SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN

SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN
Amukan Eriko


__ADS_3

Eriko sengaja memerintahkan Dion untuk mengajak Raka pulang ke Jakarta tanpa disangka-sangka Raka membawa j*l*ngnya, Eriko menunggu di Mall sambil jalan-jalan menunggu kedatangan Raka dikantornya Michel. Elma yang akhirnya tahu rencana suaminya setuju untuk berakting seolah-olah enggak tahu keberadaan Sisil dan Viona. Elma sengaja belanja susu bayi dan baju baju anak.


" Mereka sudah di kantor sayang, mereka lagi bermesraan sama j*l*ngnya. bunda bisa bersandiwara kan sayang, setelah kita memergok menantu kita, kita akan merencanakan hukuman buat anak kita" Ucap Eriko menenteng barang bawaan istrinya


" Bunda setuju sayang, bunda kesal sama Sisil dan Viona yang enggak bisa menjadi istri dan ibu yang baik. ya sudah yuk kita kekantor Michel." Ucap Elma yang mulai emosi.


Eriko dan Elma mulai melanjutkan rencana nya ke kantor menantunya.


Dilain sisi, Dion dan Bayu berusaha untuk enggak komentar apapun, karena mereka tahu mertuanya Michel dan Raka sudah diperjalanan ke kantor.tanpa malu Michel dan Raka m3r3m45 gunung kembarnya Diana dan Reni didepan Dion dan Bayu.


" Kalian serius enggak mau seperti ini, enak loh asik. kalian free kalo mau kenalan sama mereka, kita bersenang-senang bareng." Ucap Raka yang mencium l3h3rnya Reni dengan mesra


" Saya belum terbiasa pak, saya gugup melihatnya." Ucap Bayu terus terang


" Ya sudah kamu mau sama siapa Bayu, tinggal pilih saja, lakukan di ruangan istirahat saya" Ucap Michel yang pegang tangannya Diana


Bukk brakk


Eriko yang mendengar pembicaraan menantunya langsung membuka kasar pintu ruangannya Michel, Dion sengaja pintunya enggak dikunci karena kedua asisten tahu akan kedatangan Eriko dan Elma. Eriko yang melihat kedua menantunya langsung jalan menghampiri menantunya disampingnya j*l*ng mereka.


" Berapa kalian dibayar sama Raka dan Michel, saya akan membayar lebih asal kalian pergi jauh dari kehidupan mereka sekarang juga. jangan berani muncul didepan dua menantu saya yang bi*d*b ini" Perintah Eriko penuh emosi


empat bodyguard pegang kuat tangannya Michel dan Raka, mereka berusaha untuk melepaskan tapi salah satu dari mereka mempelkan senjata di samping perutnya Raka dan Michel


" Diamlah, kalo kalian masih mau hidup" Bentak kedua bodyguard melihat majikannya memberontak


" Saya tanya sekali lagi, berapa kalian dibayar sebutkan saja, setelah itu sirna dari kehidupan menantu saya." Bentak Eriko melihat Diana dan Reni.


" Enggak usah pak, saya dan Reni akan menjauh. permisi." Ucap Diana ketakutan, Diana sadar orang yang dihadapi nya


" Bagus j*l*ng pergi lah, awas kalo kembali lagi" Bentak Eriko melihat Diana dan Reni keluar ruangannya Michel.


" Ikat tangan mereka, kita akan bahas masalah keluarga di rumah Jangan di sini." Perintah Eriko ke bodyguard nya


" Jangan ayah, kita bisa jalan sendiri tolong jangan merendahkan harga diri saya di kantor." Ucap Michel yang enggak ingin dipermalukan didepan karyawan karyawan nya.

__ADS_1


" Cih, sudah ketangkap basah masih punya harga diri kamu, saat bermesraan sama j*l*ng kamu apa berfikir harga diri kamu sebagai laki-laki yang sudah punya istri dan anak." Bentak Eriko mengepalkan tangannya dengan emosi


" Maafkan saya ayah" Ucap Raka dan Michel pelan karena enggak menyangka perselingkuhan nya ketahuan dengan cara seperti ini.


