Selingkuhan terbaik

Selingkuhan terbaik
uhh!


__ADS_3

padahal niat awal arsen membawa tyas pergi liburan bersamanya untuk mencegah perbuatan kotor itu terjadi. agar tyas menjadi penengah diantara mereka.


tapi malah tyas meninggalkan mereka beberapa saat untuk pergi bersama teman lamanya, della.


hal itulah yang memicu nafsu birahi seorang arsen kembali bergejolak. apalagi kondisi hotel yang sunyi kala itu, dan suasana kamar yang sangat nyaman.


"ehhmm... maafin aku sayang, maaf. aku khilaf" terdengar suara arsen lirih


dalam sekejap akal sehat arsen berhasil kembali untuk mengontrol nafsunya, saat ayla menarik tubuhnya dari pelukannya dan penolakan yang terlontar dari mulutnya.


ayla hanya diam mematung saat pacarnya meminta maaf. dia hanya berdiri sambil membelakangi arsen yang sedang menyesali apa yang ia perbuat barusan.


"aku gak mau kamu ajak begituan sen. kamu ngerti gak! kamu tau gak, sakitnya di tinggalin gitu aja sama orang yang udah puas nikmatin tubuhku.


kamu tuh gak pernah ngerti sen. karena kamu itu cowok! yang cuma mau enak nya aja."


kata ayla dengan suara yang membentak.


baru kali ini, dan pertama kalinya ayla membentak arsen dan mengacuhkan permintaan maafnya.


karena selama arsen menjalin hubungan dengannya, tidak pernah sedikitpun ayla membentak dirinya. sekali pun saja ayla marah, ia hanya mendiamkan arsen atau pasang muka cemberut. dan gampang luluh dengan permintaan maafnya arsen.


karena begitu sayangnya ayla kepada arsen, yang memperlakukan dirinya sangat baik bahkan ayla merasa di istimewakan oleh arsen. ketika ayla sedang sedih, saat sedang ada konflik dengan mamanya atau sedang ada masalah dengan temannya, arsen selalu datang menemui dan menghibur dirinya tanpa ayla minta. tak peduli sedang hujan sekalipun. arsen selalu ada untuk ayla.


arsen yang selalu memberikan kejutan indah kepada ayla, yang membuat ayla jatuh cinta berkali kali kepada pria itu. dan hanya ayla lah yang membuat arsen tergila gila hingga meninggalkan vika.


"maaf sayang, aku cuma.......aku khilaf. aku bodoh ay. tapi sejujurnya aku gak berniat melakukan itu. sebenarnya aku...... aku mau kasih ini ke kamu ay. tapi please, kamu balik badan dulu menghadap ke aku." pinta arsen dengan nada memelas.


ayla menuruti ucapan pria itu, langsung ia membalikkan badannya dan kini ia sedang berhadapan dan saling tatap. tergambar dari sorot matanya, tersimpan penyesalan atas kesalahan yang ia lakukan kepada ayla.


"ini buat kamu ay, karena aku sayang kamu. aku gak pernah ada niat sedikit pun buat ninggalin kamu." kata arsen sambil memegang tempat cincin berukuran kecil yang berbentuk love dan berwarna merah.


"ini sungguhan? buat aku?"


"iya sayang, ini sengaja aku siapin sebelum kita berangkat ke bandung. buat aku kasih ke kamu sebagai hadiah anniversary kita ay. aku pengen serius sama kamu. atau bahkan menikah denganmu adalah impian terbesarku ay."

__ADS_1


seketika mata ayla berair mendengar kalimat yang sangat menyentuh hatinya dan mengharukan yang terlontar dari mulut arsen. tanpa basa basi ia langsung memeluk pria yang di hadapannya dengan erat, sampai arsen sedikit merasa sesak.


"aku sayang kamu sen. aku cuma takut kehilangan kamu. maafin aku sayang. maafin aku yang udah ngebentak kamu.aku juga salah, udah kasar sama kamu."


kata ayla sambil menyeka air matanya yang sepertinya tidak ingin berhenti mengalir, karena sangking terharunya atas ucapan arsen yang menginginkan sebuah pernikahan dalam hubungannya dan sebuah pemberian cincin emas yang indah dan berkilau, yang di khusus kan, untuk ayla seorang.


