SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN

SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN
Kalian bisa jaga anak kita enggak


__ADS_3

Eriko dan Elma mendengar penjelasan bodyguard, beruntung nya bodyguard berhasil pergi tanpa di curigai sama Sisil dan Viona. Eriko dan Elma menyayangkan kedua putrinya belum siap membagi waktu mengurus anak dan suami padahal punya baby sister masing-masing.


" Sekarang kalian, ke Villa diam diam bawa Eka dan Linda, terserah kalian bagaimana pun caranya bawa cucu kita, dan kita tunggu di halaman depan Villa." Perintah Eriko melihat kedua bodyguard nya


" Baik tuan, kita akan melakukan perintah, mungkin sedikit lama membawa cucu kalian." Ucap Bodyguard yang tahu cara membawa Eka dan Linda.


" Ya sudah lakukan yang bisa kalian lakukan, awas membuat cucu saya nangis." Ucap Elma, sejujurnya Elma sedih ketemu kedua cucunya dengan cara seperti ini. tapi inilah hukuman buat Sisil dan Viona.


" Baik" Lanjut dua bodyguard bersamaan


Eriko, Elma, dan bodyguard. siap siap ke Villa menjemput kedua cucu yang dirindukannya selama sebulan enggak ketemu.


Dilain Sisi, Dion dan Bayu pamit pulang meninggalkan dua bosnya yang tidur di kamar main anak anaknya sejujurnya Dion dan Bayu enggak tega melihat Michel dan Raka seperti ini. tapi mereka juga salah sebagai suami yang mendepankan ego dari pada membantu istri mengurus anak sendiri.


" Sisil Sayang, jangan pergi sayang, maafkan aku maafkan aku. kembalilah sayang." Michel ngigau memanggil nama sisil


" Kepikiran sampai kebawa mimpi, kasihan melihatnya." Ucap Bayu melihat Michel ngigau


" Mereka terlalu egois, sekarang kita pulang biarkan mereka istirahat." Ucap Dion, Dion melihat Raka gelisah dalam tidurnya, pun merasa enggak tega.


Dion dan Bayu memutuskan keluar dari kamar, membiarkan Michel dan Raka tidur. tanpa disadari Michel dan Raka demam karena kebanyakan disiram sama Eriko dan bodyguard nya cukup lama.


Dilain sisi, Viona, Sisil,dan baby sisternya bangunan dari pingsannya. Viona yang ingin melihat tempat tidur Linda karena ingin memberikan ASI. betapa kagetnya Linda engga ada di box bayi begitu juga dengan Eka juga engga ada membuat Viona panik.

__ADS_1


" Eka dan Linda kalian simpan dimana? Kenapa di box bayi enggak ada?" Tanya Viona panik


" Apa! kamu jangan bercanda Viona" Ucap Sisil kaget mendengar ucapan Viona,dan langsung jalan ke ketempat tidur bayi.


" Mereka kemana? Eka dan Linda kemana mbak?" Tanya Sisil panik karena anak anaknya enggak ada


" Maaf nyonya, saya tadi ngantuk, maaf ikut tidur." Ucap kedua baby sister bersamaan, ada rasa takut dan sedih tiba tiba Eka dan Linda enggak ada


Plak


Plak


Sisil dan Viona bersama menampar baby sisternya masing masing dengan penuh amarah, bisa bisanya mereka ikutan tidur.


" Kalian kita bayar jagain anak kita selama kita enggak bisa jaga, bukannya seperti ini. bagaimana nasip Eka dan Linda sekarang." Bentak Viona nangis, kepala Viona tiba tiba terasa pusing.


bugh


Viona pingsan membuat Sisil dan kedua baby sisternya panik, mereka berusaha mengangkat Viona kekasur. Sisil,Viona dan kedua baby sister, sama sama lupa bagaimana mereka bisa tidur dikamar nya Eka dan Linda.


Dilain sisi, Eriko dan Elma tersenyum bahagia saat melihat kedua cucunya dibawa sama kedua bodyguard nya, Eriko menggendong Eka begitu juga dengan Elma menggendong Linda.


" Kerja bagus, sekarang kita pergi. ingat jaga rahasia dan bersandiwara yang baik supaya Sisil dan Viona mau menyelesaikan masalahnya sama suami mereka." Perintah Eriko pelan, Eriko enggak ingin mengganggu tidur cucu cucunya.

__ADS_1


" Siap tuan besar, kalo begitu kami permisi dulu." Ucap bodyguard, kedua bodyguard langsung masuk lagi kedalam Villa.


" Sekarang kita bawa cucu kita, biar orang tua kalian saling introspeksi diri." Ucap Eriko mencium pipinya Eka dan pelan pelan masuk kedalam mobil


mobil Eriko perlahan meninggalkan Villa dan menuju rumah milik orang tuanya Elma yang masih terawat.


flashback on


Sisil dan Viona menggendong anak anaknya sambil memberikan ASI, Sisil yang rindu sama Michel menanyakan keadaan Michel ke Bayu. Sisil meneteskan air mata saat tahu suaminya masih aktif melakukan panjat pinang sama selingkuhan nya.


" Sampai kapan yah Vi, suami kita seperti ini. engga ada usaha sama sekali untuk mencari kita justru bersenang senang sama selingkuhan nya." Ucap Sisil sedih


" Entahlah Sil, saya belum siap ketemu Raka dan Michel meminta cerai sama Raka, mereka sama saja enggak bisa setia." Ucap Viona berusaha tegar.


" Saya jenuh hidup tanpa kepastian seperti ini." Lanjut Sisil, Sisil naro Eka pelan pelan ditempat tidurnya, begitu juga dengan Viona yang sudah selesai memberitakan ASI.


Saat Sisil dan Viona ingin kembali ke kursi, lampu kamar tiba tiba gelap, membuat Sisil dan Viona panik. Sisil dan Viona enggak sadar ada orang yang memberikan obat tidur pada mereka. saat melihat Sisil dan Viona pingsan lampu kamar dinyalakan.


" Maafkan kami nyonya" Ucap bodyguard, kedua bodyguard mengangkat Sisil dan Viona duduk di kursi sambil tidur.


" Beres, tinggal bawa baby sister yang tadi pingsan ke sini." Ucap bodyguard merenggangkan ototnya habis gendong Viona


kedua bodyguard langsung menggendong kedua baby sister, dan pelan pelan menurunkan mereka tiduran di karpet. kedua bodyguard jalan pelan ke tempat tidur bayi dengan hati hati membawa Eka dan Linda keluar kamar dan keluar Villa jalan menghampiri mobil Eriko.

__ADS_1


flashback off


__ADS_2