
Sesampainya di mobil, Steve mengarahkan
pasukan khusus yang sudah pulih untuk
menjaga musuh yang dia bekuk, dia perlu
menyelamatkan rekan yang terluka di mobil
pertama, dengan segera dan di bantu oleh
beberapa pasukan khusus lainnya mereka
berhasil mengeluarkan pasukan yang terluka
Steve kembali mengeluarkan jarum perak dan
mengobati luka robek yang dialami pasukan
khusus dengan cepat kulit kembali menyatu dan
darah berhenti mengalir, beberapa pasukan
khusus yang membantu melihat dengan takjub
dan penuh rasa kagum.
Selain kuat dan beladiri sersan mayor juga luar
biasa dalam pengobatan gumam mereka dalam
hati. Steve kemudian menghampiri pasukan
musuh dan bertanya siapa mereka dan apa
tujuan merek.
Pihak musuh diam dan tidak menjawab
pertanyaan dari Steve, dia siap mati sangat tabu
bagi seorang pembunuh bayaran seperti dia
menyerah dan kemudian berkhianat.
Steve tidak memiliki banyak waktu, dengan
cepat dia menusuk beberapa titik akupuntur ke
tubuh pihak musuh, beberapa saat kemudian
rasa sakit dengan kuat menjalar ketubuh pihak
musuh, saking sakitnya keluar peluh dingin dan
dia bergulingan di tanah
Rasa sakit menjalar sampai batas yang tidak
mampu lagi dia tahan
" saya menyerah..ampuni saya, kami dari
pembunuh bayaran kelompol tiger, tugas kami
menculik ilmuwan yang sedang anda bawa" dia
berteriak dengan histeris saking tidak kuat
menahan sakit" Darimana anda mendapat informasi dan siapa
__ADS_1
yang menugaskan anda " Steve dan pasukan
khusus juga heran bagaimana rahasia ini
kembali bocor bukankah dania selama ini ada di
markas besar, apakah di markas besar juga ada
pengkhianat
" Saya tidak tahu, sebagai anggota kami hanya
melaksanakan perintah dari ketua kami, untuk
informasi penyewa tentu saja ketua kami yang
lebih tahu, tolong ampuni saya pak sakit sekali
saya sudah tak tahan" pintanya dengan
berlinang airmata
Pasukan khusus melihat Steve bagaikan iblis,
metode introgasi yang dua gunakan tidak
pernah mereka lihat selama ini, mau mati tidak
bisa mau bunuh diri juga tidak bisa yang bisa
hanya merasakan sakit akibat tertusuk jarum
perak, tanpa sadar pungung mereka berkeringat,
mereka tidak akan pernah mencari gara gara
dengan sersan mayor satu ini, tampan tapi
Steve mencabut jarum peraknya dari tubuh
pembunuh bayaran, karena tidak ada lagi
informasi yang dia butuhkan dia menarik
pelatuk senjata dan menembak kepala
pembunuh bayaran, setelah menembak dia
berbalik dan melihat keadaan dania
Pasukan khusus tidak bisa berkata kata, mereka
melihat Steve dengan dingin menembak kepala
musuh dan pergi begitu saja, dengan segera
komanda pengawalan kembali mengintruksikan
untuk melanjutkan perjalanan
Bagaimana apakah anda masih takut?,
bukankah saja berjanji akan melindungi anda
dan kembali dengan cepat"Steve menatap
Dania dengan lembutAnda luar biasa Steve, terima kasih sudah
menjadi pelindung dan penyelamat saya " tidak
__ADS_1
pernah terpikirkan oleh dania orang yang lembut
dan tampan ini adalah seorang ahli, ahli dalam
menyiksa dan membunuh musuh
Dania berhasil di antarkan dengan selamat
sampai tujuan, dan Steve melapor kepada
Handoko dan menceritakan semua kejadian.
Mendengar laporan Steve, Handoko segera
mengadakan rapat militer, dalam rapat militer
Handoko memberikan ultimatum pada perwira
segera menyelidiki pengkhianat di instansi
mereka dalam 1 x 24 jam, jika mereka tidak
mampu mendapatkan pengkhianat mereka akan
dihukum dengan tata cara militer
Jendral Handoko paling paham bahwa begitu
mudah membuat orang berkhianat di negara ini
demi uang dan harta, padahal dari gaji dan
tunjangan serta fasilitas negara sudah
menjamin, apakah gaya hidup yang akhirnya
tidak lagi membuat mereka loyal pada negara
ini.
Steve juga memberi tahu keterlibatan pembunuh
bayaran yang bernama Tiger, Handoko melalui
team inteligen segera mencari data data
tentang grup ini, dari data yang bersifat rahasia
bahwa grup ini adalah grup pembunuh bayaran
nomot satu di dunia, butuh biaya yang sangat
besar untuk menyewa pembunuh dari grup
Tiger, dan kebiasaan dari grup Tiger
memberikan jaminan seratus persen mereka
akan berhasil mengerjakan tugas mereka
Situasi ini membuat Handoko pusing, belum lagi
dari negara asing sekarang sudah ada lagi
pembunun bayaran dari negara asing.
Dia merasa perlu meningkatkan kemampuan
pasukan khusus, karena semakin kuat lawan
__ADS_1
yang mereka hadapi.