
Michel dan Raka yang mendapatkan ijin ketemu langsung sama anak anaknya merasa bahagia sekali, Michel melihat Lulu dan Intan memberikan susu buat anak anaknya langsung menghampiri mereka, membuat Michel ingin memberikan susu formula langsung ke Eka begitu juga Raka yang rindu sama Linda pun menginginkan hal yang sama. Lulu melihat Eriko dan Elma mendapatkan anggukan dari bos besarnya yang tahu apa yang bakal ditanya sama Lulu.
" Ayah sangat rindu kamu nak" Ucap Michel haru sambil mencium keningnya Eka
" Secepatnya kita akan kumpul lagi yah sayang, ayah,bunda,dan Linda. ayah akan meluangkan waktu untuk jalan jalan keluarga kecil kita." Ucap Raka mencium keningnya Linda
" Selama Sisil dan Viona di rumah sakit cucu cucu tetep disini, saat sampai rumah baru kita bawa ketemu sama bunda nya, selama sakit kita akan nginep di rumah kalian buat jagain Eka dan Linda" Ucap Eriko santai, Eriko melihat cucunya begitu semangat minum susunya
" Kita enggak tega apa lagi kalian harus kerja, kalo cuman amnesia dan lumpuh kita masih percaya ada baby sister juga cukup sesekali kita jenguk, tapi kalo ditambah stres enggak tega melihat anak anak ketakutan melihat orang tuanya.demi menjaga mental anak anak, kita mau mengurus juga." Ucap Elma lega
" Kita setuju sama keinginan bunda dan ayah,mulai kapan nginep di rumah?." Tanya Michel melihat kedua mertuanya yang bijaksana
__ADS_1
" Saat dokter menemani Sisil dan Viona pulang ke rumah, kita nunggu perintah dokter waktu yang baik untuk Sisil dan Viona melihat langsung anak anaknya." Lanjut Eriko, Eriko mengambil botol susunya Eka, Eka tidur terlelap dalam pangkuan ayahnya
Lulu dan Intan pelan pelan mengambil Eka dan Linda, pelan pelan bawa masuk kedalam kamar, ART langsung mencuci botol susunya Eka dan Linda
Dilain sisi, Dion dan Bayu yang tahu atasannya sudah diterima baik sama Eriko ikut bahagia, enggak ada wajah ganteng Michel dan Raka mendapatkan lukisan karya bodyguard diwajah mereka.
"Pak Eriko walaupun tegas bisa bijaksana juga yah, sama kedua menantunya, engga mementingkan ego pak Eriko. demi kebahagiaan anak anaknya dan cucu Cucunya
" Puji Dion merapihkan meja kerjanya
Bayu dan Dion melanjutkan pekerjaannya masing-masing, pekerjaannya Bayu dan Dion terasa ringan karena dibantu sama Eriko setiap harinya.
__ADS_1
Dilain sisi, suster dibuat bingung melihat Sisil dan Viona yang menangis tiba tiba, suster meminta bodyguard yang menemani dikamar rawatnya Sisil dan Viona nelefon suaminya.
" Baik suster saya akan telefon mereka" Ucap bodyguard langsung mengambil handphone nya,dan langsung menelfon bodyguard yang menemani bosnya.
Dilain sisi, Michel dan Raka bersiap siap untuk kembali ke rumah sakit, Michel dan Raka pamit pulang. Eriko dan Elma mengantarkan kedua menantunya ke halaman depan rumah.
" Jangan bikin mereka Ngamuk dan aniaya kalian, kita percaya kalian berubah dan mau menjaga istri dengan baik selama sakit." Ucap Eriko optimis, Eriko enggak salah milih bodyguard yang tegas dan lebih mementingkan tanggung jawab dari pada mementingkan rasa kasihan.
" Insyaallah kita akan lebih baik lagi, terimakasih sudah memberikan kita kepercayaan dan kesempatan memperbaiki rumah tangga kita." Ucap Michel bahagia
" Kita usahakan bisa kesini, selama Sisil dan Viona masih sakit. maafkan kami yang belum bisa mengurus perusahaan dan kampus kita. kita masih fokus mengurus Sisil dan Viona.' Ucap Raka enggak tega
__ADS_1
" Ayah memaklumi kondisi kalian, selama ayah, Dion, dan Bayu. bisa menjalankan perusahaan enggak masalah, kalian tungguin sampai istri kalian sembuh total." Lanjut Eriko berusaha santai
Michel dan Raka meluk haru mertuanya, Raka dan Michel langsung masuk kedalam mobil. mobil perlahan meninggalkan rumahnya Eriko.