
Dion merebahkan badannya di kamar sebelah, Dion mendengar suara Desa han perempuan yang tadi menyambut Michel. diam diam Dion melihat kemaar sebelah, betapa kagetnya Dion melihat Michel yang lagi melakukan olahraga panas. tangan Dion bener bener mengepal melihatnya, Dion dengan terpaksa memotret kegiatan Michel. Dion langsung menuju kamarnya, Dion yang melihat foto yang diambilnya menjadi ragu dikirimkan ke Sisil.
" Bagaimana ini, Sisil pasti hancur kalo melihat foto ini. kok jadi enggak tega yah membayangkan kesedihan Sisil." Batin Dion, Dion bener bener enggak tega membuat Sisil semakin hancur, tapi kalo diam saja kasihan juga selalu dibohongi.
Michel yang sudah melakukan olahraga panasnya, langsung manggil Dion yang lagi bingung. Dion Melihat perempuan bersama Michel cuma pakai tengtop tanpa rasa malu Michel bermesraan didepan Diana.
" Kita ke kampus cinta besok saja, sekarang kita jalan jalan mau minum. apa mau ikut." Ucap Michel tangannya Michel m3r3m45 p4h4nya Diana dengan kasar.
" Aaaaah, pelan pelan sayang" Desa han Diana dengan manja
" Habisnya gemes sayang, aku rindu sayang." Goda Michel
" Baik pak, saya ikut kalian." Ucap Dion santai
Dion diam diam mengirimkan foto Michel tadi, Dion dengan terpaksa mengirimkan perselingkuhan Michel, Dion enggak ingin mengecewakan Sisil
Dilain sisi, Viona yang menemani Sisil memberikan ASI buat Eka, kaget melihat Sisil nangis saat melihat handphone nya.
" Vi, Michel bener bener selingkuh, selingkuhan nya nyusul ke bandara, dan sampai di apartemen mereka melakukan olahraga panas saya semakin jijik sama Michel Vi." Ucap Sisil memberikan handphone nya ke Viona.
" Astaga Michel bener bener, Sil jangan bahas soal ini sama Raka yah. Minggu depan kan giliran Raka yang kunjungan kerja, kita lihat Raka sama atau enggak seperti Michel. kalo kita cerita sekarang saya takut Raka main aman saat Bayu temani Raka, harus kuat ya Sil. saya juga curiga Raka punya selingkuhan, kalo bener mereka selingkuh kita sama sama mengajukan perceraian." Ide Viona, Viona yakin Raka berhianat.
" Baik Vi, saya akan merahasiakan dari Raka. saya juga enggak ingin kamu dibohongi terus menerus. kenapa nasip kita seperti ini ya Vi" Lanjut Sisil sedih
" Entahlah Sil, kita harus kuat Sil, kuat hadapi buaya Sil." Lanjut Viona meluk Sisil dengan enggak tega
" Kita cek kartu mereka, jangan sampai Raka curiga. sebagai pelengkap alasan kita untuk bercerai." Ide Sisil, Sisil taro Eka di box bayi.
__ADS_1
" saya setuju dan penasaran, apa saja yang dibahas sampai Raka senyum senyum sendiri." Lanjut Viona
Viona dan Sisil bersiap bersiap ke kantor kartu yang dipakai Raka dan Michel, Raka yang melihat matanya Sisil bengkak semakin enggak tega. Raka pegang wajahnya Sisil dengan kwartir
" Kamu nangis lagi Sil?" Tanya Raka perhatian
" Enggak kok Raka, kita pergi sebentar yah. kamu dirumh saja. Kita mau ke salon, Baby sister di rumah kok." Ucap Sisil berusaha tenang
" Ya sudah have fun buat kalian yah." Lanjut Raka mencium keningnya Viona
" Kita jalan dulu ayah, terimakasih yah sudah mengijinkan kita." Ucap Viona bahagia karena Raka sama sekali enggak curiga
Viona dan Sisil langsung jalan ke depan rumah, Viona membawa mobil perlahan mobil meninggalkan rumah.
Dilain sisi, Dion tersenyum melihat Michel dan Diana setengah sadar, Dion sengaja memancing Michel untuk membongkar kebohongan Raka. betapa kagetnya Dion ternyata Raka sama saja seperti Michel memiliki selingkuhan dan melakukan olahraga panas selama kunjungan kerja.