"iya sayang, dan sekarang kamu pake ya cincin ini. jangan kamu lepas sampai kapanpun. aku mau cincin ini selalu melingkar di jari kamu."


arsen memasangkan cincin itu ke jari manis ayla. cincin yang sudah terukir nama "arsen" di dalamnya.


"eh tapi sebelum aku pasangin, coba deh kamu liat di bagian dalamnya ay."


"wah keren ada terukir nama arsen. kira kira arsen itu siapa ya?kok namanya ada di sini?" goda ayla


"calon suami kamu tentunya."


arsen lalu mendekatkan dirinya dengan tubuh ayla. melingkarkan kedua tangannya di pinggangnya.


"ay.... aku boleh cium kamu lagi gak?"


"beneran bebas? bisa sampe bawah gak?"


"tuh kan mulai lagi. pacarku nakal deh!"


" tapi ay, sebentar jangan mandi dulu deh. aku mau ngomong serius sama kamu."


"dari tadi bukannya kamu udah ngomong?"


"udah sini, kita duduk dulu di sofa. capek dari tadi berdiri mulu. yang bawah juga mulai berdiri nih." jawab arsen sambil terkekeh.


lalu mereka berdua duduk di sofa dengan posisi menyamping sambil beradu pandang. arsen menatap mata ayla dengan dalam.


"ay, kamu mau jujur gak sama aku?"


"iya, tentang apa sen?"

__ADS_1


"kita kan udah sama sama tau, kalo kita udah pernah berhubungan intim dengan mantan kita masing masing. kamu masih inget kan dirty talking nya sama aku waktu itu


yang dimana aku ceritain semua tentang aku termasuk masa lalu, aku dan kamu, termasuk soal sex?"


"iya aku tau kok. terus?"


"ay, aku mau jujur nih, kamu jangan marah dulu ya?"


"iya, ngomong aja sih sayang. aku janji gak bakal marahin kamu lagi."


"begini ay, bagiku sex kayak candu bagiku. ibarat narkoba, yang sekali nyoba bikin ketagihan. pengen lagi dan lagi. aku ***** ay."


lalu ayla terdiam sejenak mendengar ucapannya barusan. ya memang, meskipun ayla sesekali juga ingin mencoba nya lagi, tapi rasa takut di tinggalkan seperti yang yuda lakukan dulu, terus menghantui pikirannya.


"terus aku harus apa?"


"tidur denganku nanti malam ay."


"apa???? kamu gila ya, gimana kalau tyas tau kita ngelakuin hubungan intim. yang benar saja kamu!"


"soal tyas itu urusanku, kita bisa check in di hotel lain hanya untuk beberapa jam saja. atau kamu pergi ke kamarku saat tyas tertidur.


"beneran nekat kamu tuh ya! aku gak mau ya sen. oh iya tadi kamu minta aku buat jujur. jujur soal apa? sex lagi?"


"tapi ay, sebenarnya kamu pun juga menginginkan itu kan? hanya saja kamu takut hal buruk terjadi kayak apa yang yuda lakuin dulu ke kamu.


inget ay, aku bukan yuda. aku arsen. yang bisa ngasih kamu apa aja, termasuk harta waktu dan hati aku. terus apala----"


ayla sengaja memotong pembicaraan arsen dan ingin segera meninggalkan tempat itu. karena berlama lama dengan arsen di dalam kamar, membuat hawa nafsu pacarnya itu menjadi tak terkontrol. apalagi dengan busana yang di kenakan ayla sangat sexy. dengan baju model sabrina dan celana hotpants yang membuat keindahan kakinya terpampang jelas.


"udah ya sen, aku capek mau ke kamar dulu."


ayla pun melangkah cepat meninggalkan kamar arsen. dia tak menyangka mengapa arsen menjadi sedikit memaksa melakukan "hal kotor" itu.


ayla pun tidak ingin janjinya kepada sang mama di ingkari karena keluar dari batasan yang seharusnya.

__ADS_1


karena mama tidak ingin anaknya ternodai sebelum adanya pernikahan yang sah. meskipun ayla dulu, pernah melakukan itu dengan yuda.


__ADS_2