Sesosok Pemuda Dalam Kehidupan "AL"

Sesosok Pemuda Dalam Kehidupan "AL"
Kado


__ADS_3

Hari demi hari telah ku lalui bersama kak Adhit. Tanpa terasa Lambat laun aku dan kak Adhit semakin akrab dan akrab, semakin lama perasaan ku makin bertambah dan semakin dalam.


Entah kenapa??


Aku merasa kak Adhit punya perhatian yang lebih padaku, tapi aku tak tau,, apakah ada rasa di antara kita, atau... itu hanya perasaan ku sendiri.


Mungkin aku berlebihan karena terobsesi dengan sosoknya, sosok kak Adhit yang menurutku sangat misterius saat pertama kali aku bertatap mata langsung dengannya.


Penasaranku yang semakin menjalar membuat ku semakin tertarik pada kehidupannya, kepribadiannya, dan... bahkan hatinya.


Memang, tak ada yang mengerti hati manusia, sebagian hanya dapat di tebak, tapi tak benar- benar dirasakan. kadang hati tak dapat jujur pada diri sendiri, apalagi pada orang lain. berbeda pemikiran, berbeda pula pandangan perasaannya.


####

__ADS_1


Pergantian semester sebentar lagi bakal ku lakukan, perlahan ku masuk pada semester 7, aku bener-bener tak menyangka kak adhit bakal memasuki pergantian semester 8 dan itu artinya? dia sebentar lagi bakal lulus dari kampus dan aku pasti sendirian, tak punya teman tak punya kawan.


Aku akan berangkat sendiri lagi, pulang sendiri lagi, dan di kehidupan pertemanan kampus aku bakal lebih sering menyendiri di banding menggerombol dengan teman kampus. tapi...


Bukan itu yang aku khawatirkan, meski nantinya aku bisa bertemu dengan kak Adhit lagi di luar kampus. namun berat hati ku melepasnya jauh dari pandanganku, jauh dari keseharian dan kesibukan yang selama ini kami lewati bersama. Mungkin aku telah terbiasa berdampingan dengannya, hatiku telah manja akan perhatiannya selama ini.


Entah kanapa aku ingin sekali ungkapin perasaan ku pada kak Adhit, tapi aku takut, aku tak bisa, aku seorang perempuan… tak pantas jikalau aku mengungkapkan perasaan yang ku punya pada seorang laki-laki sebelum dia mengungkapkan perasaan dia terlabih dahulu...


Tapi sampai kapan aku harus menunggu, menunggu adalah hal yang melelahkan bagi ku…… OMG,, apa yang harus ku lakukan Tuhan tuk menunggunya bilang sayang atau sekedar suka kepadaku????


****


~

__ADS_1


Pukul 10 pagi aku mulai beranjak menuju rumah kak Adhit tuk memberikan kado padanya dan tak lupa pula aku akan ungkapkan perasaanku padanya sekarang juga pada moment ini, sungguh !!


“kak Adhit…” ucapku.


Setengah jam ku ketuk pintu rumahnya, tapi tak ada sedikitpun jawaban dari dalam rumah.


Seperti tak berpenghuni,, entah kemana sosok kak Adhit. Aku benar-benar tak paham dengan semuanya, di hari ulang tahunnya dia malah tak ada di rumah, apa dia sekarang sedang merayakan ultahnya dengan teman-temannya entahlah…


Aku benar-benar merasa kecewa, sedikitpun handphone dia tak bisa di hubungi sama sekali, berkali-kali aku sms dan telpon tak sedikitpun ada respon.


Sejam kemudian,


Segera saja aku langsung bergegas menuju kampus, menghilangkan kekecewan serta penat yang ku rasakan. Mungkin saja di kampus aku bisa lakukan sesuatu atau sekedar bertemu teman-teman yang mungkin saja sedang berada di kampus siang ini.

__ADS_1


****


__ADS_2