
Sisil Yang kehilangan anaknya berhari hari membuatnya selalu nangis dan mulai berhalusinasi, melihat boneka Linda dikira anaknya, Elma yang tahu anaknya sakit merasa prihatin dan mulai enggak tega menyiksa anaknya terus menerus seperti ini, sedangkan Viona lebih banyak diam dan cuman mau minum air saja.
" Ayah, bagaimana ini, mau sampai kapan kita membuat anak anak kita seperti ini. sudah berhari hari. apa kita memberikan clue keberadaan Sisil dan Viona yah, biar Sisil, Viona, Michel,dan Raka. ketemu dan mencari anak anaknya bareng." Ucap Elma merasa enggak tega melihat anaknya sakit seperti ini.
" Baiklah bunda, sudah seminggu mereka cuman minum jus dan susu saja, nanti ayah bikin mereka berempat ketemu, mungkin ketemu sama baby sister tanpa sengaja saja kali yah. biar mereka yang ajak Michel dan Raka." Ucap Eriko pasrah, sejujurnya Eriko enggak tega menyiksa anaknya seperti ini, Sisil dan Viona bukannya mencari anaknya justru diam didalam kamar sambil nangis-nangis
" Ide yang bagus ayah, bunda enggak tega melihat Vidio Sisil dan Viona." Lanjut Elma, Elma peluk Eriko menahan sesak merasa sebagai orang tua yang tega.
Dilain sisi, Michel dan Raka, yang mukanya sakit dan memar merasa enggak enak badan. Michel yang melihat bodyguard duduk di kursi langsung kesel melihatnya, sebelum Michel bicara bodyguard sudah memberitahu apa yang dilakukan Michel dan Raka membuat mereka berdua langsung diam.
__ADS_1
" Lebih baik sekarang kalian mandi, dan sekarang kita mencari keberadaan istri dan anak kalian lagi, jangan berfikir bisa melakukan kesalahan yang sama lagi. tugas kami memperingati kalian bahkan dibolehkan menghajar kalian kalo ketahuan minum dan mengajak perempuan lain olahraga panas lagi. " Bentak Bodyguard dengan tegategas melihat Michel dan Raka.
" Sekali kali enggak masalah, kerja tuh jangan tegang tegang lah.." Bujuk Raka melihat bodyguard nya yang enggak sopan
" Kalian mau membujuk kami?" Tanya bodyguard dengan tegas
" Raka jangan ajak mereka, mereka enggak asik dan enggak usah sok akrab sama mereka." Sindir Michel, Michel masuk duluan kedalam kamar mandi.
Raka mengabaikan bodyguard yang enggak sopan, Raka menikmati makanan yang sudah disiapkan dan enggak melihat bodyguard yang menyebalkan.
__ADS_1
Dilain sisi, Elma dan Eriko mengajak Eka dan Linda jalan jalan pagi, Elma merasa rindu sama Sisil, anak satu satunya yang selalu membanggakan. Elma melihat gudang mainan kecilnya Sisil.
" mbak tolong gendong Eka sebentar." Ucap Elma memberikan Eka ke ART
" Bunda mua ambil apa?" Tanya Eriko penasaran
" Mainan yang bunda beli, bunda dulu pernah membelikan mainan anak cowok. Karana ternyata anak kita perempuan akhirnya enggak dimainkan, dan sekarang mainan ini buat Eka." Lanjut Elma melihat kardus tulisan mainan anak cowok.
" Tiga bulan lagi kan Eka MPASI sudah bisa diajak main." Ucap Elma bahagia, Elma mengambil kardus
__ADS_1
" Bunda bener juga, yaah sudah dibersihkan dulu baru nanti kita mainkan bareng Eka." Lanjut Eriko bahagia
Eriko selalu bangga sama istrinya selalu bisa simpan barang lama yang bisa dipakai lagi, Elma pelan pelan membawa kardus yang kotor kedalam rumah lamanya. Elma dan Eriko enggak sabar ingin main bareng Eka dan Linda