
Lsu semakin santer berkembang di kampus,
Hana sampai di pangil keruangan BP, para
dosen juga merasa tidak nyaman karena ini
menyangkut nama baik kampus mereka, mereka
ingin tahu kebenarannya jika isu itu benar maka
mereka sepakat mengeluarkan Hana dari
kampus
Tok tok .
Selamat siang pak
" Siang Hana silahkan masuk, ada yang saya
ingin klarifikasi sama kamu" perintah si dosen
killer
" baik pak" jawab Hana dengan sopan
apakah kamu tahu dengan isu yang
berkembang
isu apa ya pak saya tidak mengerti dan tidak
paham " kerut kening Hana
" anda isukan menjadi simp orang kaya, dan
menjadi pelakor, ini sangat memalukan kampus
kami, karena itu saya mengundang anda untuk
mengklarifikasi kebenaran beritanya.
Hana kaget dan terkejut
Apa pak!!!! berita darimana ini dan siapa yang
memberitahu bapak" Hana betul betul merasa
kesal dna marah bahkan matanya sampai
merah menahan rasa kesal
Saya sebenarnya juga tidak percaya,
berdasarkan pengamatan saya kamu adalah
mahasiswi yang baik dan berprestasi tapi
melihat kondisi dari keadaaan kamu sekarang
membuat saya curiga bahwa isu itu benar
" Coba anda jelaskan dari mana anda
mendapatkan mobil mewah serta pakaian
mewah dan perhiasan anda yang mahal " desak
__ADS_1
dosen kepada Hana.
" Untuk semua ini saya diberi oleh kakak saya
jika bapak tidak percaya saya bisa memangil
kakak saya ke kampus untuk memberitahukan
kebenaranya" tutur Hana dengan mata berkaca
kaca menahan rasa kesal di hatinya
Baiklah dalam beberapa hari ini kakak anda
bisa datang ke kampus untuk memberikan
penjelasan, jika ternyata bahwa isu itu benar
kami mohon maaf anda tidak bisa lagi kuliah di
kampus ini "
"baik pak segera dalam waktu dekat saya akan
membawa kakak ke kampus untuk memberikan
penjelasan"
Setelah keluar dari ruang BP Hana kemudian
menghubungi Steve dan menceritakan
semuanya persoalannya kepada Steve
Steve yang sedang dalam perjalanan menuju ke
PIK menjadi marah dan kecewa dengan pihak
yang diterima oleh adiknya, dia sampai meninju
stir mobil saking kesalnya.
Secara mendadak dia memutar mobilnya dan
dengan cepat menuju ke arah Sentul, dia
berpikiran membeli helikopter sebelum datanf
ke kampus Hana
'biar para bangsat itu semua terkejut, rendah
hati boleh saja tapi kalau di injak injak biar
mereka tahu berapa banyak uang yang aku
punya, mari kita buat kejutan nantinya " kesal
Steve dengan marah
Sesampainya di Sentul Steve bertanya kepada
resepsionis tentang prosedur pembelian
helikopter serta perizinan penerbangan, dia
ingin satu hari semuanya selesai, soal uang
__ADS_1
bukan masalah
Resepsionis segera menghubungi manager
penjualan, dia tidak mau menyia nyiakan
customer yang melakukan pembelian yang
besar, tidak setiap hari dia memiliki customer
yang besar bahkan belum tentu juga dalan satu
atau dua bulan, ini penjualan helikopter bukan
mobil atau motor
Manager segera bergegas menuju Steve,
setelah sedikit basa basi Steve menyampaikan
keingginannya untuk membeli helikopter serta
perizinan terbang hari ini, soal biaya tidak
masalah dan dia bisa menerbangkan helikopter
" untuk helikopter kami tersedia tapi untuk
perizinan menerbangkan helikopter tentu kita
harus melakukan tes terlebih dahulu, dan tes ini
bisa di lakukan hari ini dengan pengawas, jika
tes berjalan dengan lancar maka izin terbang
bisa keluar juga hari ini " terang Manager, dia
tidak mempertanyakan kenapa Steve kelihatan
terburu buru ,dia paham setiap orang kaya
memiliki masalah tersendiri.
"baik mari kita lakukan, sebelum itu saya akan
melakukan pembayaran via transfer"
"Manager tentu saja heran hari gini masih ada
pembayaran yang membeli secara tunai bukan
dengan cicilan dan kredit
" Kita juga tidak mendesak pak, jika uang bisa di
gunakan untuk yang lain kenapa harus membeli
tunai" manager memberikan kemudahan buat
Steve
" tidak perlu saya tidak biasa berhutang saya
akan bayar tunai, yang saya minta bonus
tentang asuransi dan perawatan soal harga
__ADS_1
helikopter tidak usah diskon " terang Steve yang
membuat Manager sangat senang