
Hari ini rencananya Raga ingin mengajak aku makan malam di dekat pantai,hari ini Raga memperlakukan aku dengan sangat special.Raga tidak ingin menghabiskan waktu berduaan dengan aku terbuang percuma.Tadi siang Raga sudah membawa aku berkeliling di Pulau Bangka.Aku bahagia sekali.Malam ini aku siap-siap untuk makan malam dengan Raga.Dibawah Raga sudah menunggu aku.
"Sayang,kamu sudah siap belum."Tanya Raga di telpon.
"Sudah kok."Jawab Nia.
Setelah aku sampai di lobby,Raga sudah menyiapkan mobil untuk ke sebuah restaurant.Katanya Raga restaurantny sangat bagus,jadi aku harus menutup mata dulu.Raga sudah menyiapkanny jauh-jauh hari untuk makan malam ini.Aku tidak ingin mengecewakan Raga.
"Sayang,sudah sampai belum?"Tanya Nia pada Raga.
"Sebentar lagi sayang."Jawab Raga yang tidak sabar untuk menunjukannya kepada Nia.
Setelah sampai,Raga mengarahkan Nia untuk menuju meja yang sudah dipesannya.Lalu,Raga membuka perlahan tutupan mata yang ada di mata Nia.Betapa terkejutnya Nia melihat pemandangan nan indah itu.
__ADS_1
"Sayang,pemandangannya bagus sekali."Jelas Nia.
"Iya,dong sayang."
Raga mempersilahkan Nia untuk duduk,disana pemandangannya yang indah dan hanya ada mereka berdua.Raga sengaja membooking tempat itu,hanya khusus untuk Nia.
Tiba-tiba di suasana kebahagian Nia,Astrid datang dan menampar Nia.Betapa terkejutnya Raga dengan sikap Astrid.
"Hei,kamu perempuan perebut pacar orang.Jangan sok kecantikan yah."Astrid menumpahkan minuman diatas kepala Nia.
"Jalan pak ke hotel xc."Suruh Nia.
"Baik non."Jawab pak supirnya
__ADS_1
Setelah selesai memaki Astrid,Raga berusaha mencari Nia yang entah pergi kemana,Raga sudah berusaha untuk menghubungi Nia tetapi selalu saja di tolaknya.
Raga kembali ke tempat parkiran dia sudah tidak melihat mobilnya lagi,lalu Raga memesan Taxi dan menyuruh Bapak Taxi untuk kembali di hotel.Setelah sampai di hotel.
"Hei,sayang.Maafkan perilaku Astrid tadi.Dia masih tidak bisa menerima keputusan aku untuk pergi meninggalkan dia."Jelas Raga.
"Sayang,jika kalian masih saling mencintai dan kau juga masih ada perasaan kepadanya tak apa aku bisa sadar diri dan mundur sendiri."Tanpa menatap Raga.
"Hei hei ,maksud kamu apa sayang?"Tanya Raga dan mulai membalikkan badan Nia untuk menatap dia.
"Aku capek Mas."Jelas Nia dan menuju kasurnya.
"Tapi.."Perkataan Raga terhenti,Raga harus sadar bahwa Nia juga butuh kesendirian untuk menenangkan dirinya.
__ADS_1
Setelah larut malam,akhirnya Raga masuk ke kamar dan melihat Nia yang sudah tertidur dengan gaunnya.Nia tidak sadar lagi dengan apa yang terjadi hari ini.Bagi Nia hari ini adalah hari yang sangat melelahkan hatinya.Dimana ia di tampar oleh mantan pacar suaminya.
Raga bingung harus bagaimana,tetapi Raga masih sangat mencintai Nia.Raga akan berusaha meyakinkan kepada Nia,bahwa sekarang dirinya dan hatinya sudah milih Nia seutuhnya.Memang sulit untuk menyakinkan Nia sekarang.Raga akan memperbaikki segalanya saat pulang dirumah mereka.Raga ingin pindah dari kota yang tidak ada Astridnya lagi.Raga ingin hanya hidup berdua dengan Nia saja tanpa harus ada gangguan dari siapapun