Siapakah Pria Misterius Yang Muncul Di Dalam Mimpiku

Siapakah Pria Misterius Yang Muncul Di Dalam Mimpiku
Mini cerita


__ADS_3

Mini cerita episode 13


Hari yang cerah dan suasana hangat, di wahana air/kolam renang begitu penuh oleh para pengunjung semua tempat bermain dan kolam di penuhi banyak orang, Ai dan Akak yang tidak meneruskan latihan renang Ai (karena usus Ai terus menerus keram) sekarang mereka sedang makan bakso di kafe yang ada di wahana itu.


"(sedang makan bakso)"


"......." Akak yang makan sambil menatap Ai.


"(Ai menikmati makan baso)"


"Huh?!" menyadari kalau di perhatikan.


"......"


"ada apa? Kenapa Akak terus melihatku?"


"Heh??...emm..."


"???"


"engga...cuma mau liat ajahh..kamu suka sama bakso?"


"suka...tapi abdi ge resep mie ayam..."


"hmm...mau mie ayam?"


"Huh...mmm mau tapi sama bakso ini juga alhamdulilah kenyang"


"kalau mau bilang saja...nanti kita makan mie ayam"


"yaaa"


Setelah selesai makan bakso dan menunggu 15 menit, mereka kembali jalan-jalan di wahana perosotan yang berseluncur dengan ban, bermain air memakai pistol air dan masih banyak mereka berdua bermain wahana di sanah.


"(bermain bersama)"


"......" Ai tersenyum.


"(Akak tersenyum melihat Ai tersenyum)"


"setidaknya kamu tersenyum dan menikmati bermain di wahana air/kolam renang, walau latihan renangnya jadi, tidak jadi" ucapan Akak dalam hati.


"hmm..." tersenyum.


"hahaha...hahaha..." Ai tertawa.


"!!!" terkejut melihat belenggu.


"belenggu itu... Dia tidak terlalu terlihat dan melilit Ai, syukurlah"


"Huh?! Hehehe...Akak..." melambai ke arah Akak dan tersenyum.

__ADS_1


"Huh??? Hmm... Yaa..." menghampiri Ai.


"ada apa?"


"coba lihat itu..." menunjuk ke arah area air mancur.


"wahh...pertunjukan air mancur warna yaa..."


"hm...sangat indah, banyak yang bermain ke sanah..."


"kamu mau juga?"


"gak...gak mau, cukup melihat saja..."


"...jika waktunya sudah tiba...saya pasti akan memberitau siapakah saya sebenarnya kepadamu, jadi kamu harus menunggu Ai nurlatifah" ucapnya dalam hati.


Mini cerita episode 14


Hari yang cerah dan suasana begitu sejuk, di villa lebih tepatnya di ruang pakaian Akak sekarang sedang bercosplay menjadi Lan wanji atau Lan zhan dan memerankan karakter lan zhan...


"(Akak yang bermain sitar/kecapi 7 senar)"


"(Ai menikmati alunan musik)"


"......." berhenti.


"plok! plok! plok!" bertepuk tangan.


"Akak ayo coba perankan lan zhan"


"baiklah, ini baca dialog antara lan zhan dan wei ying, kamu yang menjadi wei ying" menyerahkan lembaran kertas.


"hmm...tapi yang mana dialog yang harus saya ucapkan" sedang memilih adegan dan dialog yang akan di peragakan.


"hmm...bagaimana kalau yang ini..." menunjuk satu dialog dari adegan dimana wei ying menanyakan makna dari pita dahi keluarga Lan.


"baiklah..."


"......"


"(melihat pita dahi lan zhan tertiup angin)"


"Lan zhan..." memangil...Ai memerankan wei ying.


"....." lan zhan melihat ke arah di pangil...Akak memerankan lan zhan.


"pita dahi keluargamu...sebenarnya memiliki makna apa?" sambil memegang pita dahi bagian yang terurai (pita dahi lan zhan panjang).


"(lan zhan memegang pita dahi)"


"......." menatap.

__ADS_1


"saat kau belajar di gu su, kau sudah menyalin kitab ritus berapa kali?" menatap dengan penasaran.


"(menghitung jari) 5 kali? 6 kali? Sudah tidak ingat, untuk apa menanyakan itu?" menatap bingun.


"sia-sia kau menyalinnya..." memalingkan wajah.


"....."


"berpura-pura misterius" sedikit kesal.


"(saling melihat)"


"lumayan...kamu sesikit bisa menirukan wei ying..." tersenyum kepada Ai dan mengelus kepala Ai dengan sayang.


"terimakasih, tapi Akak bisa semirip itu memerankan lan zhan" membalas senyuman Akak.


"hmm...begitulah..."


Akak berganti pakaian dan sekarang dia bercosplay menjadi kaito kid dan seperti tadi Akak memerankan kaito kid dan Ai di minta memerankan gadis yang permatanya di curi.


"......" menatap.


"kumohon kembalikan! Itu adalah permata peningalan dari mendiam kakekku"


"Heh...nona muda, sepertinya aku tidak bisa melakukannya..."


"(mendekat, mengambil tangan Ai dan mencium pungunh tangan Ai)"


"cup"


"maafkan aku nona cantik... Tapi aku harus mencurinya"


"(menatap)"


"deg!" wajah merona merah.


"sahh...selamat tinggal nona cantik..."


"...." memegang mawar biru.


"Hehehe...hahaha..." tertawa bersama.


Akak terus berganti cosplay dan memerankan karakter yang dia cosplaykan dan Ai memerankan karakter yang cocok dengannya. Mereka terus melakukan itu dan bersenang-senang dantak lupa berfoto untuk kenang-kenangan, waktu sudah menunjukan, waktunya makan siang, Ai pergi ke dapur untuk membuat makan siang, Ai memilih memasak nasi goreng. Setelah selesai memasak nasi goreng Ai membawa dua piring nasi goreng kembali ke ruang pakaian, sesampainya di ruang pakaian, Akak yang sedang duduk bersandar di sofa menyadari Ai datang, mereka makan nasi goreng bersama di meja makan yang ada di ruang pakaian.


"(Ai yang fokus makan)"


"......" Akak memperhatikan Ai.


"saat waktunya tiba ... Saya akan memberi tau siapakah saya swbenarnya" icapnya dalam hati.


"huh?...hmm..." tersenyum, Ai sudah selesai makan.

__ADS_1


"hmm..." Akak tersenyum.


__ADS_2