Selingkuhan terbaik

Selingkuhan terbaik
dendam


__ADS_3

vika mencoba memberikan kesan pertama pada ayla dengan bersikap baik dan ramah kepadanya.


agar semua rencananya itu berjalan mulus. meskipun ayla bersikap sedikit ketus kepadanya.


"oh iya ngomong ngomong, lo kuliah di kampus itu juga ya?" tanya vika pada ayla sambil menunjuk gedung kampusnya yang berada di sebrang jalan.


"kok tau?"


"tau dong, kan gue juga kuliah disitu, tapi gw ambil jurusan sastra."


"oh" jawab ayla singkat.


merasa dirinya sedikit di acuhkan, vika tetap berusaha untuk menjadi teman baginya. mungkin lebih tepatnya TTM (Teman Tapi Musuh).


"oh iya kalo boleh tau, lo sendiri ambil jurusan apa disana?"


belum juga ayla menjawab pertanyaannya, tiba tiba ponselnya berdering. dan tertera nama arsen yang melakukan panggilan itu.


"**aku di cetarbaks sen."


"iya aku sendirian aja nih. tapi sama orang asing sih di depanku."


"iya aku tunggu disini ya sen. dah sayang**."


vika tercengang mendengar percakapan ayla dan pacarnya lewat telepon. ternyata benar, dugaannya semakin kuat saat ayla menyebut nama "sen" yang berarti "arsen". dan yang lebih menyebalkan lagi, ayla memanggilnya SAYANG!


rasanya saat itu vika hampir saja ingin menangis karena rasa cemburunya kepada ayla yang bisa memiliki arsen saat ini, sedangkan ia tidak.

__ADS_1


namun vika harus tetap berusaha tenang di depan ayla. agar tidak ada timbul kecurigaan diantara mereka.


setelah mendapat telepon dari arsen, ayla segera menghabiskan minuman yang ia pesan. lalu setelah itu ia langsung bangkit dari tempat duduknya dan bergegas keluar.


" sorry gue duluan ya."


"eh -- hmm iya deh. eh tapi by the way nama gue vika. lo siapa?"


"ayla" jawabnya singkat sambil bergegas keluar


sebenarnya ayla ingin lebih lama berada di dalam cafe itu. karena di luar masih gerimis dan udara cukup dingin saat itu. namun, ayla merasa risih karena ada nya vika. karena baginya, vika hanyalah perempuan aneh yang dari awal memandangnya sinis, seperti terlihat tak suka dengan dirinya. namun setelah itu malah mengajak kenalan sampai vika pindah tempat duduk agar dekat dengannya.


ayla menjadi sedikit takut, karena gelagat vika yang sedikit mencurigakan. karena menurut ayla, sangat aneh bila perempuan mendekati seorang perempuan asing lalu mengajak kenalan. karena sebelumnya, yang sering melakukan itu padanya adalah seorang pria. yang ingin mengajaknya kenalan untuk PDKT.


"apa jangan jangan cewek itu lesbi kali ya? ngapain juga tiba tiba ngajak gue kenalan sampe pindah tempat duduk segala lagi. ah tapi yang benar saja, penampilannya feminim gitu plus dia juga lumayan cantik sih meskipun masih cantikan gue kemana mana" .


gumam ayla dalam hati.


"maaf agak lama nunggunya ya, soalnya susah ngeluarin motor dari parkiran. penuh banget."


kata arsen seraya menyodorkan helm kepada ayla.


"tumben bawa motor, apalagi lagi hujan gini."


"iya mobilku lagi di pinjem mama buat ke rumah eyang. jadi aku ngalah dulu pake motor. nanti kalo hujannya deras lagi kita neduh aja dulu ya di mana kek gitu sambil makan siang."


"iya sayang."

__ADS_1


vika yang masih terduduk sendirian di dalam cafe cetarbaks, masih terus mengamati ayla lewat dinding kaca besar cafe itu. ia sangat memperhatikan ayla tanpa mengalihkan pandangannya ke arah lain sambil mengerutkan dahinya.


matanya terus menatap tajam ke arah ayla yang sedang mengobrol dengan seorang pria yang tak lain adalah mantannya juga. meskipun arsen dan vika tidak pernah punya status pacaran. tapi cara mereka menjalin kedekatan sudah melampaui batas sampai melakukan hubungan intim.


pada akhirnya ayla dan arsen meninggalkan tempat itu. sambil melajukan motornya, ayla memeluk arsen dari belakang sambil menyenderkan kepalanya ke pundak arsen. dan vika pun juga melihat hal itu sesaat sebelum motor yang mereka tunggangi melaju menjauh meninggalkan orang yang diam diam menyimpan rasa sedihnya dalam hati.


tak terasa air matanya vika membasahi pipi. dia merasa tak terima bila orang yang ia sayangi tapi mencintai wanita lain. lalu sambil menyeka air matanya, vika membuka galeri di ponsel nya.


"semoga foto itu masih gue simpan. karena itu adalah senjata pamungkas gue buat hancurin hubungan mereka. lo harus jadi milik gue sen. apapun itu. persetan dengan ayla!"


tiba tiba senyum vika langsung sumringah ketika melihat layar handphone nya. ternyata foto saat mereka berciuman, tepat diambil saat vika mengunjungi rumah arsen yang dimana arsen pun sudah berpacaran dengan ayla.


"nah ini dia, senjata gue. bersyukur di foto ini tertera tanggal dan waktu nya juga. jadi gue gak perlu jelasin lagi kapan gue bercumbu dengan pacarnya. asal lo tau ayla, cowok lo pernah ngelakuin itu sama gue tanpa lo tau."


katanya dalam hati.


setelah menemukan foto itu, vika langsung menelpon seseorang disana


"hallo, gue udah dapet nih fotonya. sekarang tugas lo cari tau nomer kontaknya ayla. Sekarang!"


lalu vika pun langsung menutup teleponnya.


.


.


.

__ADS_1


(ditunggu ya sayang sayangku part selanjutnya, kira kira strategi vika berhasil gak ya?????


oiya dan jangan lupa likes, love and comment nya ya. love u💙💜)


__ADS_2