SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN

SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN
Dimana kamu sayang


__ADS_3

Raka dan Michel mendatangi apartemennya Sisil, Raka berkali kali pencet bel apartemen, sama sekali enggak ada respon sama sekali. Michel berusaha menghubungi nomornya Sisil dan viona diluar jangkauan. membuat Michel dan Raka mulai frustasi.


" Apa mereka enggak ada di sini?" Tanya Michel yang senderan didinding


" Dibawah juga enggak ada mobil Sisil, mereka enggak akan mungkin ke rumah ayah dan bunda. kemarin bunda dan ayah kesini saja Sisil menyembunyikan masalah kalian." Ucap Raka yang bingung keberadaan Sisil dan viona


" Kalo kesana, dari tadi kita sudah ditelepon ayah. terus mereka kemana yah. " Lanjut Michel semakin frustasi


" Entahlah Michel, sekarang kita pulang dan memerintahkan bodyguard untuk mencari istri istri kita." Lanjut Raka yang punya sedikit harapan ke bodyguard


" Sayang, kamu dimana sayang, maafkan aku, maafkan aku yang egois sayang." Batin Michel dan Raka menyesal sama kesalahannya


Michel dan Raka memilih untuk kembali ke rumah, Michel yang bingung harus bagaimana mencari istrinya. karena Michel sama sekali enggak tahu kenalannya Sisil dan Viona.


Dilain sisi, Viona dan Sisil jalan jalan disekitar Villa, bodyguard yang menemani Sisil dan Viona menghampiri majikannya yang lagi duduk santai sama anak anaknya.


" Ada apa kesini?" Tanya Sisil penasaran


" Maaf ganggu, bos besar nelefon menanyakan nomor kalian kenapa enggak bisa dihubungi." Ucap bodyguard melihat Sisil dan Viona.


" Jangan dijawab, kalian matikan handphone kalian saja. kalo sudah waktunya pulang kita akan nyalakan handphone." Perintah Sisil melihat Bodyguard nya


" Jangan sampai ayah tahu kita sembunyi dari suami suami kita." Perintah Viona, viona masih malas ketemu sama Raka


" Baik nyonya, saya akan mematikan Handphone permisi." Lanjut bodyguard


Bodyguard kembali ke pos satpam, Sisil dan Viona menikmati pemandangan di Villa.

__ADS_1


Dilain sisi, Michel melihat kamarnya, baju bajunya Sisil dibawa sebagaian begitu juga dengan baju bajunya Eka. Michel bener bener sudah enggak tahu lagi bagaimana caranya menemukan Sisil, begitu juga dengan Raka. Raka melihat lemari baju baju Viona ada yang dibawa sebagaian dan baju Linda juga sedikit dibawanya. Raka dan Michel jalan ke ruang kerjanya,dan mengumpulkan bodyguard sekaligus dua asistennya.


" Cari dimana pun Sisil dan viona pergi, saya ingin mereka segera kembali." Perintah Michel bingung


" Kenapa sampai pergi sih Sisil dan viona? apa kalian semakin keterlaluan membuat mereka pergi seperti ini?" Tanya Bayu, Dion belum kasih tahu perkembangan tugas yang dikasih Sisil dan Viona.


" Jangan banyak tanya, kalian cari dimana mereka berada. saya enggak ingin mertua saya curiga anak dan cucunya pergi." Ucap Raka kesal


" Yah lah marah, kebongkar perselingkuhan nya, memangnya enak. istri sempurna begitu disakitin. karena hal sepele." Batin Dion, Dion bangga sama sikapnya Sisil dan Viona yang pergi. buat kasih hukuman buat suami suami hobi selingkuh


" Yah saya bantu cari, kalo sudah pulang jangan. disakitin lagi mana janji kalian membahagiakan dan selalu ada buat istri." Lanjut Bayu, mendapatkan pelototan dari Raka dan Michel.


Dilain sisi, Viona dan Sisil. menghabiskan waktu buat jalan jalan dan main sama anaknya, Viona dan Sisil yang hobi saling tukeran memberikan ASI. hobinya masih berlanjut Sisil memberikan ASI buat Linda sedangkan Viona memberikan ASI buat Eka. baby sister nya diijinkan tidur duluan, karena Sisil dan Viona ingin membuat kan banyak stok ASI dan bisa tidur nyenyak.


