Sekarang Kamu Milikku

Sekarang Kamu Milikku
Mengikuti


__ADS_3

Saat jam sudah menunjukan pukul 17.30 WIB,Nia segera mengajak Raga untuk pulang kerumah kontrakannya sebentar.


"Mas,ayokk jadi nemenin nggak?Soalny sudah sore nih."Ajak Nia pada Raga yang masih sibuk di dalam kamar merapikan rambutnya.


Memang Raga termasuk lelaki yang sangat teliti dalam penampilannya,pertama saat dia keluar harus menggunakan minyak rambut yang baunya sampai membuat kepala Nia pusing dan yang ke dua atau terakhir saat keluar rumah Raga harus memilih pakaian yang matching dahulu,bisa-bisa membutuhkan waktu beberapa jam.


Di saat aku sudah menikah,aku yang telah mengatur semua pakain yang mana harus dia gunakan saat bekerja,tetapi tidak menutup kemungkinan aku juga membebaskan Raga untuk memilih pakaiannya sendiri.Dengan begitu Raga tidak terkekang.


Di saat Nia sudah ngomel-ngomel panjang kali lebar,Raga baru keluar.


"Sabarrr,ahh kamu sih Yang.Lihat nih rambut aku berantakan kan."Jawab Raga pada Nia yang kesal diomelin terus.


"Kan dari awal sudah aku bilang Mas,aku sendiri saja yang pergi tapi Mas saja yang selalu ngeyel,kalau tahu begini lebih baik aki pergi sendiri pakai taxi saja Mas.Aku capek berantem terus."Jawab Nia yang mulai membanting pintu mobil dan ingin menaiki taxi saja.Nia ingin menghindari percekcokan diantara mereka berdua,sebab Nia sudah capek.


"Eittss. maaf sayang,bukan Mas seperti itu Mas gini-gini demi kamu juga sayang.Mas nggak mau kamu malu dengan penampilan Mas yang kucel,bisa-bisa kamu jauh gara-gara aku bau."Jawab Raga yang mulai menghalangi langkah Nia yang ingin keluar dari rumahnya.


Mendengar itu,Nia mencoba sabar dan mengikuti keinginan Raga untuk pergi bersama Raga.Saat sudah masuk mobil,tak ada satupun yang memulai bicara,entah antara gengsi atau mereka berdua tidak ada topik unfuk mengobrol.


Di sepanjang jalan hanya suara deruan mobil dan motor saja yang terdengar.Saat hampir sudah bebrapa jam Nia mulai memaafkan Raga,dan mencoba beranikan dirinya.

__ADS_1


"Mas,mau makan apa nantinya?Tanya Nia pada Raga.


"Apa aja deh"Jawab Raga singkat.


"Mas,kamu masih marah sama aku?Yaudah kalau kamu marah malam ini jangan harap ak mau bicara duluan lagi."Jawab Nia yang mulai marah kembali.


"Apa sih sayangkuu,udah ah ngambekan nya capek.Aku nggak.bisa tanpa kamu sayang,hidupku hampa kamu tolong paham itu."Jawab Raga yang sudah meminggirkan mobilnya.


"Sayang,hei dengar aku dulu.Aku sayang sama kamu ngerti."Jawab Raga pada Nia.


"Iya mas,maafkan aku."Jawab Nia yang terpaksa harus senyum.


Saat sudah sampai di rumah,Nia langsung turun dan membawa baju-bajunya.Sedangkan Raga menunggunya didalam mobil.


"Mas,buka."Pinta Nia pada Raga.


"Eh iy,sudah sayang."Raga yang sudah terbangun dari tidurnya.


"Yok,Mas."Jawab Nia.

__ADS_1


"Sayang."Panggil Raga pada Nia.


"Apa Mas"Jawab Nia


"Kamu,masih dekat dengan Wahyu?'Tanya Raga pada Nia.


"Saat masih merawat kamu sih,nggak lagi Mas.Soalny sibuk ngurus kamu."Jawab Nia.


"Bagus deh,berarti aku harus buat kamu sibuk urusin aku biar nggak dekat-dekat dengan Wahyu itu lagi.Aku nggak suka itu."


"Apaan sih kamu Mas,hedeh."


Tak lama akhirnya mereka sampai rumah.


Hola guys,jangan lupa baca novel dan chat story aku ya.


1.Wanita Terhebatku


2.Pertama bagi Nara

__ADS_1


3.Cerita Hidupku


__ADS_2