
yeay!
liburan semester pun tiba. seperti yang sudah dijanjikan, arsen mengajak ayla liburan ke bandung. dan tentunya bersama tyas. adik kesayangannya arsen.
"ka, gue besok harus banget nih ikut?" tanya tyas sambil memasukan peralatan makeup dan baju bajunya ke dalam koper kecil warna pink.
"wajib hukumnya. pertama, karena tiket udah gue pesen, dan yang kedua gue pengen jalan bareng ama lo juga. biar nanti ada yang fotoin gue sama ayla." jawab arsen sambil terkekeh
tyas yang saat ini baru saja lulus dari sekolah SMA nya dan juga mendaftar di sebuah universitas tempat arsen belajar. karena kemauan tyas sendirilah, yang ingin satu kampus dengan kakak nya dengan alasan agar ia bisa selalu berangkat dan pulang bareng apabila schedule mereka sama.
memang tyas dan arsen bisa di bilang kedekatan mereka cukup dekat sekali. arsen pun juga tempat tyas berkeluh kesah. termasuk dalam soal asmaranya. begitupun juga arsen. bisa dikatakan "siblings goal" untuk arsen dan tyas.
**********************
"ma, pah.... besok aku pamit mau ke bandung ya. sama arsen dan tyas.adiknya arsen. mungkin semingguan aku disana. mumpung liburan semester. boleh ya?" tanya ayla yang sedang bersantai menonton tv bersama mama papanya.
"beneran seminggu, kok lama juga nak? padahal papa rencananya juga mau ngajak kamu sama mama ke singapore loh. kan katanya kamu mau ke universal studios. mending liburan sama papa aja ya ay. atau ke bandungnya sebentar aja ya." pinta papanya.
"tapi aku juga pengen liburan sama arsen pa. aku pengen quality time sama dia. atau gini aja, sepulang dari bandung kita ke singapore. lagian juga kan liburan semester ku masih 1 bulan setengah lagi. aku masih bisa ke singapore sama papa mamaku tersayang."
"yaudah bolehin aja deh pa, ayla juga udah gede ini. biarin aja dia pergi sama arsen. toh perginya sama adiknya juga. gak cuma mereka berdua aja.
oiya tapi mama juga punya satu syarat aja buat kamu ay."
"apa itu ma?"
"nanti kalau kalian menginap di hotel, jangan 1 room dengan arsen. mama mohon kamu tau batasan ya sayang."
"siap ma. ayla janji kok. akan selalu dalam batasan itu."
********************************
matahari sudah menampakkan sinarnya di pagi hari yang cerah ini. dan tentunya ayla menyambut hari ini dengan sukacita. waktu yang ia tunggu tunggu akhirnya tiba.
dengan semangat, ia bergegas untuk mandi dan sarapan lalu setelah itu menunggu kedatangan arsen dan tyas untuk menjemputnya.
begitupun dengan arsen. ia sudah bangun lebih awal untuk mengecek kembali barang bawaan serta tiket kereta agar tidak tertinggal.
"ayooo buruan dong yas, keberangkatan kita jam 8. buruan dandan nya. abis itu sarapan."
"iya kakakku yang bawel. mentang mentang mau liburan sama pacar kesayangan. semangat banget sih." goda tyas.
keberangkatan mereka dimulai jam 08.00. dan saat ini waktu sudah menunjukkan jam 6.00.
__ADS_1
masih tersisa sekitar satu jam setengah lagi untuk mereka sampai ke stasiun agar waktunya tidak mepet. tapi untung saja jarak antara rumah arsen dan ayla tidak begitu jauh. hanya berkisar 15 menit. lalu untuk menuju stasiun pun juga tidak begitu jauh.
arsen dan tyas pun memasuki barang barang dan kopernya ke dalam mobil. lalu berpamitan dengan ayah ibunya.
"ayah...ibu, arsen sama tyas pamit ya." kata arsen sambil mencium tangan kedua orang tuanya, lalu di ikuti oleh tyas.
"kamu mau kerumah ayla dulu, atau ketemu di stasiun?" tanya vivi. ibunya arsen dan tyas.
"ke ayla dulu bu. baru ke stasiun."
"ibu yang antar kalian aja ya ke rumah ayla, soalnya ibu juga mau beli bahan makanan di supermarket."