" Cih, bawa mereka satu mobil sama kalian saja, saya enggak ingin lepas kendali melihat mereka berdua." Perintah Eriko langsung pergi diikuti sama Elma, Dion, dan Bayu. mereka lebih memilih diam dan enggak ingin ikut campur.


Dilain sisi, Sisil dan Viona bermain sama Eka dan Linda di taman Villa, Bodyguard memantau kegiatan Sisil dan Viona. bodyguard terpaksa menemani karena diperintahkan sama Eriko.


" Bagaimana kabar suami kita apa ada kabar?" Tanya Viona memakaikan bandana ke Linda


" Enggak ada apapun bu" Ucap bodyguard berusaha santai


" Mungkin mereka lagi sibuk kali yah" Ucap Sisil menggantikan Pampers Eka


Sisil dan Viona bermain ceria dan bahagia sama anak anaknya


Dilain sisi, Dua bodyguard sudah berhasil membuat wajah tampannya Michel dan Raka acak acakan, mereka berhasil membuat wajah tampan menjadi memar dan sedikit berdarah diujung bibirnya Michel dan Raka. mereka berusaha untuk berdiri melihat mertuanya yang lagi menumpahkan amarahnya, hal yang ditakutkan selama ini sejujurnya Dion dan Bayu enggak tega bosnya dipukuli seperti ini, tapi inilah hukuman bagi penghianat dengan tega nya selingkuh karena hal sepele.


" Berdiri kan mereka sekarang, saya mau melihat wajah dua orang yang enggak ada akhlaknya ini." Bentak Eriko menatap menantunya


" Kenapa ayah tahu kita dalam masalah keluarga, apa Sisil kerumah ayah." Ucap Michel lagi lagi bodyguard memukul perutnya Michel


" Sekarang mereka kemana? membawa anak anak lagi bunda kwartir sama keberadaan mereka, kalian sudah tahu istri marah karena ketahuan selingkuh ini justru cuek sama j*l*ng kalian, enggak ada kepedulian sama sekali sama anak dan istri kalian." Bentak Elma berusaha nangis


" Kami sudah mencari mereka keliling kota ini tapi enggak ketemu sama sekali, bahkan di Makassar juga enggak ada." Ucap Raka pelan sambil nunduk malu karena ketahuan selingkuh


" Kita frustasi mencari keberadaan istri kita ayah dan bunda." Ucap Michel menahan rasa sakit


Bodyguard menyiram air, Eriko yang masih ingin memberikan hukuman enggak lagi memukul tapi menyiram Raka dan Michel


" Mencari tapi kalian tadi canda tawa sama j*l*ng kalian, kalian fikir anak saya itu apa hah tega sekali seperti ini sama kedua anak saya. bodyguard semprot mereka pakai selang." Bentak Eriko semakin marah sama kedua menantunya


" Maafkan kami, maafkan kami yang enggak bisa menahan nafsong, sejujurnya kami selalu memikirkan istri dan anak kita." Lanjut Michel merasa perih diwajahnya


" Sekarang dimana keberadaan Sisil dan Viona? mana yang kalian lakukan mana hah" Bentak Eriko, Eriko sendiri yang menyemprot Michel dan Raka semakin emosi melihat menantunya yang seperti penjahat s*****k

__ADS_1


" Apa kalian berfikir sekarang kehidupan anak anak kami diluar sana bagaimana, sedangkan kalian enak enak duduk santai sama j*l*ng kalian sempet sempet nya menawarkan asisten kalian. dimana hati dan pikiran kalian hah, mana tanggung jawab kalian sebagai suami." Bentak Elma bergetar, Elma benar bener kwartir akan anaknya.


