SISTEM

SISTEM
CHAPTER 37


__ADS_3

Sesampainya di mobil, Steve mengarahkan


pasukan khusus yang sudah pulih untuk


menjaga musuh yang dia bekuk, dia perlu


menyelamatkan rekan yang terluka di mobil


pertama, dengan segera dan di bantu oleh


beberapa pasukan khusus lainnya mereka


berhasil mengeluarkan pasukan yang terluka


Steve kembali mengeluarkan jarum perak dan


mengobati luka robek yang dialami pasukan


khusus dengan cepat kulit kembali menyatu dan


darah berhenti mengalir, beberapa pasukan


khusus yang membantu melihat dengan takjub


dan penuh rasa kagum.


Selain kuat dan beladiri sersan mayor juga luar


biasa dalam pengobatan gumam mereka dalam


hati. Steve kemudian menghampiri pasukan


musuh dan bertanya siapa mereka dan apa


tujuan merek.


Pihak musuh diam dan tidak menjawab


pertanyaan dari Steve, dia siap mati sangat tabu


bagi seorang pembunuh bayaran seperti dia


menyerah dan kemudian berkhianat.


Steve tidak memiliki banyak waktu, dengan


cepat dia menusuk beberapa titik akupuntur ke


tubuh pihak musuh, beberapa saat kemudian


rasa sakit dengan kuat menjalar ketubuh pihak


musuh, saking sakitnya keluar peluh dingin dan


dia bergulingan di tanah


Rasa sakit menjalar sampai batas yang tidak


mampu lagi dia tahan


" saya menyerah..ampuni saya, kami dari


pembunuh bayaran kelompol tiger, tugas kami


menculik ilmuwan yang sedang anda bawa" dia


berteriak dengan histeris saking tidak kuat


menahan sakit" Darimana anda mendapat informasi dan siapa

__ADS_1


yang menugaskan anda " Steve dan pasukan


khusus juga heran bagaimana rahasia ini


kembali bocor bukankah dania selama ini ada di


markas besar, apakah di markas besar juga ada


pengkhianat


" Saya tidak tahu, sebagai anggota kami hanya


melaksanakan perintah dari ketua kami, untuk


informasi penyewa tentu saja ketua kami yang


lebih tahu, tolong ampuni saya pak sakit sekali


saya sudah tak tahan" pintanya dengan


berlinang airmata


Pasukan khusus melihat Steve bagaikan iblis,


metode introgasi yang dua gunakan tidak


pernah mereka lihat selama ini, mau mati tidak


bisa mau bunuh diri juga tidak bisa yang bisa


hanya merasakan sakit akibat tertusuk jarum


perak, tanpa sadar pungung mereka berkeringat,


mereka tidak akan pernah mencari gara gara


dengan sersan mayor satu ini, tampan tapi


Steve mencabut jarum peraknya dari tubuh


pembunuh bayaran, karena tidak ada lagi


informasi yang dia butuhkan dia menarik


pelatuk senjata dan menembak kepala


pembunuh bayaran, setelah menembak dia


berbalik dan melihat keadaan dania


Pasukan khusus tidak bisa berkata kata, mereka


melihat Steve dengan dingin menembak kepala


musuh dan pergi begitu saja, dengan segera


komanda pengawalan kembali mengintruksikan


untuk melanjutkan perjalanan


Bagaimana apakah anda masih takut?,


bukankah saja berjanji akan melindungi anda


dan kembali dengan cepat"Steve menatap


Dania dengan lembutAnda luar biasa Steve, terima kasih sudah


menjadi pelindung dan penyelamat saya " tidak

__ADS_1


pernah terpikirkan oleh dania orang yang lembut


dan tampan ini adalah seorang ahli, ahli dalam


menyiksa dan membunuh musuh


Dania berhasil di antarkan dengan selamat


sampai tujuan, dan Steve melapor kepada


Handoko dan menceritakan semua kejadian.


Mendengar laporan Steve, Handoko segera


mengadakan rapat militer, dalam rapat militer


Handoko memberikan ultimatum pada perwira


segera menyelidiki pengkhianat di instansi


mereka dalam 1 x 24 jam, jika mereka tidak


mampu mendapatkan pengkhianat mereka akan


dihukum dengan tata cara militer


Jendral Handoko paling paham bahwa begitu


mudah membuat orang berkhianat di negara ini


demi uang dan harta, padahal dari gaji dan


tunjangan serta fasilitas negara sudah


menjamin, apakah gaya hidup yang akhirnya


tidak lagi membuat mereka loyal pada negara


ini.


Steve juga memberi tahu keterlibatan pembunuh


bayaran yang bernama Tiger, Handoko melalui


team inteligen segera mencari data data


tentang grup ini, dari data yang bersifat rahasia


bahwa grup ini adalah grup pembunuh bayaran


nomot satu di dunia, butuh biaya yang sangat


besar untuk menyewa pembunuh dari grup


Tiger, dan kebiasaan dari grup Tiger


memberikan jaminan seratus persen mereka


akan berhasil mengerjakan tugas mereka


Situasi ini membuat Handoko pusing, belum lagi


dari negara asing sekarang sudah ada lagi


pembunun bayaran dari negara asing.


Dia merasa perlu meningkatkan kemampuan


pasukan khusus, karena semakin kuat lawan

__ADS_1


yang mereka hadapi.


__ADS_2