
Hari ini adalah pagi yang sangat menyenangkan.Kicauan burung dan matahari yang mulai menyilaukan mata Raga membuat Raga terbangun dari mimpi indahnya.Betapa senangnya hati Raga pagi ini.Hari ini,Raga mau menjemput Nia kembali.Tetapi,Raga harus tanya dulu dengan Nia,apakah dia ada dirumah atau sudah bekerja.
Sesaat,Raga mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Nia,berharap Nia ada dirumah saat ini.Mungkin jika Nia menjawab pagi ini dia ada dirumah,mungkin dia langsung akan datang menjemput Nia dirumahnya.
"Halo,Sayang hari ini kamu tidak kerjakan?"Tanya Raga pada Nia.
"Iya,kenapa?"Tanya Nia balik ke Raga,karena Nia bingung tumben sekali sejak mereka lagi marahan Raga belum sama sekali menghubungi dia.
"Oke."Jawab Raga singkat,tanpa menjelaskan apa maksud dan tujuan dia menelpon.
Tak lama setelah selesai menghubungi Nia,Raga langsung mandi dan berdanda layaknya anak remaja yang mau malam mingguan dengan pacarnya,You know lah.Setelah selesai,Raga langsung naik ke mobil kesayangannya.
Di perjalanan,Raga selalu tersenyum-senyum sendiri jika membayangkan mereka pertama kali bertemu,menikah,hingga akhirnya Raga mulai jatuh cinta kepada Nia.Perasaan Cinta Raga kepada Nia mengalir begitu saja,tanpa dia tahu kapan munculnya.
Setelah beberapa Jam,Akhirnya Raga sampai di depan rumah Nia.Kemaren memang Nia hanya minta diantar sampai gang saja,tetapi pada saat dia kelaparan Nia menunjukkan jalan Gangnya yang bisa dimasuki oleh mobil.
Ketika sampai di depan halaman rumah Nia,Raga mulai melihat ada sebuah mobil yang sedang terparkir di depannya.Otomatis Raga tidak bisa lewat.Lalu,Raga berinisiatif untuk turun dan jalan kaki saja.Betapa terkejutnya Raga melihat yang ada dirumah Nia itu adalah Wahyu,teman kerja Nia.
"Eh Mas Raga,sudah sampai.Masuk dulu Mas."Nia menghampiri Raga untuk mempersilahkan dia masuk kerumahnya dan mengajak Raga untuk berbincang pula dengan Wahyu.
__ADS_1
"Oke."Jawab Raga singkat dan mengikuti langkah Nia dari belakang.
"Mau minum apa Mas?"Tanya Nia pada Raga.
"Teh aja boleh."Jawab Raga.
"Oke,baiklah.Tunggu sebentar ya."Sahut Nia.
Sementara melihat Nia sedang ke dapur,Raga mulai melirik ke Wahyu.
"Kamu ngapain sih bertemu dengan istri orang?"Tanya Raga dengan nada yang sedikit berdelik.
"Terlalu kepo kamu."Jawab Wahyu singkat.
Tiba-tiba Nia datang menyuguhkan secangkir teh manis yang mayan masih panas😊.
"Kalian tadi asik berbincang apa?" Tanya Nia.
"Dia kenapa di sini sih sayang?"Tanya Raga yang ketus.
__ADS_1
"Nggak,dia lagi gabut aja dirumah.Jadi kusuruh dia main aja disini.Kan kamu juga ada Mas."Jawab Nia yang mencoba menjelaskan.
"Sudahlah,aku muak melihat wajah lelaki ini.Sekarang aku mau pulang."
"Loh,kok gitu sih jadinya.Tunggu dulu Mas."Jawab Nia singkat sambil menyuruh Raga berhenti.
Tetapi,akibat rasa cemburunya itu membuat Raga tidak mendengarkan perkataan Nia lagi.Dia berjalan sesuai dengan egonya.
"Dasar,lelaki perebut istri orang."Ketus Raga pada saat di mobil.
Betapa kesalnya Raga dengan sikap Wahyu tadi,seolah-olah dia menang bisa di bela oleh Nia.Kesalnya Raga pada Wahyu membuat hari-hari Raga badmood sepanjang hari.Yang tadinya Raga mood bangett mau jemput Nia eh gagal akibat adanya Wahyu.
#Hola para readerss ku,oh ya jangan lupa Like,Komen dan kasih love yahh😘😘😘Syukron dah mampir.
Eitss author lupa,jangan lupa baca novel dan story chat author tahhh
1.Wanita Terhebatku
2.Pertama bagi Nara
__ADS_1
3.Misteri kamar sebelah
4.Cerita Hidupku!😊