
seperti sedang tersambar petir di siang hari meskipun pada saat itu sudah malam hari dengan cuaca yang cerah. ayla mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan kepada pacarnya, arsen.
"hah?! coba sekali lagi ulangi ucapan kamu yang barusan ay, kayaknya aku salah denger." sambil memasang telinga nya baik-baik dan mendekat ke ayla.
"aku bilang kita selesai. hubungan kita, tentang kita, impian kita, cukup sampai sini aja sen. aku gak mau menjalin hubungan dengan cowok penipu kayak kamu."
"nggak mungkin ay, kamu bercanda kan sayang, oh, atau jangan jangan kamu lagi nge-prank aku ya? aku kan tau kamu sayang banget sama aku. begitupun juga aku ay. aku cinta sama kamu."
"aku serius sen. aku gak lagi main main soal ini. maaf, aku harus masuk lagi ke dalam. aku harus selesaikan tugas - tugasku dulu."
__ADS_1
ayla langsung berbalik badan meninggalkan arsen, dan melangkahkan kakinya dengan gontai.
"ay tunggu, aku belum selesai ngomongnya sama kamu." arsen menahan lengan tangan ayla untuk tidak meninggalkannya sejenak.
"kenapa kamu nahan tangan aku? apa aku harus mendengarkan semua bualan kamu?"
"kalau bukan duain, apa namanya sen? udah jelas banget foto itu diambil pas kita udah pacaran. dan pasti kamu ngelakuin itu di belakang aku, tanpa sepengetahuan aku kan. kamu jahat sen!"
ayla menarik tangannya kembali dan berlari menghindari arsen yang masih berdiri di ambang pintu memperhatikan ayla meninggalkan dirinya dan langsung mengunci pintu itu rapat rapat.
__ADS_1
"gak mungkin, pasti ayla bakal berubah pikiran. pasti dia ngomong gitu karna lagi marah aja sama gue. kita gak bakal berpisah kan ay, sampai kapanpun. karena gue yakin ay, suatu saat lo bakal jadi pendamping hidup gue."gumam arsen dalam hati sambil duduk terlemas dan meyakinkan dirinya kalau hubungannya dengan ayla bakal baik baik saja.
.
tunggu cerita selanjutnya yaa readersđź’™
untuk kalian yang punya poin, bisa banget loh untuk nge- vote karyaku " selingkuhan terbaik"
biar aku juga bisa lebih semangat menyajikan cerita untuk para readers kesayanganku :*
__ADS_1