SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN

SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN
Selalu ikut ke kantor


__ADS_3

Michel, Raka, Sisil, dan viona. serah terima sama keluarga besarnya Eriko, Michel merasa lega karena kampusnya enggak jatuh ke tangan orang lain, seenggaknya masih dikelola sama keluarganya sendiri, Eriko bener bener mertua yang bisa diandalkan dan mencari solusi yang terbaik, Apartemennya Sisil dan viona yang dijual sedangkan apartemennya Michel dibiarkan saja, supaya kalo ke Palembang mereka punya tempat tinggal


" Alhamdulillah acara serah terimanya selesai juga, berjalan dengan lancar." Ucap Viona bahagia dan lega


" Iyah lancar sekali, tanpa ada hambatan sama sekali. walaupun sedih harus seperti ini, tapi ternyata punya banyak kesibukan enggak mudah dan mengatur waktunya juga susah sekali." Ucap Sisil sedih, proyek pembangunan kampus cinta ini tujuannya untuk dekat sama Michel dan sekarang harus dijual sahamnya ke pamannya.


" Demi kita berempat kok Sil, lagian juga kesibukan kantor juga sama sama padat. apa lagi kita harus bagi waktu mengelola dua perusahaan sekaligus, dan kampus juga." Ucapan Raka, Raka jadi ingat pertama kalinya kebebasan dilakukan beberapa bulan sama Viona, sama Sisil ciri ciri DP saat Sisil setengah sadar. dan di unboxing di pantai. kebebasan yang membuat mereka berempat semakin yakin untuk melanjutkan komitmen berempat


" Kita masih bisa ke sini sayang, kita masih ada saham kok tiga puluh persen, itu artinya kampus itu masih punya kita juga. kata ayah kan kita sebagai wakil CEO jadi bisa ke sana kok." Bujuk Michel, Michel tahu istrinya begitu berat melepaskan kampus cinta itu.


" Iyah sayang, terimakasih yah atas sarannya, aku sedikit lega mendengarnya." Lanjut Sisil, Sisil meluk Michel dengan mesra

__ADS_1


" Yah susah kita gabung yuk sama ayah dan saudara yang lainnya." Lanjut Viona


Viona pegang tangannya Raka dan mengajak Raka untuk gabung sama Eriko dan Farhat pamannya Sisil yang tinggal di Amerika dan rencana nya kampus cinta yang akan menjalankannya anaknya Farhat.


" Terimakasih paman atas bantuannya" Ucap Sisil lega


" Sama sama Sil, ayah kamu sudah menceritakan semuanya, dan paman fikir mubazir juga kalo harus dijual begitu saja kan. mending paman yang beli sahamnya, itunitung bantu saudara juga kan." Ucap Farhat melihat keponakannya


" Iyah paman" Lanjut Sisil lega dan bahagia karena masalahnya selesai


" Insya Allah, enggak ada lagi masalah seperti itu ayah. kita akan berjuang untuk setia ayah." Ucap Michel optimis

__ADS_1


" Ayah pegang janji kalian" Tegas Eriko melihat Michel Sisil Raka,dan Viona bergantian


Michel, Sisil, Raka,dan Viona. cuman bisa senyum kecut ditatap sinis sama Eriko. Michel mengajak Sisil keliling kampus terakhir kalinya, Sisil membuat kampus cinta bener bener luas dan elegan,.Sisil bener bener memberikan banyak fasilitas dan kemudahan untuk para mahasiswa dan para dosen yang kurang mampu.


Viona foto foto setiap ruangan kampus berlantai dua, viona sengaja ada foto supaya ada kenangan pernah menjadi pemilik kampus sepenuhnya. Viona, Raka, Michel, dan Sisil. makan di kantin kampus. cuman ada dua orang penjual yang memang sengaja buka untuk menyiapkan para tamu untuk serah terima kepemilikan utama kampus cinta.


" Di kantin ini kita mendapatkan ide membantu ekonomi mahasiswa yang kurang mampu, memberikan modal usaha" Ucap viona bangga, kini bisnis para mahasiswa nya sudah berkembang


" Bener, karena bantuan dari viona akhirnya jadi program rutin dari kampus membantu mahasiswa jualan" Ucap Michel bangga


" Bener sayang" Ucapan Sisil

__ADS_1


Sisil, viona,Michel, dan Raka. menikmati makanan yang ada untuk para tamu dalam acara serah terima


Maaf yah semuanya, kalo tamatnya ngegantung, terimakasih yang selalu baca, memberikan vote, hadiah, dan like nya


__ADS_2