Selingkuhan terbaik

Selingkuhan terbaik
kebencian


__ADS_3

tatapan diantara ayla dan arsen tak terlepas sama sekali. mereka masih saling memandang. tanpa ada patah kata sedikitpun yang terlontar dari mulut mereka.


"kalian saling kenal?" kata Lea untuk memecahkan keheningan di antara mereka.


"sorry le, gue mau balik aja ya. bye!"


ayla bergegas pergi tanpa memperdulikan lea yang sedari tadi telah menunggunya datang.


"eh tunggu tunggu ay, kan lo baru sampe. masa udah pulang gitu aja! gue udah nungguin lo lama tau. masa pas baru sampe main balik aja." pinta lea sambil mencegat ayla untuk pergi.


tapi ayla tetap tak memperdulikan lea sedikitpun meskipun ia sudah berusaha untuk menahannya agar tetap bersamanya. karena ayla sudah tidak ingin lagi bertemu dengan mantan kekasihnya yang telah membuat hatinya sangat hancur saat ia mengetahui perselingkuhannya dengan vika.


dan arsen pun juga berusaha untuk menahan ayla agar tidak pergi. ayla yang terus berjalan ke arah pintu keluar, namun tiba-tiba tangannya di genggam erat oleh seseorang dari arah belakang.


"ay, tunggu jangan pergi. aku mohon ay." pinta arsen.

__ADS_1


"mau apa lagi sih lo sen, lepasin tangan gue atau gue akan teriak!"


"silahkan teriak aja ay, disini suaranya bising kok. teriakan kamu juga gak akan ngaruh. atau kamu ikut aku aja sekarang. aku mau bicara sama kamu." sambil menarik tangan ayla agar mengikutinya, ketempat yang arsen inginkan.


"lepas arsen! gue gak mau lagi sama lo. dan gak ada lagi yang bisa kita bicarain. semua udah selesai sen."


"enggak ay, gak ada kata selesai dalam hubungan kita. semuanya belum usai."


"lepasin tangan gue sen!"


arsen yang ingin membawanya keluar ruangan dan terhenti saat Lea memanggilnya.


"arsen, tunggu... kamu mau bawa ayla kemana?"


"gue mau pergi dulu ya sama ayla, oh iya le, gue titip benny ya."

__ADS_1


"enggak! gue gak bakal ikut sama lo ya, dasar br*ngs*k! lepasin tangan gue." bentak ayla.


"udah sen, lepasin tangan temen gue. gue gak tau sebenarnya ada apa di antara kalian. karena gue juga baru pertama kali kenal sama lo sen. tapi tolong, jangan kasar gini ya sama ayla. tolong lepasin tangannya."


"lea, ayla ini mantan gue. gue pengen ngomong penting sama dia, tapi gak disini. karena disini, bukan tempat yang tepat buat gue sama ayla bicara."


"tapi cara lo maksa ayla kayak gitu nyakitin dia sen. apa lo gak liat tuh, tangannya udah merah gitu karena cengkraman lo yang begitu kuat."


arsen langsung refleks melepaskan cengkraman tangannya dari ayla saat melihat tangannya yang sudah memerah seperti yang di katakan lea.


"ehh ma.. maaf ay. aku gak bermaksud-"


"udah sen. udah cukup. mulai sekarang, jangan anggap gue mantan lo lagi. atau anggap aja gue gak pernah kenal sama lo. karena lo itu sebuah kesalahan sen. ayo le, kita pulang aja. gue gak mau ketemu lagi sama cowok itu."


namun kali ini arsen hanya terdiam saat ayla menjauh darinya. ia merasakan sakit di hatinya saat ayla mengatakan itu padanya.

__ADS_1


apakah cinta ini masih bisa di pertahankan? atau harus di lupakan?


__ADS_2