" Raka juga sama seperti saya, kalo sudah bosan buang terus ganti lagi. Kita seperti ini awalnya istri istri kita terlalu sibuk urus anak sampai enggak mau melakukan olahraga panas, alasan cape, ngantuk,dan lagi memberikan ASI. baru baru ini saja memberikan olahraga panas." Ucap Michel yang merasa pusing
" Walaupun sudah dikasih, tapi kan istri di rumah sedangkan disini kesepian dan enggak mendapatkan olahraga sama sekali, mana enak Dion. laki laki normal membutuhkan olahraga panas, haduh kepala saya semakin sakit Dion pusing sekali." Lanjut Michel sambil merangkul Diana
" Sayang ke kamar yuk, olahraga panas saat seperti ini lebih seru." Sambung Michel melihat Diana
" Iyah sayang" Ucap Diana pelan
Dion membiarkan Michel membawa Diana, dan Dion lagi lagi bingung mengirimkan rekaman suara yang sudah didapat.
" Astaga, masalah Sisil belum selesai, ternyata Raka sama saja. semakin engga tega membayangkan Sisil dan Viona nangis." Batin Dion
__ADS_1
Dion mengirimkan rekaman suaranya Michel, Dion langsung melihat kondisinya Michel. Dion melihat Michel tiduran didalam kamar bareng Diana, Dion membiarkan Michel tidur di kasur, sedangkan Dion tidur di kursi.
Dilain sisi, Viona yang melihat handphone nya Sisil, langsung membuka WhatsApp yang dikirim sama Dion, tanpa terasa air matanya Viona membasahi wajahnya. Sisil yang sudah selesai mengurus kartu yang dipakai Raka dan Michel langsung jalan menghampiri Viona, Sisil yang melihat Viona nangis langsung kaget.
" Raka sama Sil, selingkuh dan alasan mereka selingkuh melakukan olahraga panas karena kita terlalu mengurus anak, dianggap mengabaikan nafsong mereka. mereka kenapa jadi egois seperti ini Sil.?" Tanya Viona, Viona memberikan handphone nya Sisil
Sisil mendengarkan rekaman suara yang diberikan Dion, Sisil bener bener engga menyangka orang yang di cintai dan disayanginya enggak bisa setia. lebih mementingkan egonya.
" Raka orang yang engga tahu diri, kita angkat Drajat dia lebih tinggi. jabatan Raka sama seperti Michel bahkan kita enggak minta hak kita sebagai pemilik perusahaan, kita terima saja apa yang dikasih. Raka bener bener engga tahu malu." Hina Sisil kesel, Sisil ngalah perusahaan sepenuhnya dipegang sama Raka begitu juga dengan kampus cinta,dan sewa ruko mahasiswa.
" Saya akan berusaha bersikap biasa saja, sampai Raka ketahuan sama Bayu. saya juga akan bercerai Sil, saya enggak sanggup diselingkuhi seperti ini." Lanjut Viona, Viona bener bener engga menyangka rumah tangganya akan seperti ini.
" sekarang kita pulang Vi,kalo Raka minta olahraga panas kasih saja Vi, biar menyesal Vi. setelah pulang Minggu depan baru kita ceraikan Raka dan Michel. Raka orang yang enggak tahu diri sama sekali." Hina Sisil semakin kesal
" insyaallah saya akan usahakan Sil, pulang yuk, Linda pasti sudah haus" Lanjut Viona membersihkan wajahnya yang basah
Dilain sisi, Raka yang melihat Citra, menggoda nya, langsung nafsong melihatnya. Raka engga tahan cuma melihat yang dilakukan Citra tanpa melakukan olahraga panas sama sekali.
" Sayang, tiga hari lagi aku kesana, siap siap aku makan." Goda Raka melihat gunung kembarnya Citra
" makan sampai subuh ya sayang, aku siap memberikan makanan yang kamu inginkan." Goda Citra, membuat Raka semakin nafsong
" Asik sayang, oh ya Michel mana?" Tanya Raka penasaran
" Lagi pergi sama Diana, katanya mau minum bareng asistennya juga." Lanjut Citra, Citra memakai kaos nya
" Kasihan sendiri di apartemen" ledek Raka dengan terkekeh
__ADS_1
" dasar yah" Goda Citra
Raka bener bener menikmati yang di lakukan Citra, Raka mematikan handphone. Raka jalan ke kamarnya Linda dan Eka. Raka menggendong Linda anak perempuan pertamanya.