
arsen larut dalam rayuan maut vika. hingga ia lupa diri dengan seseorang yang hatinya harus ia jaga.
semudah itukah benteng pertahanan arsen runtuh untuk menjauhi vika dari dirinya?
malah nyatanya, saat ini mereka sedang bercumbu mesra hingga arsen lupa diri sampai tubuhnya telah menanggalkan semua pakaiannya hingga keduanya pun sudah bertelanjang bulat.
vika duduk di pangkuan arsen, sambil saling membalas lumatan dari bibir mereka dan memasuki satu sama lain.
Kedua kalinya hubungan intim di antara mereka terjadi.
sementara ayla, merasa resah karena arsen tak juga mengubunginya sejak sepulang dari rumahnya. karena biasanya, arsen langsung memberi kabar baik via chat atau telepon saat sudah sampai di rumahnya sepulang dari kegiatan apapun termasuk jalan bareng dengan dirinya.
ponsel arsen tiba tiba berdering saat sedang asyiknya menikmati "permainan" ranjangnya dengan vika.
namun panggilan telepon itu tak di gubris oleh arsen. dia membiarkan hape nya terus berdering.
__ADS_1
"kemana arsenku saat ini? apakah sepulang dari rumahku dia langsung beristirahat? apakah dia sedang mandi,sedang makan atau ada urusan lain? kenapa aku merasa resah sekali seperti ini."
gumamnya dalam hati.
ayla terus bertanya tanya pada hatinya. sudah beberapa kali dia melakukan panggilan telepon dan beberapa pesan masuk untuk arsen namun hingga kini masih belum ada jawaban.
waktu sudah menunjukan pukul 20.30 Wib. hatinya semakin resah. harus kepada siapa aku menanyakan kabar tentangnya?
ayla berusaha memfokuskan pikiran dan pandangannya ke layar laptop di depannya untuk menyelesaikan tugas kuliahnya namun hanya arsen yang selalu ada di pikirannya dan membuat pikiran ayla menjadi bercabang.
"arsen, kamu tau gak?! dari tadi aku resah mikirin kamu. karena gak biasanya kamu gak langsung ngabarin aku setelah kamu pulang dari rumahku.
kamu kemana aja sih? apa ada kesibukan lain yang bikin kamu lupa ngabarin aku?"
karena perbuatan haramnya dengan vika, arsen sampai melupakan kekasihnya tersebut.
__ADS_1
"sungguh bajingan gue ini! kenapa gue bisa sebodoh ini sampe gue bisa bisanya melakukan hal bodoh dengan vika lagi. semoga ayla jangan sampai tau hal ini. gue nyesel, gue bodoh!"
maki arsen dalam hatinya.
"sebelumnya aku minta maaf ay sama kamu. tadi aku abis nemenin kakak sepupuku ke rumah sakit. karena suaminya sedang tugas di luar kota. jadi dia minta tolong sama aku. dan kebetulan tadi aku lupa bawa handphone karena terburu buru ay. maaf ya sayang udah bikin kamu cemas."
arsen mulai membohongi ayla untuk menutupi dosanya yang dia lakukan dengan vika.
"iya gak apa apa sayang. lain kali jangan terburu buru gitu ya sen, aku jadi gak bisa ngabarin dan tau kabar kamu dimana. takutnya kamu kenapa napa tadi."
merasa dirinya telah membohongi pacar kesayangannya. arsen meratapi kebodohannya itu yang telah dia lakukan bersama vika.
"kenapa diri ini bodoh sekali! gampang terpancing dengan rayuan wanita itu. bagaimana kalo hal ini di bocorkan oleh vika kepada ayla. kalau dia sampai tau aku sudah berpacarannya dengannya.
enggak! pokoknya jangan sampai vika menghancurkan hubungan dengan ayla."
__ADS_1