*************************
jam sudah menunjukkan pukul 11.58.
tiba lah mereka di stasiun bandung. setelah itu, perjalanan mereka di lanjutkan menuju Luxury hotel dengan menggunakan taxi online.
selama di perjalanan menuju hotel, ayla sempat tertidur di mobil karena semalaman ia kurang tidur. karena terlalu bersemangat untuk menyambut esok pagi yang dimana ia akan berlibur untuk pertama kalinya bersama arsen.
sedangkan tyas, dari tadi dia sibuk chatan dengan della untuk merencanakan pertemuan.
"ka arsen, nanti di hotel aku mau taruh barang dulu aja ya. abis itu aku mau ketemu della. soalnya kan dia sekarang ngekos di bandung karena dia kuliahnya masuk ITB."
"iya ka. boleh ya. soalnya dari sebelum kita berangkat aku udah janjian sama dia buat ketemu.nanti dia yang jemput aku di hotel kok."
sesampainya di Luxury hotel, mereka melakukan check in dan masing masing memegang private card yang sudah diberikan oleh resepsionis. kecuali tyas. karena tyas dan ayla akan berada dalam satu room.
karena itu, arsen memesan untuk ayla dan tyas tipe kamar yang twin bed, agar ia bisa tidur bebas terpisah meskipun satu kamar. meskipun arsen lebih menginginkan ayla tidur satu kamar dengannya saja.
meskipun arsen dan ayla berbeda kamar, namun letak ruangan kamar mereka masih berada dalam satu lantai.
"yas, kopermu sini biar aku aja yang bawain. kamu mau di jemput della kan?"
"iya sih ka, della udah di jalan on the way kesini."
"ya udah kamu tungguin aja di lobby. aku sama ayla ke atas dulu ya."
sesampainya arsen dan ayla di Lt.3, ayla menuju pintu kamarnya yang berada sebelah kamar arsen.
"loh kamar kita ternyata tetanggaan yang?" tanya ayla
"iya dong, biar bisa ngintipin kamu mandi." jawabnya sambil tertawa.
__ADS_1
"ih mulai deh. oh iya sini kopernya tyas, biar sekalian aku masukin ke dalam."
"eh gak usah. kopernya berat tau. kayaknya nih anak bawa batu deh, sampai tas nya berat gini. kamu buka pintunya dulu deh ay.
arsen lalu memasukkan kopernya tyas ke dalam kamar mereka, dan disusul oleh ayla di belakangnya.
ayla pun membereskan barang bawaannya lalu langsung merebahkan dirinya karena merasa sangat lelah.
"ay, aku ke kamarku dulu ya."
"iya sayang"
namun 5 menit kemudian, terdengar suara ketukan dari luar pintu kamar ayla.
"ay, buka dulu deh bentar."
ayla pun langsung bangkit dari tempat tidur dan segera membukakan pintu.
"kenapa sen?"
"kamu bisa gak ke kamarku dulu?" pinta nya arsen dengan membisikkannya ke telinga ayla.
"ada apa sih sayang, aku tuh mau nerusin tidurku dulu."
"sebentar aja yuk."
arsen pun menuntun ayla ke kamarnya. lalu arsen dengan cepat menutup pintu kamarnya, lalu menarik tubuh ayla dan langsung memeluknya.
arsen mencium leher ayla sambil *** remas bokongnya.
"sayang udah dong. aku tuh masih capek banget!" kata ayla sambil mendorong badan arsen untuk menjauh darinya.
"eh maafin aku sayang, aku gak bermasud------"
namun tiba tiba ayla langsung menyambar bibir pria itu dan melumat nya dengan lembut. arsen pun membalasnya dengan sedikit agresif.
arsen kembali memeluknya sambil *** bokong ayla.
namun tiba tiba ayla mengingat persyaratan dari ibunya untuk tetap dalam batasan selama bersama arsen. dan ayla pun menghentikan ciuman nya itu dan menarik dirinya dari pelukan pacarnya.
"tunggu sen, aku belum bisa."
"just kissing aja sayang, gak lebih kok. ayolah sayang."
__ADS_1
"tapi tuh kamu lagi nafsu banget sayang, aku gak mau kita sampe hubungan intim. aku belum bisa."