" Banyak juga yah ASI kita, nanti bisa tidur lama deh enam jam, kantong ASI sudah ada empat kantong. besok mau jalan jalan makannya tidur pules." Ucap Sisil melihat kulkas berisi ASI


" Taman bermain Vi, saya sudah merencanakan ke sana." Lanjut Sisil, Sisil mengambil buah apel


" Sepertinya seru, ya sudah saya ikut saja." Lanjut Viona


Dilain sisi, Raka dan Michel keliling hotel untuk mencari keberadaan Sisil dan Viona, sudah dua jam keliling keberadaan mereka sama sekali belum ketemu juga, Michel dan Raka duduk dibawah mobil sambil memandangi pemandangan malam di kota Jakarta.


" Sekarang mereka tidur dimana yaah? kenapa sulit sekali mencari keberadaan Sisil dan Viona. pergi bawa anak lagi, semakin cemas saya." Ucap Michel sambil melihat langit


" Begini kali yah, yang mereka rasakan setiap kita mematikan handphone setiap kunjungan kerja, enggak memberikan kabar apapun dan enggak pulang pulang. mereka juga cemas kali yah sama kita, apa saya semakin keterlaluan yah sampai Viona pergi seperti ini." Penjelasan Raka, Raka tekuk lututnya


" Sepertinya Raka, kita saja yang enggak bisa nahan nafsong sama sekali membuat istri kita semakin marah." Lanjut Michel merutiki kesalahannya.

__ADS_1


" Sekarang harus bagaimana Michel, sayaa bener bener bingung mau cari Viona gimana sekarang." Lanjut Raka


Michel enggak menjawab ucapan Raka, Michel melamun memikirkan nasip pernikahannya, kini penyesalan yang dirasakan Michel. menyesal enggak bisa menahan ego nya dan menyesal enggak bisa kendaliin nafsongnya.


Dilain Sisi, Viona melihat fotonya Raka, Viona rindu sekali sama suami yang sangat dicintainya, Viona mengingat penghianatan suaminya membuat air matanya terjun bebas membasahi kedua pipinya.


" Sayang, kamu lagi apa sekarang, kenapa tega selingkuh sayang, apa kamu engga siap memiliki anak sampai membuat kamu selingkuh dan melakukan panjat pinang sama perempuan lain." Batin Viona, Viona bener bener engga habis fikir alasan suaminya bebas beberapa bulan ini.


Viona melihat Linda yang lagi tidur, Viona memeluk anaknya. lagi lagi air matanya mengalir dengan deras.


" Sayang, maafkan ayah kamu ya sayang, sibuk bekerja Sampai enggak ada waktu untuk kita dan dengan teganya selingkuh karena bunda menghabiskan waktu mengurus kamu sayang." Batin Viona sedih, Viona meluk Linda dan mencium pipinya Linda


Dilain sisi, baby sister yang melihat Sisil melamun jadi enggak tega, baby sister memberikan makanan dan pelancar ASI ke Sisil.


" Terimakasih Mbak, mbak bisa tidur beberapa jam, nanti gantian sama saya." Ucap Sisil, Sisil masih setia sama lamunannya


" Baik nyonya, saya istirahat dulu. permisi" Ucap Baby sister siap siap untuk tidur.


Sisil yang melihat baby sister nya tidur, melanjutkan kesibukan nya untuk makan dan minum pelancar ASI.


Dilain sisi, Dion yang mendapatkan kamar dari Bodyguard kalo Michel dan Raka, minum sampai setengah sadar. langsung menuju pantai bareng Bayu, Bayu yang mendapatkan ajakan langsung ikut saja sekalian kwartir sama kondisinya Raka dan Michel.


" Giliran istri kabur dan marah, frustasi galau Seperti itu, giliran di rumah diabaikan dan didiemin dasar labil." Protes Bayu, Bayu berusaha mengangkat Michel yang tidur dan membawanya kedala mobil.


" Penasaran juga, Sisil dan viona bersembunyi dimana yah, kenapa enggak bilang sama kita." Lanjut Dion sambil angkat badannya Raka kedalam mobil.


" Pinter juga mereka, memikirkan mencari tempat aman buat bersembunyi." Lanjut Dion yang merasa keberatan.

__ADS_1


Dion langsung menyalakan mobilnya, perlahan meninggalkan pantai. Bayu yang melihat Raka dan Michel mengirimkan foto kondisi Michel dan Raka ditambah caption kondisi Michel dan Raka saat ditemukan.


__ADS_2