
di sebuah caffe
"mas saya pesan green tea latte 1 ya"
"oke, ada tambahan lagi mbak?" kata waitress yang sedang mencatat pesanan customer nya
"udah itu aja dulu mas"
"oiya pesanan atas nama siapa mbak?" tanya waitress itu kembali
"Ayla"
seketika 3 pemuda yang sedang nongkrong di tempat itu mengenali nama dan suara tersebut.
"Aylaaaaa???????" dengan serempak 3 pemuda itu menyebut nama Ayla
siapa lagi kalau bukan benny, kevin dan Arsen
"waduh gawat nih! sejak kapan ayla ada disini coy?" tanya Arsen ke dua orang teman nya
"jangan jangan ayla denger omongan kita lagi sen, atau dia juga tau kalo lo punya hubungan sama cewek lain juga selain sama ayla?"
namun saat mereka sedang panik paniknya, ada seseorang perempuan cantik yang muncul dari pintu masuk caffe tersebut. dan Arsen lah yang pernama melihat perempuan tersebut.
"astagaaaaaaaa mati gue bro!" kata Arsen dengan nada panik"
Kevin dan benny ikut melihat ke arah pandangan yang di tuju oleh Arsen.
ternyata kedatangan vika yang membuat Arsen seperti orang kehilangan dompetnya. paniknya minta ampun. karena di caffe tersebut lah ada dua wanita yang sedang dekat atau mungkin sama sama menyukai Arsen. "Vika dan Ayla"
Vika yang saat ini masih memendam rasa suka atau mungkin sudah sayang kepada Arsen, tapi sayangnya entah kenapa arsen perlahan lahan menjauhi perempuan yang sudah dekat dengannya selama 1 tahun ini.
Ya memang, Arsen dan vika sudah mulai dekat sejak mereka masih SMA. kebetulan mereka 1 sekolah dan 1 kelas.
Mungkin karena perkenalannya dengan ayla, yang membuat Arsen kepincut perempuan tersebut.
ya meskipun ayla dan vika sama sama cantik. tapi memang body ayla bak model terkenal, dan bisa dibilang lebih tinggi di banding vika. meskipun kecantikan seseorang tidak bisa diukur dari tinggi badan juga ya gaes. karena kecantikan hakiki berasal dari hati yang bersih.
setelah melihat vika yang memasuki caffe dan juga langsung memesan minuman kepada pelayan, saat itu juga arsen kabur dari tempat itu dengan memakai masker buff nya agar tidak terlihat dua wanitanya itu.
"woy kampret mau kemana lu?????" tanya kevin
"gue cabut duluan bro, ada urusan dadakan!"
"dadakan??? emang tahu bulat di goreng dadakan! bilang aja takut ada 2 wanita cantik disini". sindir benny
dan arsen langsung ngibrit secepat kilat agar tidak terlihat vika dan ayla meskipun wajahnya sudah di tutupi masker.
__ADS_1
Arsen geraldi husein
ay, kamu dimana? aku di parkiran kampus. kamu bisa kesini gak?
ayla melihat notifikasi whatsapp di handphone nya tertera nama arsen yang mengirim chat tersebut.
Ayla jenita adnan
oke, tunggu ya. aku otw
" hai sen, sorry agak lama. gue ngabisin minuman gue dulu tadi". sapa ayla dengan senyum nya yang manis
"iya gpp, santai aja. oiya ay, kita lunch yuk laper nih. abis itu gue juga mau ngajak lo nonton. abis gue bete di rumah, kalo siang, bokap nyokap gue pada sibuk kerja, adik gue juga pasti belum pulang dari sekolahnya. mending kita jalan yuk" pinta Arsen dengan nada sedikit memohon
"hmm, boleh deh. tapi baliknya jangan kemaleman ya sen. nanti gue di interview sama ortu gue". kata ayla dengan tertawa
" baik nona, silahkan masuk mobil gue."
setelah melewati kegiatannya lunch bareng dan nonton bersama ayla, arsen melaju mobilnya menuju rumah ayla.
sesampainya di depan rumah ayla, arsen menahan tangan ayla untuk tidak keluar dari mobilnya terlebih dahulu.
"tunggu ay, ada yang pengen gue omongin sama lo." kata arsen dengan suara sedikit pelan
"iya sen, mau ngomong apa?"
"hmmm... ya enggak kok. makasih ya udah ngajak gue jalan dan nraktir gue tadi."