" Sekarang mau kalian apa sama anak kita yang pergi entah kemana, apa kalian akan menikah lagi dengan mengabaikan keberadaan anak saya hah jawab" Bentak Eriko yang lagi lagi semprot Raka dan Michel pakai air


Raka dan Michel menggigil dan menahan perih diwajahnya karena luka pukulan yang kena air membuatnya jadi perih. Michel dan Raka memikirkan apa saja yang disampaikan Elma dan Eriko, Raka dan Michel belum siap kehilangan Sisil dan Viona selamanya.


" Kasih kami kesempatan untuk mencari istri kami, kami akan bertanggung jawab atas apa yang kami lakukan." Ucap Michel semakin lemes


" Ijinkan kami untuk memperbaiki rumah tangga kami kami rela keliling Indonesia demi ketemu sama istri dan anak." Ucap Raka kedinginan


" Cih, bukannya dari awal, baiklah kalian cari anak dan cucu kita dalam keadaan sehat tanpa kekurangan apapun, sementara perusahaan serahkan sama asisten kalian dan saya. jangan pulang sampai ketemu Sisil, Viona, Eka,dan Linda. saya akan memerintahkan dua bodyguard menemani kalian keliling Indonesia, supaya kalian enggak asal celup celup selama pencarian istri kalian." Perintah Eriko yang akhirnya setuju menantunya mencari anak anak dan cucunya.


" Baik ayah terimakasih sudah mau memberikan kepercayaan sama kita, ssya akan menebus semua kesalahan saya selama ini." Lanjut Michel berusaha berdiri


" Saya setuju untuk enggak pulang sampai ketemu anak dan istri saya." Lanjut Raka yang akhirnya duduk ditanah karena sudah enggak kuat berdiri


" Bagus, saya dan istri saya pulang, kalian pulihkan kondisi kalian sebelum mencari istri kalian." Lanjut Eriko melihat kedua menantunya yang lemah karena kedinginan


" Dan untuk kalian, kalo mereka maksa olahraga panas selama pencarian keberadaan Sisil dan Viona. pukul saja sesuka kalian." Sambung Eriko melihat kedua bodyguard nya.


" Baik tuan besar" Ucap kedua bodyguard


Eriko dan Elma meninggalkan kedua menantunya yang lemah dan kedinginan, Eriko langsung melanjutkan rencananya ketemu sama bodyguard yang menemani Sisil dan Viona.


" Mereka juga akan kita kasih hukuman sayang" Ucap Eriko sambil masuk mobil


" Mau berapa lama Eka dan Linda disembunyikan dan mau dimana?" Tanya Elma saat masuk kedalam mobil.


" Maksimal dua bulan, kita lihat kondisi Sisil, Viona, Raka,dan Michel. kalo bisa lebih cepat ya lebih baik kita kembalikan cucu kita, soal tempat sudah ada sayang." Lanjut Eriko mengelus lembut rambut istrinya


" Kita melanjutkan tempat terakhir" sambung Eriko melihat supirnya


" Baik tuan" Ucap supir perlahan meninggalkan rumah anak anaknya


Dilain sisi, Dion dan Bayu membantu bawa Raka dan Michel duduk diruang tamu, ART langsung membawakan baju ganti dan air hangat untuk Michel dan Raka karena mereka kedinginan dan kotak p3knya.

__ADS_1


" Indonesia tuh luas loh, mau berapa hari kita keliling Indonesia." Ucap Michel pelan menahan sakit


" Kita harus tanggung jawab sama keberadaan istri dan anak kita, rumah tangga kita juga harus tahu tujuan akhirnya. jangan gantung seperti ini, karena kebodohan kita, sekarang kita diawasi sama bodyguard salah sedikit muka kita akan kembali seperti ini lagi" Ucap Raka sambil melihat dua bodyguard, orang orang ini yang sering dipakai sama Eriko untuk menagih para penyewa ruko miliknya dan sekarang dua orang yang dikenal kejam mengawasi Raka dan Michel mencari keberadaan Sisil dan Viona.


__ADS_2