SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN

SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN
Ditampar dan dijambak


__ADS_3

Michel melihat Sisil sudah sadar langsung mencium keningnya Sisil, Sisil yang mendapatkan ciuman dikeningnya langsung melihat Michel dengan tatapan enggak biasa. Sisil merasa kesal Melihat Michel lagi lagi kepala Sisil merasa sangat sakit. Sisil yang pegang kepala menahan sakit langsung memberikan tamparan ke pipinya Michel


Plak


Plak


Dua tamparan mendarat sempurna di pipinya Michel, Sisil mendadak nangis dengan histeris sambil pegang kepalanya. Raka yang melihat keributan di tempat tidurnya Sisil langsung menghampiri Michel yang pegang pipinya


" Sisil kenapa Michel, apa yang kamu lakukan?" Tanya Raka penasaran melihat Michel


" Saya engga tahu Raka, tadi tadi melihat Sisil sadar langsung mencium keningnya Sisil mendadak Sisil menampar saya dan nangis seperti ini." Ucap Michel bingung melihat istrinya


" Apa Sisil ingat sesuatu yang membuatnya seperti ini, kok semakin enggak tega yah melihat kondisinya Sisil dan Viona" Lanjut Raka sedih


" Jahat jahat jahat" Teriak Viona dengan histeris, entah kenapa Viona merasa benci melihat Michel dan Raka, Viona melempar bantal ke Raka


" Sayang tenang" Lanjut Raka meluk Viona dan mencium istrinya yang ngamuk tiba tiba


" Aku kepala sakit sekali" Teriak Viona pegang kepalanya


Raka langsung memberikan obat penghilang nyeri ke Viona, Viona menerimanya dengan tatapan mautnya


" Dasar jahat" Teriak Viona entah kenapa Viona ingin Teriak jahat ke Raka penuh amarah Viona sudah merasa tenang karena obat yang diminum nya


Begitu juga dengan Sisil menarik rambut nya Michel, Michel merasa sakit kepalanya ditarik kuat sama Sisil.sisil yang lupa ingatan entah kenapa ingin sekali menarik rambutnya Michel dengan amarah


" Saya benci kamu benci benci" Teriak Sisil menarik rambutnya Michel, Sisil pegang kepalanya, serpihan masa lalu seolah muncul diingatan Sisil, Michel berusaha melepaskan tangan Sisil dan langsung memeluk Sisil erat enggak membiarkan Sisil ngamuk lagi


" Maafkan aku sayang maaf kan aku bunda sayang" Ucap Michel nangis dipelukan Sisil, Michel semakin menyesal melihat keadaan Sisil seperti ini


Sisil enggak merespon ucapan Michel, Sisil cuma nangis sambil pegang kepalanya terasa sakit sekali. Michel memberikan obat penenang buat Sisil membuat Sisil sudah tenang pandangan Sisil melihat kedepan tanpa ngedip sama sekali.


Dilain sisi, Eriko dan Elma mengajak Eka dan Linda jalan jalan ke kolom berenang, Eriko mengajarkan Eka berenang khusus anak anak begitu juga dengan Elma.

__ADS_1


" Cucu nenek pinter sekali enggak nangis didalam air." Puji Elma melihat Linda yang menggerakkan kakinya


" Sudah besar harus bisa berenang yah sayang, biar bisa lomba sama kakek dan nenek." Ucap Eriko sambil pegang Eka


" Pak Eriko, maaf ganggu." Ucap bodyguard jalan mendekati Eriko dan Elma


" Ada apa, seperti ada yang serius?" Tanya Eriko penasaran dan kwartir


" Kata bodyguard yang menemani nona Sisil dan nona Viona, kalo mereka tadi ngamuk dan menganiaya tuan Michel di tampar dan dijambak kalo tuan Raka ditimpuk batal" Lanjut bodyguard memberikan laporan


" Baiklah kita pulang sekarang, kita akan memikirkan ketemu menantu nakal itu" Lanjut Eriko, Eriko memberikan Eka ke bodyguard


" Mandikan Eka hati hati yah, saya mau mandi sama istri saya supaya bisa cepat pulang." Lanjut Eriko modus


" Dasar alasan ayah, ditempat umum juga ayah, ingat umur sayang, yah sudah Linda juga bunda titipin ke baby sister supaya dimandikan." Protes Elma melihat suaminya


" Dimana pun harus bisa modus dong sayang, hayo sayang." Bujuk Eriko pegang tangannya Elma


" Au sakit sayang" Sambung Eriko pegang tangannya yang dicubit sama Elma


Elma dan bodyguard membawa Eka dan Linda ke baby sister untuk mandi dan minum susu


Dilain sisi, Bodyguard menjaga Sisil dan Viona ditemani sama suster, sedangkan bodyguard satunya lagi mengantarkan Raka dan Michel ke rumahnya Eriko.