"gue yang makasih karena lo udah sempetin waktunya buat gue ay."
akhirnya selesai juga kencan nya ayla dengan arsen. ayla mengambil ponsel di dalam tas nya dan mengecek sudah jam berapakah dia sampai rumah. ternyata tak terasa waktu menunjukan pukul 22.00 wib.
mama papanya pasti sudah menunggu dan segera mengintrogasi putrinya itu karena telah melanggar peraturan jam malam.
dan benar saja, mama papanya sudah menunggu di ruang tengah dengan perasaan khawatir mengapa anak kesayangannya ini belum sampai rumah juga. apalagi telepon dan pesan yang mamanya kirim sengaja ia hiraukan karena sedang asyiknya bersama arsen.
"ay kenapa telepon mama gak kamu angkat, mama chat juga gak bales. kamu kemana sih nak? mama khawatir tau gak. kenapa juga tadi pak iwan bilang kalau kamu gak mau di jemput."
"apa kamu abis pergi dengan cowok barumu ya? sampe kamu bela belain nolak pak iwan buat jemput kamu?"
tanya papanya sambil melihatnya dengan sinis.
"pah... mah... maaf udah bikin kalian nunggu. aku memang abis jalan sama temen cowokku namanya arsen. dia satu kampus denganku. nanti kapan kapan aku bakal kenalin ke mama papa, biar kalian bisa menilai apakah arsen pantas dekat denganku atau tidak."
********************
Arsen geraldi husein.
__ADS_1
pria dengan tubuh atletis, alis tebal, hidung mancung dan rambut agak ikal yang mempunyai pesonanya tersendiri membuat parasnya di kagumi oleh wanita cantik. termasuk ayla, yang kini sudah menjadi pacarnya.
lalu bagaimana dengan vika?
vika yang saat ini belum juga mengetahui kedekatan dan hubungan baru mereka, masih berharap kepada arsen untuk kembali dekat dengannya. karena di hati vika masih tersimpan nama arsen di dalamnya
vika dan arsen memang belum menjalin hubungan pacaran. hanya sebatas friendzone. namun mereka berdua sudah melakukan kehilafan.
ya, mereka berdua antara arsen dan vika pernah melakukan hubungan intim saat di malam acara ulang tahun vika.
entah setan apa yang merasuki arsen, setelah acara ulang tahun itu selesai, dan teman temannya yang lain sudah pada pamit untuk pulang tapi hanya arsen, yang memilih bertahan di dalam rumah vika tersebut.
memang pada saat merayakan ulang tahunnya, orang tua vika sedang berada di maluku. karena urusan sebuah pekerjaan.
"vik, kemarilah" panggil arsen yang menunggu vika di kursi ruang tamu sambil tangannya mengisyaratkan agar vika duduk di sampingnya.
"kamu cantik banget malam ini vik. sangat cantik"
"hmm makasih. kamu juga ganteng banget malam ini".
tiba tiba saja arsen langsung memeluk dan melumat bibir tipis vika dan tangannya pun menyibakkan ke atas gaun yang vika pakai.
vika langsung membalas ciuman itu tak kalah agresif sambil tangan kanan memeluk arsen dan tangan kiri menarik rambut arsen dengan manja
tangan arsen langsung mengarah ke area sensitif nya vika. dan vika pun mendesah dengan manja.
" aachhhh sayang, jangan disini. nanti ketauan bi minah". pinta vika sambil menahan nafsunya yang kini sudah tak terbendung
bi minah adalah asisten rumah tangga yang bekerja di rumah vika yang sedang berada di dapur, dan tidak mengetahui kalau di rumah itu ada sepasang kedua insan sedang melakukan zinah di rumah majikan nya.
arsen yang lebih dulu masuk ke kamar vika dengan setengah berlari karena takut di ketahui oleh bi minah yang sedang sibuk mencuci piring di dapur. lalu di susul oleh vika dan langsung mengunci pintu kamarnya rapat rapat agar tidak di ketahui bi minah kalo dia membawa masuk cowok ke dalam kamarnya.
"pelan pelan aja ya sen, kamu jangan bersuara takut bi minah denger bisa bisa nanti ngadu ke papa mamaku"
"iya sayang, malam ini kamu punyaku sepenuhnya"
arsen kembali menciumi bibir, leher hingga menghisap dada yang sintal dan kenyal.
sampai hubungan intim pun terjadi. ternyata malam itu vika baru pertama kali melakukan hubungan terlarang itu. keperawanan nya sudah di jebol oleh arsen.
ya arsen, cowok itu yang merenggut mahkota nya vika.
tapi setelah kejadian itu, bukannya arsen yang makin sayang dengan vika, apalagi vika sudah kehilangan virgin nya karena arsen.
tapi malah perasaan arsen ke vika semakin berkurang terlebih setelah arsen mengenal ayla.
ya mungkin memang arsen tipe cowok badboy, brengsek, bajingan atau sejenisnya yang gampang menyia-nyiakan perempuan dengan mudahnya.
__ADS_1