Sekarang Kamu Milikku

Sekarang Kamu Milikku
Membujuk


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 00.01 WIB tetapi mata Nia masih saja tidak mau terlelap,Nia ingin rasanyan tidur sesegera mungkin.Sebab ada Raga tidur disampingnya.Raga juga belum tertidur Nia bisa merasakannya.


"Sayang,kenapa kamu belum tidur?"Tanya Raga pada Nia.


"Entahlah."Jawab Nia singkat.


Raga tidak bisa terima dengan jawaban Nia,Raga sudah berulang kali meminta maaf dan menunjukan cintanya pada Nia.Tetapi,tetap saja Nia kekeh untuk menjauh.


"Sayang,sekali lagi aku minta maaf.Aku sadar aku salah!,aku sadar aku bodoh dan aku sadar aku bukanlah manusia sempurna dimata Tuhanku."Jelas Raga pada Nia.


"Mas,aku sudah memaafkan kamu.Aku sudah tidak mengingat dan bahkan mengungkin masalah yang sudah berlalu,bagiku masa depan adalah tujuanku."Jelas Nia.

__ADS_1


"Tetapi,kenapa kamu masih sedingin ini?"Sanggah Raga.


"Aku tidak dingin mas,tetapi hati kamu yang terlalu canggung dengan sikapku yang berubah setelah aku pergi,kemana kamu dulu?dulu aku selalu mengejarmu,mencari perhatianmu,ini hati mas bukan batu yang diam saja saat disakiti dan di puja saat dia butuh dan sudah merasa kehilangan."Jelas Nia yang mulai berderai air mata di balik selimut.


Setelah percekcokan yang sedikit dari Raga dan Nia,Raga mulai pasrah dengan Nia.Raga sudah capek untuk harus bagaimana lagi membuktikan bahwa dia sekarang berbeda dengan Raga yang dulu.Raga yang sekarang ada untuk Nia dan Hanya Nia.


"Baikah jika itu maumu,jika kamu tidak ingin melihatku lagi,berbicara dengan ku lagi,bahkan melihatku sedikitpun kamu tidak mau.Jika kemunduranku membuatmu bahagia akan aku lakukan mulai malam,waktu,saat dan detik ini.Aku izin untuk pulang malam ini"Jelas Raga yang mulai beranjak di kasur.


"Kamu ternyata tidak bisa romantis dan manjain aku,seharusnya kamu membujuk aku untuk tetap tinggal dihatimu,bukannya malah give up.Aku benci kami Ga.Aku ini perempuan Ga!Aku ingin di manja pada saat aku marah sedih,suka duka,senang dan di saat aku menguji kesetian mu Ga.Dan sekarang aku sadar dengan kemunduran dirimu yang tak ingin memperjuangkan cinta kita lagi,aku sangat-sangat sadar ternyata aku memang tidak akan pernah bernilai spesial di matamu.Aku tidak tahu siapa yang bisa masuk ke hatimu seutuhnya.Jelas Nia.


"Aku yang disini berjuang sendiri,kamu ingat itu!"Dengan nada kesalnya.

__ADS_1


"Apa kamu bilang?kamu yang berjuang sendiri?Mas sudah hampir bebrapa kita menikah dan kamu masih jalan dan menjalin hubungan dengan Pacarmu.Istri mana yang tidak sakit mas?"Jelas Nia,yang mulai terisak nangis.


"Oke oke oke."dengan menundukkan kepalanya sesekali.


"Mas,malam ini mungkin memang takdir yang tidak memungkinkan kita untuk bersama lagi.Aku ingin hidup bersama keluarga kecil kita sayang,Mas Raga jika keputusan ku ini menyiksamu aku rela kau pergi dengan lelaki lain.


"Mas,jangn pergi tinggalin aku."jelas Nia yang menahan pintu rumahnya agar Raga tidak pergi.


"Aku rindu,sangat-sangat rindu nanasku."Cengir Nia di hadapan Raga.


"Raga dan Nia mulai masuk di hotel,Raga ingin menjadi seseorang yang menjadi pemyelamat hidupnya."

__ADS_1


Saya pamit,bukan untuk pergi saya ingin kembali.


__ADS_2