Sesosok Pemuda Dalam Kehidupan "AL"

Sesosok Pemuda Dalam Kehidupan "AL"
Sunyi dan Sunyi


__ADS_3

Cahaya merah mulai terbentang di ufuk barat,, menerjang kabut- kabut lembab dari balik gunung - gunung..


siulan burung- burung di atas ranting menembus daun- daun yang tertiup angin lembut pagi hari.


langit belum membiru, tapi....


kehidupan bernyawa di bumi telah bangkit dari gelapnya kelopak mata yang tertutup.


ku masih di atas kapas, tumpukan ribuan kapas berbalut kain yang memang sengaja di siapkan manusia untuk membuat kenyamanan peristirahatan meraka saat menutup mata,,


tilam...


benda ini selalu menemaniku di ruang kesendirian,, memberiku kenyamanan dan ketenangan.


telingaku masih tersangkut dawai,, sebuah dawai yang terhubung ke sebuah alat komunikasi modern.


perlahan ku buka mataku,, lirih terdengar suara melodi dalam gendang telingaku.


ya...


nada itu tersalur oleh dawai yang sedari semalam tak lepasnya dariku.


sebuah syair lagu temani pagi ini,,


Intro: C G F C


C G


Hubungi aku menyadari


Am F


Saat kau pergi, aku


C G


Artimu kini kuresapi


Am F


Ketika sunyi mendekap hati


C G


Dingin pelukan malam ini


Am F


Dalam pekatnya aku menangis


C G


Sejenak langkah kuterhenti


Am F


Dimana sekarang aku berdiri


Chorus:


C


Persetan pagi ini


G


Aku tak ingin bangun lagi


F C


Biar lepas aku kembali bermimpi


Interlude: C Em F C G

__ADS_1


C Em


Saatnya sekarang kuahami


F C


Langkahku ingin aku menepi


C Em


Semua harus ku akhiri


F G


Penantianku sampai disini


Chorus:


C


Persetan pagi ini


G


Aku tak ingin bangun lagi


F C


Biar lepas aku kembali bermimpi


C


Persetan hari ini


G


Aku lelah untuk berlari


F C


Coba untuk hindari hati disini


C


Aku mungkin jatuh hati


Em


Tapi pasti rusak lagi


F C


Adilkah ini ..


Chorus:


C


Persetan pagi ini


G


Aku tak ingin bangun lagi


F C


Cukup sudah saya tunggu di sini


C


Persetan hari ini


G

__ADS_1


Aku lelah untuk berlari


F C


Coba untuk hindari hati di sini


C


Persetan pagi ini


G


Aku tak ingin bangun lagi


F C


Biar lepas aku kembali bermimpi


C


Persetan hari ini


G


Aku lelah untuk berlari


F C


Coba untuk hindari hati disini


\=\=> Kembali ke: (*) (2x)


C


Persetan hari ini


G


Aku lelah untuk berlari


F


Jangan bangunkan aku lagi


C G


Disini ..


"new eta, Dalam Pekatku..." gumam serta gerutuan kecil keluar dari bibirku.


dengan rambut yang masih terurai,, kain- kain yang berantakan,, ku coba bangkit dari tenggalamnya perasaan kesedihanku.


segera ku matikan nada itu,, agar ku tak berlarut- larut dalam kesalahan, agar ku tak berlarut - larut dalam kesedihan yang konyol.


####


Bersiap melangkah menuju sumbernya ilmu,, ilmu untuk akal sehatku, yang kelak kan menjadi bekal kesuksesan.


Minggu tak lagi ada, berganti senin yang memang dimana hari tersibuk sedunia.


awal hari baik dari yang terbaik, dimana setiap kali hari itu akan dijadikan hari terhormat. kibaran bendera yang hanya dilakukan di hari senin.


"hay hari senin, tak ada lagi hari libur" langkah kaki di depan gerbang bangunan ilmuku.


ku ingin hari- hari yang terlewati kedepannya akan semakin cerah, akan semakin bahagia untukku dan melupakan hari kemarin.


****


di sekolah, hubungan ku dengan jerry tetaplah baik,. dia tak tahu akan kejadian ku dengan kak adhit, dan aku tak pernah berbicara tentang itu dengan dia. karena jerry dan adhitia sangatlah berbeda. mereka memiliki kehidupan masing- masing, begitu juga denganku.


keakraban kami tak akan goyah oleh sebab yang tak jelas, tak akan tersangkut pautkan oleh kejadian yang tak saling berhubungan..


~

__ADS_1


__ADS_2