Siapakah Pria Misterius Yang Muncul Di Dalam Mimpiku

Siapakah Pria Misterius Yang Muncul Di Dalam Mimpiku
Episode 4


__ADS_3

Percakapan Ai mulai


"assalammualaikum wr.wb. Halo... Bagaimana kabar kalian? Semoga sehat-sehat Aamiin...kalau ada yang kurang sehat semoga lekas sembih Aamiin..."


"cerita hari ini menceritakan kelanjutan episode kemarin yang dimana saya masih galau karena cinta pertama saya dan sahabat (perempuan) saya sudah pacaran dan itu sudah jalan dua hari...tapi saya masih galau, dan di dalam mimpi...Akak menghibur saya agar saya tidak galau lagi"


"bagaimana Akak menghibur saya agar tidak sedih atau galau lagi? Langsung saja baca ceritanya...selamat membaca..."


Percakapan Ai selesai


...Kamu tidak sendiri...


Hari yang mendung...awan pun akan menujukan akan turun hujan, di villa Ai sedang duduk memeluk kaki di teras depan villa, Ai melamun.


"...." Ai melamun.


Dari dalam Akak melihat Ai yang duduk memeluk kaki, sambil menatapmu akhirnya Akak keluar dan menghampiri Ai.


"tap...tap...tap" bejalan mendekat.


"....."


"...." Akak menatap.


"tap" berhenti.


"....." Akak duduk di samping Ai.


"...." Ai melamun.


"(Akak menatap Ai dari samping)"


"haaaa..."


"....." mengelus pipi kanan Ai.


"huh?!"


"....." menoleh ke arah Akak.


Ai yang merasa sentuhan di pipi kanannya langsung menoleh ke arah kanan, Ai dan Akak saling bertatapan satu sama lain untuk beberapa detik...


"kamu masih sedih Ai?"


"....."


"sahabatku...jangan sedih terus..."


"saya juga jadi sedih"


"....."


"hmm..."


Ai sama sekali tidak merespon atau menjawab pertanyaan Akak, ia hanya menatap dan kembali terdiam kembali, Akak tidak habis ide...Akak pun berkata...


"Ai...Akak tau bagaimana cara untuk mengembalikan senyum di wajahmu..." sambil mengelus pipi Ai.


"....." Ai menatap.


"...." Akak tersenyum.


"ayok kamu bangun dulu..." membantu Ai berdiri.


"hmm..." Ai bingung.


"sekarang...tutup matamu..."


"???"


"lakukan saja"


"....."


"hmm..." Akak tersenyum.


"baiklah..."


"....." Ai menutup mata.


"....." tersenyum.


Setelah menutup mata Ai tidak tau apa yang dilakukan oleh Akak tapi tampan ia sadari ternyata Akak membawa Ai ke suatu tempat.


"....." Ai masih menutup mata.


"baiklah...sekarang kamu boleh bukan matamu"


"....." Ai membuka mata dengan perlahan.


"....."


"haaaaa..." terkagum.

__ADS_1


"selamat datang di taman hiburan" ucap Akak.


"huh?" melihat ke arah Akak.


"deg!"


"....." wajah Ai tersipu.


"hmm..." Akak tersenyum.


Ternyata Akak membawa Ai ke taman hiburan untuk mengembalikan senyumannya dengan cara bermain disanah.


"kamu terlihat cantik dengan gaun biru itu sahabatku..." tersenyum.


"gaun?"


"hah?" terkejut sudah berganti pakaian.


"Kamu suka gaunnya?"


"hmm...suka"


"syukurlah...kalau kamu suka..."


"......" Ai tersipu malu.


"deg!"


"emm...eghmm..ayo kita pergi bermain..."


"akh!...emm...iyaa..."


Akak mengajak Ai ke taman hiburan, terlihat Ai sangat terpukau dengan taman hiburan ini sampai dia terus melihat kesana-kesini, Akak yang melihat sahabatnya tersenyum dan mengangap itu sangat imut.


"ini pertamakali kamu ke taman hiburan?"


"hmm...baru pertamakali..."


"pantesan aja...kamu melihat kesana-kesini"


"...."


"apa kamu naik wahana? atau main permainan?"


"hmm..boleh..."


