
"Kau sudah bangun, sayang?" tanya lelaki itu masuk dan kembali menutup pintu
"Siapa kamu? " tanya Zahra yang tidak kenal siapa orang itu.
"Lelakimu" kata lelaki itu mendekati Zahra.
"Stop! jangan mendekat" Zahra mencoba memberhentikan langkah orang itu.
Namun orang itu tidak berhenti ia mendekati Zahra.
"Jangan takut, Zahra. Jika kau menurut kau akan baik-baik saja" kata lelaki itu mengulurkan tanganya hendak mengusap kepala Zahra. Zahra menghindar.
zahra menangis "kenapa aku selalu saja diculik"
"Ziapa kau hiks? Aku ingin pulang hiks hiks"
Orang duduk disamping Zahra "jangan uji aku zahra." ujar lelaki itu
"Jika kau tanya aku siapa? aku alex teman SMP mu"
"Alex? Kau Alex" ketakutan sudah menyerang Zahra. Alex adalah seorang paranoid yang sering mengikuti Zahra diam-diam. Sudah seperti stalker menyeramkan. Alex yang tidak segan segan memukuli orang yang dekat dengan Zahra baik laki-laki maupun wanita. mengatakan Zahra hanya miliknya. Zahra sudah lelah dengan tingkah Alex.
Namun beruntung Zahra harus pindah ke kota lain mengikuti ayahnya dan bebas dari Alex.
"Kenapa Zahra? Kau ingat sekarang?"
alyex semakin mendekati Zahra. Zahra semakin mundur.
__ADS_1
"Jangan macam-macam, Lex. Aku sudah punya suami" ujar Zahra.
Rahang Alex mengeras dan langsung memegang 2 bahu zahra kuat Zahra meringis sakit "Lepasi, Lex. sakit"
"JANGAN KAU SEBUT ITU ZAHRA. AKU SUAMIMU DAN HANYA AKU YANG BERHAK JADI SUAMIMU"
"Sakit, lek" zahra mencoba melepaskan gengaman Alex di bahunya yang semakin sakit.
Dreet dret. suara HP Alex berbunyi.
Alex mengangkatnya.
"CEPAT KATAKAN. JIKA TIDAK PENTING NYAWAMU TAMAT"
"...."
"Siapa? tuhan lindungilah aku dan anakku. Mas tolong aku." Zahra tidak tau kenapa saat seperti ini ia kangen Sofian.
Alex mematikan telpon.
"Suamimu akan datang, Zahra"
"APA?" tanya Zahra kaget bagaimana Sofian tau dimana dirinya. Namun dia senang Sofian akan datang. Zahra juga sedih akankah semuanya berjalan lancar?
"Aku juga tidak tau zahra. Bagaimana bisa lelaki itu tau keberadaanmu. HPmu sudah tidak ada yang berarti GPS sudah tidak ada"
ujar Alex terlihat sedih.
__ADS_1
"HP? GPS?" Untuk kali ini Zahra sedih meninggalkan HP. Ia meninggalkan HP karena lupa bawa. Ia menaruhnya di atas kloset setelah menganti baju dia terlalu gugup keluar begitu saja.
"jangan sedih sayang. Kita akan menyambutnya dan habis itu tidak ada yang bisa memisahkan kita"
"Apa yang akan kau lakukan, Aex?"
"Kau akan lihat nanti Zahra. Aku akan melihatkannya padamu. Lelaki itu yang membuat jarak pada kita dengan anak buahnya baik di Amrik dan Indo" jelas Alex.
"Amrik?"
"Iya sayang saat kau kuliah. Aku tidak sengaja ketemu kamu. Aku langsung mengenalimu. namun aku masih mencari waktu yang tepat menampakkan diri, namun si brengsek itu datang dengan anak buahnya yang selalu melindungimu dari aku. Bahkan aku tidak bisa mendekatimu" cerita Alex sedih.
"Orang ini gila? Siapa sebenarnya dirimu mas? Apa sebenarnya yang terjadi?" Zahra merindukan Sofian.
"Kau tenang, Zahra" Alex mengusap kepala Zahra. Zahra belum sempat menghindar karena masih berfikir.
Zahra menyingkirkan tangan Alex "Kita bukan muhrim " ujar zahra
Alex terkekeh "Kita akan muhrim sayang. tunggu setelah aku menghabiskan lelaki itu"
"Benar-benar tidak waras. Siapa yang mau dengannya. Namun aku harus bermain peran agar aman darinya untuk anak-anakku"
see you next time*
sebenarnya autor mau buat jadwal up misalnya pada hari rabu..pada setuju ngga?
setelah novel ini autor juga mau buat next novel judulnya cewek tomboy vs cowok tsundere. pada setuju ngga?
__ADS_1
udah pada baca novel autor pertama i hate you status? jangan lupa dibaca ya...