci muka.Lalu,Nia membuka Tv dan menonton film kesukaannya dan sarapan pagi dengan nasi goreng spesial buatan bibik kesayangannya.
Sekitar pukul 13.00 WIB, Raga pulang kerumah.Dia berniat untuk tidur malam ini dirumah.Sebab Astrid keadaanya mulai pulih.Tiba-tiba terdengar suara Raga yang menyapanya membuat Nia terkejut.
"Lagi ngapain kamu?."Gumam Raga sambil mengambil Nasi Goreng Nia.
"Apaan sih kamu."Nia pun hanya menjawab dengan singkat dan ketus. Nia tidak memperdulikan keberadaan Raga.
"Yaelah,kamu masih marah ya Nia."Mengembalikan Nasi Goreng Nia.
"hems..."Jwab Nia singkat.Nia malas untuk berbicara panjang lebar pada Raga.
"Maaf deh maaf,aku sadar kesalahan kemarin merupakan kesalahan yang sangat patal.Aku sudah mencarimu tetapi kamu tidak ada.Memang kemarin kamu kemana sih?."Tanya Raga.
__ADS_1
"Nggak,nggak kemana\-mana."Jelas Nia.Padahal Nia ingin nangis depan Raga,dia ingin memaki lelaki itu dan meluapkan seluruh isi hatinya saat ini.\("Enak saja dia tinggal minta maaf saja,dia tidak punya hati apa?\)Jelas Nia dalam hati.
"Oke,kalau kamu masih marah.Fine!" Raga pun pergi meninggal kan Nia masuk ke kamarnya.
"Oh ya,kamu pindah kamar ya?" Tanya Raga lagi ke Nia.
"Ehe.."Jelas Nia singkat.
"Kenapa?Kamu udah bosan tidur sama aku?".Tanya Raga.
"Nggak,bosan dengan suasana kamar."Jelas Nia dengan singkatnya.Padahal Nia berusaha menyembunyikan rasa cemburu dia saat ini,Nia takut jika terus satu kamar akan membuat Nia semakin mencintai Raga.
"Oke,nanti kalau udah kangen sama aku balik kamar kita lagi ya."Jawab Raga dengan sedikit bercanda.
"Never and Never!."Jelas Nia sedikit tegas.
"Apaan sih."Jelas Nia sedikit ketus.\("Oh kamu baru sadar ya Ga,kita suami istri lantas dimana letak hubungan layaknya suami istri?."Gumam Nia dalam hati.
Tak lama ada suara klakson mobil,HP Nia pun berbunyi.
"Halo Nyak,kamu udah siap?".Tanya Wahyu.
"Kamu udah sampai Yu,masuk Yu.Aku ganti baju dulu yah."Jelas Nia.
Tak lama Wahyu pun menunggu didepan ruang tamu.
Raga pun keluar dari kamar untuk mengambil makanan.Lalu,Raga pun melihat ada seorang lelaki yang ada diruang tamunya.
"Eh kamu temannya Nia ya?." Tanya Raga dengan nada sedikit cemburu.
__ADS_1
"Eh iya,kamu udah pulang Ga."Tanya Wahyu sedikit kesal.
"Iya,kalian mau kemana?."Tanya Raga dengan Ragu.
"Nggak,mau keluar.Aku izin sama kamu untuk mau mengajak Nia jalan hari ini."Tanya Wahyu.
"Nggg..."Baru Raga ingin menyampaikan ketidak setujuannya tetapi, Nia sudah selesai berganti pakaian.
"Yok Yu, aku sudah siap."Sambil mengajak Wahyu untuk keluar dan tidak menghiraukan Raga.
"Eh eh eh...Kamu mau kemana,aku kan belum izinin kamu untuk jalan sama Wahyu mu itu."Dengan menarik tas Nia.
"Yok yu."Nia langsung pergi dan tidak sama sekali menggubris pertanyaan Raga.
Setelah sampai ditempat yang mereka ingin tuju,Wahyu memberikan Nia bunga.Betapa senangnya hati Nia.
"Andai yang memberikan bunga itu Raga."Gumam Nia dalam hati.
"Oke,makasih yu."
"Iya sama\-sama Nyak."😊
Merekapun asik mengelilingi taman dan menikmati pemandangan disekeliling mereka.
"Terima Kasih Yu untuk hari ini."Dengan melihat kearah Wahyu.
"Sama\-sama Nyak."Jwab Wahyu kepada Nia.\("Andai Nia menerima dia sebagai suaminya,Wahyu akan lebih lebih lagi memberikan apapun yang dia punya demi kebahagian Nia."\)
Dan merekapun menikmati pemandangan yang sangat menyegarkan di mata.
__ADS_1