Selingkuhan terbaik

Selingkuhan terbaik
arsen kepada ayla dan vika


__ADS_3

jam sudah menunjukan pukul 13.00 wib.


hari ini arsen mengajak ayla pergi ke suatu mall yang baru saja opening di daerah jakarta timur.


tentu dengan senang hati ayla mengiyakan ajakan pacarnya.


mereka juga berencana membeli buku untuk tugas kampusnya. setelah mereka keluar dari toko buku, arsen terpana melihat sebuah kalung huruf emas yang berkilau yang di pajang dalam etalase toko emas yang mereka lewati.


"tunggu ay, aku mau cari sesuatu" ajak arsen sambil menarik tangan ayla dengan lembut ke toko emas itu.


"mba, saya mau lihat kalung ini boleh?" tanya arsen yang menunjuk kalung huruf yang inisial "A"


lalu arsen mengalungkan kalung itu ke leher ayla. karena memang dia berniat memberikan kalung itu ke pacarnya. dan kebetulan nama depan mereka dengan huruf yang sama. sama-sama berawalan "A".


"ini buat aku?" tanya ayla sambil mengibas rambut ke belakang supaya kalung itu terlihat jelas di cermin.


iya, ini aku mau belikan buat kamu. dan kebetulan awalan nama huruf kita sama. jadi anggap aja huruf "A" ini, bentuk simbol untuk kebersamaan kita berdua. aku ingin kamu terus memakai kalung ini, sampai kapanpun ya sayang" kata arsen seraya mengecup kening ayla.


ayla merasakan kebahagiaan membuncah dari hatinya. dia juga tak menyangka arsen membelikan kalung yang indah dengan harga yang cukup mahal untuk dirinya.


karena seumur umur dia tidak pernah di belikan barang barang mewah oleh mantannya termasuk yuda yang sudah mengambil "virgin" nya itu.


apalagi dirinya dan arsen baru memasuki 6 bulan masa pacaran. karena menurutnya, pria memberikan barang mahal dan mewah kepada pasangannya saat sudah menjalin hubungan lama dengan hitungan tahun.


"semoga ini pertanda baik untuk hubunganku kedepan bersama arsen".


sesampainya di depan rumah ayla


" mampir dulu yuk sayang, kebetulan mama papaku sudah berada di rumah. aku mau kenalin kamu ke mereka." .


jujur saja, sebenarnya arsen merasa sedikit canggung bertemu orang tua ayla. apalagi tatapan mata papanya ayla kepada arsen sedikit sinis.

__ADS_1


seperti menunjukkan ketidaksukaan kepada pacar anaknya itu pada kesan pertama melihatnya.


walaupun arsen sudah sering jemput ayla di rumahnya, namun baru kali ini bertemu dan berhadapan langsung dengan kedua orang tuanya.


"pah, mah kenalin ini arsen. pacarku."


arsen mencium tangan papa mamanya ayla dengan perasaan gugup. terlebih saat hendak ingin mencium tangan papanya. tatapan nya yang tajam kepadanya, membuat nyali pria itu sedikit ciut. papanya memang selalu bersikap dingin kepada teman pria anaknya. mungkin agar teman pria nya itu merasa takut dan segan untuk menyakiti anaknya. meskipun sebenarnya papanya ayla sangat baik.


namun obrolan arsen dengan kedua orang tuanya ayla hanyalah sebentar. lalu tinggalah arsen dan ayla di ruang tamu itu. dengan duduk bersebelahan, arsen membelai rambut ayla dengan penuh kasih sayang.


"aku sayang kamu ay" bisik arsen ke telinga perempuan cantik itu.


"sungguh?"


"ya sungguh. hanya kamu."


mereka saling bertatapan satu sama lain dan arsen menempelkan bibir nya ke bibir perempuan yang ada di depannya sambil melumat dengan lembut. lalu ayla membalasnya lagi sambil melingkarkan tangannya ke leher arsen.


tapi kissing dan petting pernah mereka lakukan saat ada kesempatan.


entah kenapa, arsen tidak senekat itu kepada ayla meskipun dia sudah mengetahui pacarnya pun sudah lost virgin.


*tok tok tok..... "arsen apa kamu di dalam?"


tok...tok...tok*


rumah itu terlihat sepi. seperti tak berpenghuni. tidak ada orang yang menjawab dari dalam.


kemana arsen?


perempuan itu berusaha mengintip dari jendela, namun sepertinya memang sedang tidak ada orang di dalam.

__ADS_1


namun 5 menit kemudian, terdengar suara mobil di depan pagar rumah itu.


ternyata arsen yang baru saja sampai setelah dari rumah pacarnya. dan langsung tersentak kaget saat melihat perempuan di depan pintu rumahnya yang sedari tadi menunggu kedatangannya.


"vika?????? ngapain coba pake kesini. tau darimana alamat rumah gue sampe dia bela belain dateng." gumam arsen dalam hati sambil memasang mimik muka terheran heran melihat perempuan itu.


"prince ku sudah datang akhirnya. kamu abis darimana kok baru pulang. aku kangen kamu sen.


aku ingin kamu." sambil bergelayut manja di lengan arsen.


"kamu ini apa apaan sih vik, sampe datang kesini. emang kurang puas penjelasan aku tadi di taman itu. kita selesai vik. selesai!"


namun tiba tiba vika langsung memeluk arsen dengan erat lalu membisikan ke telinganya


"kamu jangan nekat sayang, aku akan beri kamu kenikmatan itu lagi. supaya kamu terus mengingat aku. kamu hamili pun aku senang."


sambil mencium tekuk leher arsen dan pelukan nya semakin dalam kepada pria itu.


"vik, tapi..."


belum selesai arsen berbicara namun vika sudah mencium bibirnya dengan agresif sambil melingkarkan tangannya di leher arsen. lalu sedikit menekan wajah arsen supaya dia bisa mencium atau malah seperti hampir memakan bibir arsen yang manis itu.


namun entah setan apa yang merasukinya, arsen membalas ciuman itu tak kalah agresif. mungkin karena birahinya terpancing dengan kelakuan vika.


apalagi vika datang dengan pakaian yang sexy.


menggunakan tanktop ketat sehingga dadanya terlihat besar dan rok yang sangat mini. mungkin kalau saja vika menunduk sedikit, celana dalamnya akan terlihat jelas.


tangan kiri arsen mulai bergerilya kemana mana. mengeksplore area sensitif pada tubuh vika.


dan arsen langsung dengan cepat membuka pintu rumahnya dan dengan cepat menarik vika untuk langsung masuk ke kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2