
...Akak main biola untuk Ai...
Langit cerah berawan, suasana begitu damai...Ai yang berjalan kesuatu tempat dan dia berhenti di bangku taman yang depannya sebuah kolam ikan dengan Akak yang duduk menunggu Ai.
"assalalmmualaikum...halo Akak..."
"..." berbalik ke belakang.
"waalaikumsalam...hai Ai... Kemari duduk di samping Akak"
Ai duduk di bangku taman itu, ia duduk di samping Akak dan tepat di tengah mereka tuan kucing sedang tidur.
"jadi...kenapa Akak meminta Ai ke sini?"
"Akak ingin Ai merasa rilek dengan melihat pemandanggan disini..."
"Akak sekhawatir itu kahh? Sampai melakukan semua ini?"
"hmm..."
"sangat khawatir...karena akhir-akhir ini kamu selalu resah hati dan kamu pasti kesulitan tidurkan? Ada bayanggan hitam di bawah matamu..."
"...." terkejut dan merona merah.
"...." menutuo wajah dengan kedua tangan.
"manis" ucap Akak dalam hati.
"eeee...yaaapuuunnn....jadi saya punya mata panda! Maluuu yaaaa... "
"hehehe....iya punya mata panda...tapi lucu kok kaya panda..." senyum dan tertawa.
"itubgak lucu bambang!!!"
"hehehe...lucuuu...yaaa...hehehe"
"jangan ketawaaaaa!!!"
"hmm...baiklah-baiklah Akak berhenti..."
"hmmm...hehehe..."
"itu masih ketawa bambang!!!"
"iya maaf..."
"bagaimana kalau Akak main satu lagu dengan biola sebagai permintaan maaf...karena tadi tertawa"
"padahal dia manis sekali saat tersipu" ucapnya dalam hati.
"biola?"
__ADS_1
"yaa...mau tidak? Kalau mau Akak akan mainkan biola sekarang"
"hmm...mau..."
Akak pun mengeluarkan biola dari tempat biola dan mulai bersiap memainkan lagu dengan biola, Ai mendengarkan dari samping, Akak memainkan lagu kal ho na ho dengan biola, Ai mendengar dengan melihat kearah Akak. Alunan lagu yang di mainkan oleh Akak (dengan biola) membuat Ai tersenyum dan tertawa suasana.
"...." Ai yang mendengarkan.
"....." Akak terus memainkan biola.
Dengan suasana yang begitu damai, angin berhebus sepoy-sepoy dan alunan musik yang merdu membuat Ai begitu merasa nyaman,tampa ia sadari... Ai menutup mata dan mulai tertidur tubuhnya oleng kw samping dan kepalanya mendarat di atas bantal leher yang sudah Akak siapkan. Tuan kucing menjaga bantal leher itu supaya tidak jatuh, Akak melirik ke samping ke arah sahabatnya yang tertidur pulas dan ia memainkan kembali biolanya supaya Ai benar-benar tertidur pulas.
"Zzzzzzzzz....." Ai tertidur.
"......" Akak berhenti main biola.
"....." Akak mengelus kepala Ai.
"...." menatap dan tersenyum lembut.
Akak meletakan biolanya mendekati Ai, dia mengelus kepala Ai dengan penuh kasih sayang, Akak tersenyum melihat wajar sahabatnya yang tidur.
"akhirnya kau tidur...beberapa hari kau tidak tidur...kau memikirkan sesuatu yang tak ingin saya ketahui, tapi saya tau apa yang kau pikirkan"
"setiap saat menangis... Setiap malam menangis... Sahabatku kenapa?... Kenapa kamu... Akk! Tidak! Yang terpenting kau sudah bisa tidur dengan nyenyak dan tenang, tidurlah dan jangan memikirkan hal-hal itu lagi...saya di sini...saya akan selalu disini untuk menjagamu...walau hanya bisa bertemu di dalam mimpi..."
"saya akan menjaga dan melindungimu dari jauh... Dari tempat saya (yang selalu mengawasimu) sahabatku...saya pasti akan selalu melindungi dan menjagamu"
"Zzzzz..." Ai tidur.
"....." Akak membaca buku.
"huh!"
"....." Akak melihat ke arah kalian (para pembaca)
"sttssss...." meletakan jari telunjuk ke bibir dan mengedipkan mata.
"jangan berisik...sahabat kecilku sedang tidur (akhirnya bisa tidur) jadi tolong jangan berisik" tersenyum.
...Ai digonbalin oleh Akak...
Di villa Ai dan Akak sedang bermain dengan tuan kucing dan para kucing putih...tapi kemudian Akak berkata...
"Ai...Akak punya satu permaina..."
"permainna apa?"
"JAWAB DENGAN CEPAT"
"huh???"
__ADS_1
"misalnya begini..."
"kalau Akak bilang 'Akak punya es krim' Ai jawab 'es krimku' kalau Akak bilang 'Akak punya merak' Ai jawab 'merakku' oke mengerti?"
"mengerti..."
"siap main?"
"siap..."
"ok mulai"
"hmm..."
"kalau Akak jadi kucing?"
"kucingku..."
"kalau Akak jadi kelinci?"
"kelinciku..."
"kalau Akak jadi singa?"
"singaku..."
"KALAU AKAK JADI SUAMI?" Akak mulai mengoda Ai.
"suamiku..." Ai tidak sadar di godai/di gombalin Akak.
"YAA ISTRIKU ADA APA?..." sambil menatao dan tersenyum ke arah Ai.
"huh?"
"ehk?!..."
"Eeeeeee...." baru sadar kalau ladi di gombalin oleh Akak.
"....." wajah Ai langsung merona merah.
"pffppfff...." menahan tawa.
"hahahaha....hahaha..." tertawa.
"dasar bambang..." Ai mencubit lenga Akak.
"hahaha...hahaha..." Aibdan Akak tertawa bersama.
"...." berti tertawa dan saling melihat, tersenyum besama.
Ai dan Akak menghabiskan waktu bersama, mereka bermain dengan para kucing, sesekali berdoto bersama, kadang Akak memotret Ai yang lagi bermain dengan tuan kucing dan para kucing putih, berfoto bertiga (Ai, Akak, dan Tuan kucing).
__ADS_1