" kita mau kemana?" Tanya Michel saat masuk mobil


" Ke rumah tuan besar" Ucap bodyguard santai, bodyguard langsung menyala kan mobil


" Mau ngapain?" Tanya Raka penasaran


" Kalian fikir ketemu Lulu di Mall itu enggak sengaja?" Tanya bodyguard yang mengabaikan pertanyaan Michel dan Raka, bodyguard perlahan memajukan mobilnya meninggalkan rumah sakit.


" Maksudnya apa? Kita enggak mengerti sama sekali?" Tanya Michel semakin penasaran

__ADS_1


" Setelah sampai di rumah kalian akan tahu, siap siap lah wajah kalian akan ada hasil karya tangan saya." Ledek bodyguard dengan serius melihat kedua majikannya yang bingung


" Serius saya semakin enggak ngerti sama ucapan kamu, tapi saya bisa tahu kalo mertua kita akan marah besar kan." Lanjut Raka yang bisa nebak maksud bodyguard


" Bener sekali pak, dan kalian akan tahu kenapa bisa ketemu sama Lulu, maaf saya cuman diperintahkan memberikan tebak tebakan seperti ini." Lanjut bodyguard yang fokus bawa mobil


" Saya mengerti sesuatu Raka, baiklah saya akan ikutin apa mau kamu." Lanjut Michel kesel, Michel nebak kalo Eriko sudah tahu keberadaan Sisil dan Viona sedikit menduga hilangnya Eka dan Linda karena mertuanya. Tapi Michel enggak bisa nebak maksud Eriko apa.


Dilain sisi, Eriko sudah menyiapkan tempat untuk ketemu kedua menantunya yang egois,dan menang sendiri. Eriko melihat mobilnya datang langsung tersenyum, Eriko sengaja meminta Lulu dan Intan menggendong cucu cucunya dibelakangnya, Elma ikut menyambut kedatangan Michel dan Raka.


" Eka dan Linda?" Tanya Michel kaget saat turun dari mobil


" Mba Lulu dan mbak Intan tolong bawa kedua cucu saya masuk kedalam." Perintah Eriko sambil melihat kedua menantunya jalan mendekati nya


" Kok bisa mereka ada disini?" Tanya Raka salim ke kedua mertuanya


" Kita sudah tahu alasan rumah tangga kalian dalam masalah" Lanjut Elma menjewer telinganya Michel dan Raka bersamaan


"Au sakit bunda" Lanjut Michel pegang kuping nya


" Biarin, habisnya kalian nakal sebagai suami" Lanjut Elma kesel


Eriko menceritakan dari awal tahu alasan Sisil dan Viona kabur, kesalahan Sisil dan Viona begitu juga kesalahan Michel dan Raka sampai merencanakan seolah-olah Eka dan Linda rencananya membuat sisi dan Viona yang panik menghubungi Michel dan Raka dengan begitu mereka bisa introspeksi diri, akur dan mencari anak bareng bareng.


" Dan kenyataan nya Viona dan Sisil yang sedih enggak bissa berfikir jenir, untuk nelefon kalian justru mengendapkan egonya untuk berfikir sendiri yang membuat mereka jadi stres seperti ini" Ucap Eriko menyesal dan kesel


" Kita sudah tahu kalian sering ngomel ngurus istri kalian dan mau sabar ngurus istri kalian, bunda kaget saat tahu kalian kecelakaan dan mereka amnesia sekaligus lumpuh." Ucap Elma sedih, membuat Eriko memeluk istrinya


" Maafkan kami ayah dan bunda, sekarang Michel dan Raka baru merasakan ngurus istri yang sakit begitu sulit, apa lagi sakit karena keegoisan kita maafkan saya dan Raka." Ucap Michel menyesal


" Saya janji akan menjadi suami yang lebih baik lagi, ngurus anak dan istri, menyayangi istri dan enggak membiarkan mereka pergi lagi. maafkan kesalahan kita ayah dan bunda" Ucap Raka menyesal


" Baiklah kali ini kalian saya maafkan, sampai ketahuan selingkuh lagi bahkan olahraga panas, saya pastikan saya akan memindahkan alam kalian dalam penyesalan keabadian dalam hidup kalian." Lanjut Eriko dengan tegas melihat kedua menantunya

__ADS_1


" Terimakasih ayah dan bunda, kita janji akan setia, mau berubah, dan ngertiin istri dan anaak. Terimakasih" Lanjut Michel lega


Michel dan Raka meluk Eriko bersamaan dengan haru, akhirnya masalah keluarga nya bisa diselesaikan, tinggal nunggu kondisinya Sisil dan Viona yang masih stres, amnesia,dan lumpuh.


__ADS_2