
Friska semakin ketakutan melihat Frans juga mulai tidak kuat menahan dirinya.
''Mas?!" pekik Friska.
''Friska, sepertinya aku tidak kuat lagi untuk membawamu keluar dari tempat ini,'' ucap Frans lemah.
''Mas harus kuat dengan lemah seperti ini, Dio sepertinya sudah menyadari kepergian kita,'' pekik Friska.
''Kau lebih baik pergi Friska, biar aku yang meladeni Dio,'' tambah Frans.
''Aku tidak bisa melakukan itu Mas,'' tolak Friska.
''Kau tidak tahu bagaimana Dio sanggup melakukan hal yang buruk Friska. Cepat pergi dari sini sebelum Dio datang menarik kita berdua!" Friska sudah melihat Dio hampir mendekati mereka.
''Tapi Mas,'' ucap Friska.
''Pergi!" teriak Frans.
Friska akhirnya meninggalkan tempat itu dengan tenaga yang tersisa.
Dia sekali melihat ke belakang memastikan Frans tidak terjadi sesuatu kepadanya.
''Dio jangan kejar Friska!" tahan Frans.
''Kau mengacaukan rencanaku Frans, kita berdua sudah sepakat Friska akan pindah tangan kepadaku. Tapi apa yang kau lakukan malah menyuruhnya pergi dari sini!" sentak Dio.
__ADS_1
''Aku tidak tega melakukan itu kepada Friska, Dio.'' Frans terus memegang kaki Dio agar tidak mengejar Friska.
''Kau akan mendapatkan balasanku Frans.'' Dio menyalakan mobilnya untuk mengejar Friska hampir hilang dari pandangannya.
''Friska tidak boleh di tangan Dio. Friska aku minta maaf udah bodoh membiarkan mu dibeli Dio,'' lirihnya.
Friska melihat mobil Dio sudah berada di belakangnya tersentak kaget.
Tenaganya semakin berkurang karena pengaruh minuman yang diberikan Dio.
''Aku harus kuat demi Mas Frans,'' ucapnya.
Dio semakin kesal melihat Friska tatap tidak mau menepi mau tidak mau akhirnya mobil tersebut saling mengenai.
''Friska, Frans saat ini sudah tidak berdaya hentikan mobil ya!" teriak Dio.
''Mas Frans?!" pekiknya.
''Hentikan Friska kau akan menyesali nya kalau tidak menghentikan mobil ini,'' teriak Dio.
''Aku tidak bisa menghentikannya karena Mas Frans,'' batinnya.
Dio semakin kesal padahal dia dan Frans sudah sepakat dan saling melakukan transaksi agar Friska mau di sewa.
''Friska, kalau kau tidak mau menghentikannya aku tidak akan bisa menjamin keselamatan Frans,'' ancam Dio lagi.
__ADS_1
''Aku tidak peduli Dio, lakukan apapun yang kau mau.'' Friska sangat meyakini kalau Frans saat ini kuat dan bisa lolos dari tempat itu.
''Menyebalkan! Andai aku tahu sifat wanita ini tentunya aku tidak mau rugi. Semua ini karena kau Frans sudah membohongi ku,'' ucapnya kesal.
Friska pergi menuju ke kantor polisi untuk melaporkan apa yang terjadi kepadanya bersama dengan Frans.
Dio langsung mundur karena tidak memiliki kekuasaan di sana bisa jadi dia yang akan kena hukum.
''Tunggu pembalasanku Friska,'' ucapnya lalu pergi kembali ke kediamannya.
Sementara itu Frans berhasil membuat tubuhnya kembali feat menggunakan air taman.
Tiba-tiba dia melihat mobil Dio kembali tampa Friska perasaannya begitu legah.
''Frans, keterlaluan kau melakukan ini kepadaku?" sentak Dio.
''Aku mana bisa melihat istriku bersama dengan pria lain, bak kau maupun pria di luar sana Dio,'' jawab Frans tidak takut.
''Tapi kau sudah menjanjikan dia kepadaku,'' teriaknya.
''Uangmu bisa aku kembalikan Dio tapi jangan mengganggu istriku lagi.'' Dio memberikan pelajaran kepada Frans karena sudah membatalkan kesepakatan mereka berdua.
''Kau dan istrimu akan kuberikan pelajaran suatu saat Frans, ingat itu!" ancam Dio langsung meninggalkan Frans di sana.
''Dio tidak pernah main main dengan ucapannya aku harus melindungi Friska. Alangkah bodohnya aku melakukan ini kepada istriku sendiri,'' ucapnya kesal.
__ADS_1