SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN

SETELAH PERNIKAHAN TTM CEO TAMPAN
Demi kelancaran operasi


__ADS_3

Michael dan Raka dipaksa keluar dari kamar perawatannya Sisil dan Viona, Michel awalnya enggak ingin sehari tanpa menemani Sisil walaupun harus di tampar, di Jambak, dan dipukuli. Michel masih berusaha bertahan mendapatkan hukuman dari istrinya.


" Demi kelancaran operasi istri kalian, kalian jangan di kamar perawatan sampai operasi selesai." Ucap bodyguard dengan santai


" Tapi kita enggak tega mereka sendiri seperti itu" Ucap Michel memelas


" Apa kalian ingin Sisil dan Viona enggak sembuh lumpuh nya? Kalian bisa selingkuh lagi melihat kondisinya." Bentak Bodyguard kesal


" Kita mengalah, setelah operasi tolong kabarin kita, kita nunggu Sisil dan Viona di taman rumah sakit." Ucap Raka, Raka melihat Sisil dan Viona yang masih tidur


" Tenang saja, pasti akan saya kabari kalian. lebih baik pergi sekarang sebelum mereka bangun tidur." Perintah bodyguard melihat Raka dan Michel


Bodyguard memberikan baju Raka dan Michel, supaya kedua bosnya mandi di kamar mandi deket apotik, Raka dan Michel pasrah meninggalkan kamar perawatan Sisil dan Viona. mereka enggak mau egois karena kata dokter jangan sampai mereka sakit kepala bisa mengganggu jalannya operasi, jalan satu satunya suruh Raka dan Michel menjauh Sampai sore hari.

__ADS_1


Dilain sisi, Elma dan Eriko bersiap siap ke rumah sakit, kali ini Elma dan Eriko membawa Eka dan Linda karena Michel ingin ketemu anaknya. Lulu dan Intan menyiapkan keperluan Eka dan Linda.


" Apa semuanya siap?" Tanya Elma gendong Eka, Eka cucu kandungnya, Elma lebih sering menggendong Eka dibandingkan Linda. karena Viona anak angkatnya kasih sayang Elma lebih besar ke Eka.


" Sudah nyonya sudah semuanya, baju, pempres, dan susu. sudah ada didalam tas." Ucap Intan memperlihatkan tas bawaannya


" Bagus bagus, yah sudah yuk jalan." Ucap Eriko, Eriko menggendong Linda


Eriko, Elma, Intan,dan Lulu. masuk kedalam mobil, mobil perlahan meninggalkan rumahnya Eriko


" Ayah bener bener hebat, mampu menjalankan dua perusahaan dan satu kampus." Ucap Raka saat melihat tanda tangan atas nama Eriko


" Apa lagi Dion dan Bayu. pasti mereka cukup repot memberikan banyak berkas ke rumah ayah." Ucap Michel yang enggak membayangkan kerepotan dua Asisten dan mertuanya.

__ADS_1


" katanya ayah dan bunda sudah dijalan, enggak sabar buat main sama Eka dan Linda." Lanjut Raka bahagia


" Kita tunggu diparkiran saja yuk, biar kita langsung gendong anak masing-masing." Lanjut Michel langsung berdiri


Raka menggangguk setuju, Michel dan Raka langsung jalan ke parkiran mobil rumah sakit, menunggu anak dan kedua mertuanya yang sudah dijalan. membuat Raka dan Michel enggak sabar untuk menunggu kedatangan mereka.


Dilain sisi, Sisil dan Viona matanya sama sama sama melihat kanan dan kiri seolah-olah mencari seseorang, dokter yang faham gerak gerik pasiennya cuman bisa senyum bahagia, respon positif Sisil dan Viona sudah mulai mencari keberadaan Michel dan Raka.


" Mereka diluar, demi operasi kaki kalian, seharian mereka enggak diijinkan ketemu kalian dulu." Ucap dokter berusaha santai


" Suster mari kita bawa pasien ke ruang operasi" Sambung dokter membantu Sisil duduk kursi roda, Sisil merasa rindu kehadiran lelaki yang sabar menerima amukan dirinya, yang selalu di tampar, dipukul,dan di tarik keras rambutnya.


suster membantu Viona duduk di kursi roda, perlahan suster dan dokter membawa Sisil dan Viona ke ruang operasi

__ADS_1


Episode kali ini sampai disini dulu guys, sambil nunggu new episode jangan lupa vote dan hadiahnya yah semuanya supaya saya semakin semangat nulis new episodenya


yang kangen keromantisan Sisil dan Michel, keromantisan Viona dan Raka sabar yah guys. merekanya masih sakit kalo sudah normal atau sembuh saya bikin romantis lagi apa lagi anaknya ketemu 😂


__ADS_2