Ai dan Akak berkeliling taman hiburan karena Ai yang meminta, Ai sangat menikmati jalan-jalan ditaman hiburan sesekali mereka berdua masuk ke wahana permainan, yaa lebih tepatnya Akak yang mengajak kalau Ai nya si...masih agak takut.


Tapi Akak tetap mengajak Ai main semua wahana (yang tidak terlalu menakutkan) mereka main perosotan terpanjang...


"gak papa...aman sama Akak meluncurnyaa..."


"gak! Mau!"


"....." menarik Ai


"...." duduk di ban duduk.


"Aaaaaaaaa...."


"yuhuuuuuu...." Akak dan Ai meluncur.


Akak dan Ai berseluncur sampai mendarat dengan selamat tapi Ai terlihat kesal...


"Haaaaaa..." terengah-engah.


"woooo..."


"bukankah itu menyenangkan?"


"Menakutkat!"


"hahaha...hahaha..."


"jangan ketawa bambang!"


Mereka juga masuk ke rumah cermin, rumah kupu-kupu, naik komedi putar,kereta,berfoto bersama, main permainan kesempatan...


"yakin gak mau Akak yang menembak sasarannya?"


"saya mau nyobai...saya pengen mendapatkan boneka kucingnya..."


"baiklah-baiklah...tapi Akak akan bantu supaya kena sasaran"


"ok"


Akak membantu Ai untuk membidik sasaran (kaleng-kaleng) supaya bisa jatuh semua dan...


"dorr..."


"kletang...klentang" semua kaleng jatuh.


"yeee...berhasil"

__ADS_1


"selamat..."


"yeee...bonekanya dapet..."


"....."


"hmm..." Akak tersenyum.


"....." mengelus kepala Ai.


"huh?"


"kamu tidak sendiri..."


"huh?"


"semua orang yang kamu sayang (keluarga dan teman-teman) ada bersamamu jadi...apapun yang kamu rasakan atau alami...kamu bisa ceritakepada mereka..."


"...." Ai terdiam.


"tapi...sepertinya kamu lupa atau pura-pura lupa..."


"hah!? Maksud Akak?"


"dimana?"


"hmm..."


"dimana lagi selain satu...satu-satunya"


"???"


"Allah..."


"huh!"


"Akak tau...kamu hanya nencurahkan semua yang kamu rasa dan alami kepada Allah kan? Di saat semua orang benar-benar tidak ada waktu untukmua atau menjadi tempat untuk bersandar"


"kamu menangis dan mengadu kepada Allah, tapi kamu jangan lupa meskipun keluarga atau teman-teman mu tidak bisa ada untukmu tapi kamu harus tetap menceritakannya kepada mereka apa yang kamu rasakan..."


Akak terus menasehati Ai...Ai pun menyadari kalau oa telah membuat orang-orang yang dia menghawatirkan dirinya ia pun mengerti dan tidak akan menghawatirkan orang lain lagi.


"sekarang kamu mengertikan"


"hmm...iya terimakasih...sudah mengigatkan"


"baiklah...mari Akak belikan es krim..."


"hmm..."


"ehee..." tersenyum lucu.


"deg!" tersipu.


"hmm..." tersenyum.


Melihat Ai kembali tersenyum Akak tersipu karena melihay Ai yang tersenyum begitu lucunya apalagi dia bilang "ehee" rasa yaa...seperti Akak ingun sekali mencium dan memeluk sahabatnya itu saking mengemaskannya.


"....."


"....."


Ai dan Akak memakan es krim bersama dab bercandagura, dan juga mengambil foto bersama, hari yang menyenangkan...


"hahahaha"


"hahahaha"


"....." tersenyum bersama.


Pagi hari pun tiba... Ai membuka matanya dan bangun dari tidurnya...


"....." membuka mata.


"....." bangun.


"hmm..." tersenyum.


"itu menyenangkan walau hanya dalam mimpi..."


"....." tersenyum.


Di tempat lain...seseorang sedang menatap langit di teras depan kamarnya.


"......"


"hmm..." tersenyum.


Percakapan Ai mulai


"nahh begitula...bagaimana Akak yang mencoba mengembalikan seyumman saya dan kembali ceria"


"...." tersenyum.

__ADS_1


"sekian dulu untuk hari ini, terima kasih sudah membaca, sampai jumpa lagi dadahh..."


"wasalammualaikum wr.wb."


__ADS_2